Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

Dwi Bowo Raharjo

Minggu, 01 November 2026 | 15:03 WIB
Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta
Konser Andrea Bocelli (Instagram.com/andreabocelliofficial)
baca 10 detik
  • Ketua Fraksi PKS DPRD DKI mendesak Gubernur Pramono Anung membatalkan konser Andrea Bocelli pada 3 November di JIExpo Kemayoran.
  • Penolakan konser tersebut didasari dukungan terhadap Palestina karena musisi asal Italia itu diduga terlibat penggalangan dana militer Israel.
  • Fraksi PKS juga menuntut transparansi Pemprov DKI terkait potensi penggunaan APBD atau dukungan BUMD dalam penyelenggaraan acara musik internasional tersebut.

Suara.com - Rencana kedatangan penyanyi legendaris dunia, Andrea Bocelli, ke Jakarta menuai polemik.

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, M. Taufik Zoelkifli (MTZ), mendesak Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk mempertimbangkan kembali penyelenggaraan konser yang dijadwalkan berlangsung di JIExpo Kemayoran pada 3 November mendatang.

Taufik menegaskan, sikap tegas Indonesia dalam mendukung kemerdekaan dan perjuangan rakyat Palestina tidak boleh diabaikan, termasuk saat menerbitkan izin atau memberi dukungan pada agenda-agenda berskala internasional.

“Fraksi PKS mendukung aspirasi MUI dalam membela rakyat Palestina. Kami meminta Gubernur segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan kepolisian untuk meninjau kembali penyelenggaraan konser ini, termasuk mengupayakan pembatalan melalui kewenangan, dasar hukum, dan prosedur yang sah,” ujar Taufik di Jakarta, Minggu.

Global Peace Convoy Indonesia menolak konser Andrea Bocelli di Jakarta pada Sabtu, 31 Oktober 2026. (Suara.com/Agustin Anggraini)
Global Peace Convoy Indonesia menolak konser Andrea Bocelli di Jakarta pada Sabtu, 31 Oktober 2026. (Suara.com/Agustin Anggraini)

Sikap keberatan Fraksi PKS ini berpijak pada sorotan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait rekam jejak Bocelli.

Musisi asal Italia tersebut dipersoalkan atas dugaan keterlibatannya dalam aksi penggalangan dana yang ditengarai mengalir untuk mendukung militer Israel.

Meski demikian, Taufik menilai informasi tersebut tetap harus ditelaah secara objektif dan saksama, sembari membuka ruang klarifikasi bagi pihak penyelenggara maupun promotor.

“Pemerintah perlu memberikan jawaban yang jelas atas keberatan masyarakat. Pertimbangan pariwisata dan ekonomi kreatif harus berjalan bersama tanggung jawab kemanusiaan serta komitmen Indonesia menentang penjajahan,” katanya.

Tuntut Transparansi Anggaran dan Keterlibatan BUMD

baca juga

Tak hanya mempersoalkan izin acara, Fraksi PKS juga mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersikap transparan. Balai Kota diminta membeberkan secara gamblang apakah ada keterlibatan fasilitas daerah, promosi, sokongan APBD, hingga sponsor dari jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

"Apabila ada dukungan Pemprov atau BUMD, publik berhak mengetahui dasar keputusan, nilai, sumber dana, dan pihak yang menyetujuinya. Kami meminta penjelasan berdasarkan dokumen agar pengawasan dapat dilakukan secara objektif,” tegasnya.

Taufik menambahkan, andai ditemukan bentuk sokongan daerah dalam konser tersebut, evaluasi menyeluruh wajib dilakukan dengan mempertimbangkan aspirasi publik, prinsip tata kelola yang baik (good governance), serta konsekuensi hukum yang berlaku.

Untuk meredam gejolak di tengah masyarakat, Taufik mendorong Pemprov DKI segera membuka ruang mediasi dan dialog dengan MUI, promotor konser, serta instansi terkait.

Menurutnya, pemerintah harus menyampaikan sikap secara terbuka demi menjaga kondusivitas ibu kota serta menjamin hak penyampaian pendapat secara damai.

Mengingat perhelatan konser tinggal menghitung hari, Fraksi PKS menetapkan tenggat waktu dan meminta jawaban tertulis dari Pemprov DKI Jakarta paling lambat 2 November 2026. Dokumen resmi tersebut nantinya akan dijadikan pijakan tindak lanjut pengawasan legislatif melalui mekanisme resmi di DPRD DKI. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:23 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:13 WIB

GPCI Siap Kawal MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

GPCI Siap Kawal MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Terkini

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:03 WIB

Negara Minta Inovasi, tetapi Pelaku Agribisnis Justru Dipersulit

Negara Minta Inovasi, tetapi Pelaku Agribisnis Justru Dipersulit

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:00 WIB

Perjalanan Raffi Ahmad: Dari Figuran, Digerebek Pesta Narkoba, hingga Masuk Istana

Perjalanan Raffi Ahmad: Dari Figuran, Digerebek Pesta Narkoba, hingga Masuk Istana

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 15:00 WIB

AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan

AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 14:50 WIB

3 Sunscreen Moisturizer untuk Usia 50-an, Lindungi Kulit Sekaligus Bantu Melembapkan

3 Sunscreen Moisturizer untuk Usia 50-an, Lindungi Kulit Sekaligus Bantu Melembapkan

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:50 WIB

Simulasi IHSG Tanpa Saham HSC, Apakah Bursa Bakal Menguat?

Simulasi IHSG Tanpa Saham HSC, Apakah Bursa Bakal Menguat?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 14:49 WIB

Cara Mengusir Laron Tanpa Mematikan Lampu, Dijamin Ampuh

Cara Mengusir Laron Tanpa Mematikan Lampu, Dijamin Ampuh

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:36 WIB

Ulasan Cerpen Lotre dalam Buku Lotre dan Cerita-Cerita Lainnya

Ulasan Cerpen Lotre dalam Buku Lotre dan Cerita-Cerita Lainnya

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 14:30 WIB

4 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan RAM 8 GB, Dilengkapi Kamera 108 MP dan Layar 120 Hz

4 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan RAM 8 GB, Dilengkapi Kamera 108 MP dan Layar 120 Hz

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 14:23 WIB

Perbedaan Nasib Shio Naga Kayu dan Naga Air, Siapa yang Lebih Beruntung?

Perbedaan Nasib Shio Naga Kayu dan Naga Air, Siapa yang Lebih Beruntung?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:20 WIB

×