Olah Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar, Teknologi BRIN Berpotensi Tekan Emisi 79 Persen

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 03 November 2026 | 14:00 WIB
Olah Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar, Teknologi BRIN Berpotensi Tekan Emisi 79 Persen
Timbunan sampah plastik yang mengambang di laut. (dok.Pexels/Rui Stenio)

Suara.com - Sampah plastik bernilai ekonomi rendah masih menjadi tantangan dalam pengelolaan lingkungan. Kantong plastik, gelas sekali pakai, hingga styrofoam kerap sulit didaur ulang dan berakhir sebagai limbah. Salah satu upaya pemanfaatannya adalah mengolah sampah plastik menjadi minyak melalui teknologi pirolisis.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan katalis berbasis bentonit lokal teraktivasi garam untuk meningkatkan hasil sekaligus memperbaiki kualitas minyak dari proses tersebut. Inovasi ini juga diarahkan untuk memanfaatkan sumber daya mineral yang tersedia di daerah.

Kepala Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan (PRSIMB) BRIN, Nugroho Adi Sasongko, menjelaskan bahwa salah satu tantangan pirolisis adalah kualitas minyak mentah yang dihasilkan. Pirolisis merupakan proses penguraian plastik melalui pemanasan tanpa oksigen. Hasilnya berupa minyak yang masih berwarna gelap, agak asam, dan kental sehingga perlu diolah lebih lanjut.

"Fungsi katalis dalam bahasa sederhana adalah pembersih sekaligus pendongkrak minyak," kata Nugroho dalam kegiatan verifikasi lapangan usulan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya BRIN, Senin (26/10).

Rendemen Bahan Bakar Cair Meningkat

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Nugroho bersama tim mengembangkan bentonit, material lempung alami, menjadi katalis. Material ini melalui proses pengeringan, aktivasi menggunakan garam, dan kalsinasi sebelum digunakan dalam pengolahan minyak hasil pirolisis.

Hasil uji laboratorium menunjukkan penggunaan katalis meningkatkan rendemen bahan bakar cair dari 68 persen menjadi 82 persen. Pada pengolahan 50 kilogram sampah plastik, peningkatan tersebut setara tambahan sekitar tujuh kilogram produk berdasarkan perhitungan hasil pengujian.

Katalis juga membantu memperbaiki sejumlah karakteristik minyak. Warna produk berubah dari ASTM 3,2 menjadi ASTM 2, sedangkan angka asam turun dari 0,04 menjadi 0,02 miligram KOH per gram. Pengujian juga menunjukkan penurunan viskositas dan kandungan sulfur.

Meski demikian, bahan bakar cair bernama Petasol tersebut belum memenuhi seluruh spesifikasi Solar 48. Produk ini memenuhi enam dari tujuh parameter pengujian. Salah satu parameter yang belum sesuai adalah densitas, yang tercatat 806,4 kilogram per meter kubik, di bawah batas minimum 815 kilogram per meter kubik.

baca juga

Karena itu, pengembangan lebih lanjut masih diperlukan untuk meningkatkan kualitas produk.

Manfaatkan Bentonit Lokal dari Banjarnegara

Inovasi ini turut mengandalkan bentonit lokal yang tersedia di Banjarnegara, Jawa Tengah. Pemanfaatannya berkaitan dengan pengembangan teknologi pengolahan sampah plastik yang dilakukan Bank Sampah Banjarnegara pada 2017 hingga 2019.

BRIN kemudian memperkuat pengembangan melalui pendampingan riset, karakterisasi material, pengujian kinerja, serta fasilitasi pengelolaan kekayaan intelektual dan lisensi.

Katalis bentonit lokal teraktivasi garam tersebut telah dilisensikan kepada industri pada 16 April 2026. Kebaruan inovasinya terletak pada penggunaan bentonit lokal yang diaktivasi dengan garam dan melalui metode kalsinasi sebagai katalis untuk meningkatkan rendemen bahan bakar cair hasil pirolisis.

Berpotensi Kurangi Emisi Pembakaran Terbuka

Teknologi ini juga mulai diterapkan di tingkat daerah. Koordinator Bank Sampah Kemijen Bahagia, Kota Semarang, Suparjo, mengatakan pengolahan dilakukan setiap dua hari dengan sekitar 50 kilogram sampah plastik dalam setiap proses.

Minyak mentah hasil pirolisis kemudian diolah menggunakan katalis untuk menghasilkan bahan bakar cair.

Analisis BRIN menunjukkan teknologi ini berpotensi menurunkan emisi setara karbon dioksida hingga 79 persen dibandingkan pembakaran terbuka. Namun, besarnya penurunan emisi dalam penerapan nyata tetap bergantung pada kondisi proses dan metode perhitungan.

BRIN selanjutnya berfokus mengembangkan katalis berbahan lokal agar teknologi pengolahan sampah plastik berpeluang diterapkan di berbagai daerah. Penerapannya juga membuka peluang kolaborasi dengan mitra, termasuk bank sampah dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Ke depan, kami merencanakan penggunaan katalis lokal agar teknologi ini dapat dimanfaatkan di berbagai daerah di Indonesia," kata Nugroho, dikutip dari laman BRIN, Kamis (29/10).

Penulis: Chairunisa
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Cek Update Harga BBM Terbaru Secara Online, Praktis dan Akurat!

Cara Cek Update Harga BBM Terbaru Secara Online, Praktis dan Akurat!

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 12:50 WIB

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 08:59 WIB

Pertamina Bidik Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Hijau

Pertamina Bidik Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Hijau

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:11 WIB

Terkini

Smartphone Photography: Rahasia Foto Profesional Tanpa Peralatan Mahal

Smartphone Photography: Rahasia Foto Profesional Tanpa Peralatan Mahal

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:00 WIB

PTPP Raih Kontrak Proyek EPC Dermaga 11 Pupuk Kaltim Senilai Rp400 Miliar

PTPP Raih Kontrak Proyek EPC Dermaga 11 Pupuk Kaltim Senilai Rp400 Miliar

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 13:59 WIB

Singapura Janji Lebih Galak Soal Kabut Asap Kebakaran Hutan saat Jadi Ketua ASEAN 2027

Singapura Janji Lebih Galak Soal Kabut Asap Kebakaran Hutan saat Jadi Ketua ASEAN 2027

News | Selasa, 03 November 2026 | 13:55 WIB

Jangan Asal Instal, Ini 6 Cara Cek File APK Aman Sebelum Dipasang di HP Android

Jangan Asal Instal, Ini 6 Cara Cek File APK Aman Sebelum Dipasang di HP Android

Tekno | Selasa, 03 November 2026 | 13:50 WIB

Anti Ngembang! Ini 5 Rekomendasi Protein Cream Penjinak Rambut

Anti Ngembang! Ini 5 Rekomendasi Protein Cream Penjinak Rambut

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 13:50 WIB

Ciri-ciri Sepatu Adidas Spezial Original, Ini Cara Membedakan dengan yang KW

Ciri-ciri Sepatu Adidas Spezial Original, Ini Cara Membedakan dengan yang KW

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 13:50 WIB

Clarentia Prameta: Berkarya Melampaui Batas, Menghidupi Musik dan Pendidikan

Clarentia Prameta: Berkarya Melampaui Batas, Menghidupi Musik dan Pendidikan

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 13:47 WIB

PNM Hadirkan Akses Air Bersih, Jaga Harapan Masyarakat di Tengah Keterbatasan

PNM Hadirkan Akses Air Bersih, Jaga Harapan Masyarakat di Tengah Keterbatasan

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 13:46 WIB

Tren Stop the Wedding: Bukti Remaja Takut Menikah atau Sikap Realistis?

Tren Stop the Wedding: Bukti Remaja Takut Menikah atau Sikap Realistis?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 13:45 WIB

Piala Asia 2027 Ditunda, Jadi Digelar 23 Desember-21 Januari 2028

Piala Asia 2027 Ditunda, Jadi Digelar 23 Desember-21 Januari 2028

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 13:41 WIB

×