- Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri Rakernas Tapak Suci di Yogyakarta pada Minggu 1 November 2026.
- Pemerintah mengapresiasi Tapak Suci karena berhasil mencetak atlet berprestasi dan memperkuat pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo membakar semangat generasi muda peserta Rakernas untuk menjaga persatuan bangsa dan membela NKRI.
Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Listyo Sigit Prabowo tampil membakar semangat generasi muda untuk menjaga persatuan bangsa di tengah beredarnya kabar miring di ruang publik.
Mantan Kapolri tersebut menegaskan pentingnya komitmen kebangsaan dan kesiapan membela Tanah Air saat isu liar
seputar penangkapan sejumlah perwira tinggi kepolisian merebak luas di jagat maya.
Sebelumnya, heboh kabar penangkapan sejumlah perwira tinggi dan perwira menengah kepolisian berpangkat Inspektur Jenderal.
Rumor yang beredar melalui pesan berantai dan tangkapan layar menyebutkan adanya operasi senyap oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri terkait dugaan keterlibatan dalam kasus penyadapan yang menyasar Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
Isu spekulatif tersebut bahkan menyeret sejumlah nama pejabat, termasuk mantan Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Irjen Pol. Ahrie Sonta, Irjen Pol. Eko Hadi Santoso, hingga Kombes Pol. Ferly Hediyat.
Desas-desus penangkapan jenderal ini kian ramai diperbincangkan warganet usai sejumlah wartawan mengaku melihat pergerakan personel Brimob yang mendatangi kawasan Mabes Polri sejak sore hingga malam hari sebelumnya.
Di sisi lain, melalui aktivitas kedinasannya, Jenderal Listyo Sigit Prabowo hadir langsung memenuhi agenda resmi di Yogyakarta.
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pemerintah mengapresiasi Tapak Suci Putera Muhammadiyah dalam membina generasi muda, melestarikan budaya, serta mencetak atlet silat berprestasi.
Hal itu diungkapkannya saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pimpinan Pusat Tapak Suci Periode 2026-2031 di Ampitorium Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Minggu 1 November 2026.
Dalam kesempatan itu Listyo mengatakan bahwa pembinaan karakter dan prestasi yang dijalankan perguruan bela diri ini selaras dengan Asta Cita ke-4 Presiden Prabowo Subianto yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Ia juga menyampaikan salam hangat dari Presiden Prabowo yang dulunya pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).
Listyo mengatakan, Tapak Sudi tidak hanya melatih fisik dan keterampilan diri, tetapi juga menanamkan nilai keimanan, akhlak, serta integritas melalui semboyannya.
Pembinaan spiritual dan moral ini dianggap krusial untuk mencetak generasi muda berjiwa patriot yang cinta Tanah Air.
"Ini tentunya menjadi hal yang terus dijaga dan dipertahankan. Indonesia perlu memiliki generasi yang memiliki jiwa patriot, cinta Tanah Air, integritas, dan unggul," ujarnya.
Selain pembentukan karakter, kiprah Tapak Suci di panggung olahraga nasional maupun internasional turut mendapat sorotan. Pada ajang ASEAN University Games 2024 lalu, para atlet Tapak Suci berhasil menyumbang enam medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu untuk Indonesia.