- Istilah Geng Solo dikaitkan dengan dugaan penyadapan Presiden Prabowo Subianto yang melibatkan sejumlah perwira TNI dan Polri.
- Kelompok tersebut terdiri dari perwira tinggi yang memiliki riwayat penugasan di Surakarta saat Jokowi menjabat sebagai wali kota.
- Beberapa tokoh dalam kelompok tersebut meliputi Tonny Harjono, Hadi Tjahjanto, Widi Prasetijono, Agus Subiyanto, Listyo Sigit, Ahmad Luthfi, dan Nana Sudjana.
Suara.com - Istilah Geng Solo kembali menjadi sorotan di tengah dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Salah satu dugaan yang berkembang menyebut penyadapan tersebut berkaitan dengan campur tangan kelompok yang dikenal sebagai Geng Solo, yakni sejumlah perwira tinggi TNI dan Polri yang memiliki riwayat penugasan di Surakarta ketika Joko Widodo menjabat sebagai wali kota.
Spekulasi itu turut dikaitkan dengan tidak tercantumnya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam daftar pejabat yang disebut menjadi sasaran penyadapan, meskipun hal tersebut belum cukup untuk membuktikan adanya keterlibatan kelompok tertentu.
Lantas, Geng Solo siapa saja dan bagaimana perjalanan karier para perwira yang pernah bertugas di kota tersebut hingga menempati jabatan strategis di pemerintahan?
1. Marsekal Tonny Harjono

Mohamad Tonny Harjono merupakan perwira TNI Angkatan Udara yang pernah dipercaya menjadi Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II sebelum ditunjuk sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU).
Jokowi melantik Tonny sebagai KSAU pada 5 April 2024 untuk menggantikan Marsekal TNI Fadjar Prasetyo yang memasuki masa pensiun, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 20 Tahun 2024 tertanggal 25 Maret 2024.
2. Marsekal Hadi Tjahjanto

Hadi Tjahjanto pernah menjabat Komandan Lanud Adi Soemarmo pada 2010–2011 ketika Jokowi masih menjadi Wali Kota Surakarta.
Karier militernya kemudian berkembang dengan menduduki posisi KSAU pada 2017 dan Panglima TNI pada 2018 sebelum memasuki masa purnatugas pada 2021.
Setelah pensiun, Hadi tetap dipercaya mengisi jabatan pemerintahan, termasuk Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan pada era Jokowi.
3. Letjen Widi Prasetijono
![Danjen Kopassus Mayjen TNI Widi Prasetijono saat memberikan keterangan pers, di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (10/3/2022). [ANTARA/Syaiful Hakim]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/03/10/98622-danjen-kopassus-mayjen-tni-widi-prasetijono.jpg)
Widi Prasetijono pernah menjadi Komandan Kodim 0735/Surakarta pada 2011–2012 sehingga masuk dalam daftar perwira yang memiliki riwayat penugasan pada masa kepemimpinan Jokowi di kota tersebut.
Ketika Jokowi menjadi presiden, Widi dipercaya menjadi ajudan pada 2014–2016 sebelum melanjutkan karier melalui sejumlah jabatan strategis di TNI Angkatan Darat, termasuk komandan resor militer dan Kepala Staf Kodam IV/Diponegoro.
4. Jenderal Agus Subiyanto

Agus Subiyanto juga pernah menjabat Komandan Kodim 0735/Surakarta ketika Jokowi menjadi wali kota.
Perjalanan kariernya berlanjut melalui sejumlah posisi penting, antara lain Komandan Korem 061/Surya Kencana, Komandan Paspampres, Pangdam III/Siliwangi, Wakil KSAD, dan KSAD sebelum akhirnya menjabat Panglima TNI.
5. Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Listyo Sigit Prabowo pernah menjabat Kapolres Kota Surakarta pada 2011 ketika Jokowi masih memimpin pemerintahan kota tersebut.
Listyo kemudian dipercaya menjadi ajudan Jokowi pada periode awal kepresidenannya sebelum menduduki jabatan Kapolda Banten pada 2016, Kadiv Propam Polri pada 2018, dan Kabareskrim Polri pada 2019.