Kesenjangan Literasi dan Numerasi SD Antardaerah Masih Lebar, Ini Temuan di 9 Wilayah

Vania Rossa

Rabu, 04 November 2026 | 18:22 WIB
Kesenjangan Literasi dan Numerasi SD Antardaerah Masih Lebar, Ini Temuan di 9 Wilayah
Ilustrasi anak SD. (Unsplash.com/Bayu Syaits)
baca 10 detik
  • Studi Enuma dan Telaah Institute di sembilan wilayah mengungkap kualitas literasi dan numerasi sekolah dasar di Indonesia masih sangat timpang antardaerah.
  • Penelitian yang dilakukan selama tiga bulan tersebut juga memetakan kesiapan adopsi pembelajaran digital yang belum merata di sembilan daerah.
  • Hasil studi diharapkan mampu mendorong pemerintah memperkuat kolaborasi dan menemukan langkah tepat untuk memperluas pembelajaran digital secara berkelanjutan.

Suara.com - Kualitas pendidikan dasar di Indonesia masih menunjukkan kesenjangan antardaerah. Hal ini terlihat dari capaian literasi dan numerasi siswa sekolah dasar (SD) yang belum merata, dengan proporsi sekolah yang mencapai kompetensi minimum dalam aspek literasi berkisar antara 16 hingga 81 persen.

Studi Enuma bersama Telaah Institute di sembilan wilayah Indonesia menemukan bahwa capaian literasi tertinggi tercatat di DKI Jakarta sebesar 80,6 persen, Denpasar 79,3 persen, dan Balikpapan 73 persen.

Sebaliknya, enam daerah, yakni Kabupaten Bogor, Aceh Utara, Tangerang, Pelalawan, Manggarai, dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), masih memiliki 46 persen SD dalam kategori kurang.

Kesenjangan juga terlihat pada kemampuan numerasi. Dalam aspek ini, hanya DKI Jakarta dengan capaian 56,9 persen dan Denpasar sebesar 51,9 persen yang memiliki lebih dari separuh SD dalam kategori baik.

Temuan tersebut merupakan bagian dari studi bertajuk Membangun Ekosistem Pembelajaran Digital yang Berkelanjutan: Pelajaran dari Sembilan Daerah. Penelitian ini memetakan kondisi pendidikan dan kesiapan adopsi pembelajaran digital di Kabupaten Aceh Utara, Bogor, Manggarai, PALI, Pelalawan, Tangerang, serta Kota Balikpapan, Denpasar, dan DKI Jakarta.

Kesiapan Pembelajaran Digital Belum Merata

Selain mengungkap kesenjangan capaian literasi dan numerasi, studi tersebut memetakan kesiapan sembilan daerah dalam mengadopsi pembelajaran digital.

Hasilnya, satu daerah masih berada pada tahap Fondasi Dasar, empat daerah pada tahap Perangkat Hadir, dua daerah pada tahap Pemanfaatan Berjalan, dan dua daerah lainnya telah mencapai tahap Ekosistem Berjalan.

Perbedaan kesiapan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor. Beberapa daerah masih memprioritaskan pemenuhan infrastruktur dasar, sementara keterbatasan perangkat membuat penggunaannya harus bergantian antarkelas.

baca juga

Kesiapan tenaga pengajar juga menjadi tantangan. Sebagian guru masih menghadapi keterbatasan dalam mengadopsi pembelajaran digital. Di sisi lain, kebijakan dan pembiayaan daerah turut menentukan pelaksanaan program karena belanja daerah harus disesuaikan dengan prioritas masing-masing.

Direktur Utama Enuma Indonesia, Juli Adrian, mengatakan teknologi digital berpotensi mendukung peningkatan kemampuan literasi dan numerasi anak, terutama jika penerapannya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi setiap daerah.

“Melalui diseminasi temuan dan diskusi hari ini, kami berharap dapat mendorong pertukaran gagasan, memetakan prioritas pemerintah pusat dan daerah, serta memperkuat kolaborasi dalam pemanfaatan teknologi digital guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak di Indonesia secara merata,” kata Juli.

Studi yang berlangsung selama tiga bulan dengan melibatkan 26 responden tersebut merupakan bagian dari program Inclusive Business Solution (IBS) Enuma yang didanai oleh Korea International Cooperation Agency (KOICA).

Deputy Country Director KOICA Indonesia, Kang Jiun, berharap hasil studi dapat membantu pemerintah memahami kebutuhan pendidikan di setiap daerah dan menemukan langkah yang tepat untuk memperluas pembelajaran digital secara berkelanjutan.

Temuan ini juga diharapkan menjadi bahan bagi pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat kolaborasi, termasuk membuka peluang kerja sama dan dukungan pendanaan dalam pengembangan pembelajaran digital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Gandeng Komdigi, Pemprov DKI Siapkan Duta Antihoaks di Sekolah-Sekolah Jakarta

Gandeng Komdigi, Pemprov DKI Siapkan Duta Antihoaks di Sekolah-Sekolah Jakarta

News | Senin, 02 November 2026 | 14:29 WIB

Terkini

Kebakaran Pabrik OKI Pulp & Paper Berlangsung 4 Jam, Ratusan Karyawan Berhamburan, Ini Faktanya

Kebakaran Pabrik OKI Pulp & Paper Berlangsung 4 Jam, Ratusan Karyawan Berhamburan, Ini Faktanya

Sumsel | Rabu, 04 November 2026 | 18:18 WIB

Bagaimana Cara Mengecek Kesehatan Baterai HP Android secara Akurat?

Bagaimana Cara Mengecek Kesehatan Baterai HP Android secara Akurat?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 18:15 WIB

Netflix Umumkan Tanggal Tayang Blue Eye Samurai Season 2, Simak Sinopsisnya

Netflix Umumkan Tanggal Tayang Blue Eye Samurai Season 2, Simak Sinopsisnya

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 18:15 WIB

Mengenal Lassana Doucoure, Striker Keturunan Mali Kelahiran Jakarta yang Tembus Liga Norwegia

Mengenal Lassana Doucoure, Striker Keturunan Mali Kelahiran Jakarta yang Tembus Liga Norwegia

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 18:12 WIB

MagangHub Batch 3 Dibuka 511 November, Simak Jadwal Rekrutmen dan Pengusulannya

MagangHub Batch 3 Dibuka 511 November, Simak Jadwal Rekrutmen dan Pengusulannya

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:10 WIB

Bersama Shopee, Anteraja Berangkatkan 31 Kurir Terbaik ke Tanah Suci

Bersama Shopee, Anteraja Berangkatkan 31 Kurir Terbaik ke Tanah Suci

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 18:09 WIB

Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY, Media Sosial Riuh Isu Pemakzulan Wapres Pekan Depan

Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY, Media Sosial Riuh Isu Pemakzulan Wapres Pekan Depan

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:07 WIB

Persib Bandung Lolos 16 besar ACL Two, Bobotoh: Juara Deui, Kudu Asia!

Persib Bandung Lolos 16 besar ACL Two, Bobotoh: Juara Deui, Kudu Asia!

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 18:05 WIB

Peringatan Keras Pramono Anung ke Ribuan ASN Baru Jakarta: Jangan Seenaknya Main Medsos!

Peringatan Keras Pramono Anung ke Ribuan ASN Baru Jakarta: Jangan Seenaknya Main Medsos!

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:05 WIB

Soal Pengerahan Pasukan TNI ke Jakarta, DPR Minta Publik Tak Berspekulasi

Soal Pengerahan Pasukan TNI ke Jakarta, DPR Minta Publik Tak Berspekulasi

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:01 WIB

×