Detik-detik Warga Pidie Aceh Tiarap Dihujani Peluru, Teriakan Allahu Akbar Pecah

Galih Prasetyo

Kamis, 05 November 2026 | 15:51 WIB
Detik-detik Warga Pidie Aceh Tiarap Dihujani Peluru, Teriakan Allahu Akbar Pecah
Video yang memperlihatkan warga Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh, tiarap di tengah suara tembakan beredar di media sosial. [Instagram]
baca 10 detik
  • Warga Pidie, Aceh, tiarap saat terjadi penembakan oleh TNI dalam perayaan Maulid Nabi pada 4 November 2026.
  • Bentrokan dan penembakan dipicu oleh upaya aparat TNI menertibkan pengibaran Bendera Bulan Bintang di lokasi acara.
  • Insiden penembakan tersebut menyebabkan satu warga tewas, enam orang luka-luka, serta kerusakan fasilitas acara.

Suara.com - Video yang memperlihatkan warga Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh, tiarap di tengah suara tembakan beredar di media sosial.

Peristiwa itu terjadi saat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Rabu (4/11/2026), yang dilaporkan menewaskan seorang warga dan melukai sejumlah lainnya.

Dalam video yang diunggah akun Acheh Sultanate, sejumlah warga sipil terlihat langsung tiarap ketika terdengar rentetan suara tembakan. Salah seorang warga terdengar berteriak, "Allahu akbar."

Rekaman itu juga memperlihatkan beberapa laki-laki dewasa menggotong seorang pria yang diduga terkena tembakan. Namun, identitas pria tersebut dan kondisi pastinya tidak dapat dipastikan hanya dari video yang beredar.

Dalam keterangan unggahannya, akun tersebut menyebut aparat TNI melakukan penembakan terhadap warga sipil saat acara Maulid di Tiro, Pidie.

"TNI melakukan tembakan membabi buta terhadap sipil tak bersenjata pada acara Maulid di Tiro, Pidie 4 November 2026," demikian bunyi keterangan video tersebut.

Bentrokan Dipicu Penertiban Bendera Bulan Bintang

Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gampong Pulo Keunari dilaporkan berubah menjadi tragedi setelah terjadi ketegangan terkait pengibaran Bendera Bulan Bintang.

Polemik tersebut memicu bentrokan antara warga dan aparat TNI.

baca juga

Dikutip dari Atjehwatch, bentrokan bermula ketika warga berupaya mengibarkan Bendera Bulan Bintang dalam rangkaian acara Maulid.

Ketegangan meningkat saat aparat berupaya menertibkan bendera tersebut dan kemudian terjadi penembakan ke arah kerumunan.

Peristiwa itu menuai sorotan karena berlangsung di tengah kegiatan keagamaan.

Sejumlah pihak juga mengecam tindakan aparat yang dinilai berlebihan, meski kronologi dan penggunaan kekuatan masih perlu ditelusuri berdasarkan keterangan resmi serta bukti yang dapat diverifikasi.

Satu Warga Tewas, Enam Orang Dilaporkan Luka-luka

Menurut laporan Atjehwatch, seorang warga bernama Abzalul Rizal, 20, dari Dayah Gampong Baro, meninggal dunia setelah terkena tembakan. Laporan tersebut menyebut korban meninggal di lokasi kejadian.

Enam warga lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan dibawa ke fasilitas medis. Mereka adalah Basri Hasan (46), warga Dayah Cot; Muhammad (48) dan Musliadi (40), warga Pulo Keunari; Darul Kamal (52), warga Paya Cot; Juanda Cut Rahman (62), warga Meunasah Mancang; serta Mutia (38), warga Gampong Pulo Keunari.

Selain korban jiwa dan luka-luka, lokasi perayaan Maulid juga dilaporkan mengalami kerusakan.

Panggung acara dakwah disebut porak-poranda, sementara perangkat pengeras suara mengalami kerusakan parah.

Mabes TNI Buka Suara

Mabes TNI AD menyampaikan kronologi insiden yang terjadi di Meunasah Desa Pulo Keunari.

Dalam keterangan pers seperti dikutip Antara, TNI AD menyebut peristiwa bermula dari upaya penertiban bendera Bulan Bintang yang dikibarkan saat kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW.

Menurut siaran pers tersebut, aparat TNI dan Polri telah melakukan pendekatan persuasif kepada penyelenggara acara. Namun, panitia disebut tetap bersikeras tidak menurunkan bendera tersebut.

Proses penertiban kemudian diwarnai penolakan warga.

TNI AD menyebut massa melakukan pelemparan batu ke arah aparat hingga situasi dinilai mengancam keselamatan personel.

Aparat kemudian melakukan tindakan pengamanan secara bertahap.

TNI AD menyatakan personel mengeluarkan tembakan peringatan menggunakan peluru hampa, lalu peluru karet.

"Namun, karena massa terus melakukan tindakan anarkis dan keselamatan personel terancam, dilakukan tindakan pengamanan secara bertahap dengan mengeluarkan tembakan peringatan menggunakan munisi hampa, kemudian munisi karet," demikian bunyi siaran pers TNI AD, seperti dikutip ANTARA.

Setelah massa membubarkan diri, personel TNI menurunkan Bendera Bulan Bintang dari lokasi kegiatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video Bentrok TNI-Warga Aceh Viral, Penertiban Bendera Bulan Bintang Berujung 1 Orang Tewas

Video Bentrok TNI-Warga Aceh Viral, Penertiban Bendera Bulan Bintang Berujung 1 Orang Tewas

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:09 WIB

Spanduk Anomali di Sidang Roy Suryo Cs, Pendukung PSI: Kami Akan Lawan Terus Jokowi

Spanduk Anomali di Sidang Roy Suryo Cs, Pendukung PSI: Kami Akan Lawan Terus Jokowi

News | Kamis, 05 November 2026 | 13:00 WIB

Kenapa Jakarta Disebut Siaga 1? Eks Kapolri Jadi Tersangka, Puluhan Ribu TNI Dikerahkan

Kenapa Jakarta Disebut Siaga 1? Eks Kapolri Jadi Tersangka, Puluhan Ribu TNI Dikerahkan

News | Kamis, 05 November 2026 | 11:32 WIB

Temui Prabowo di Istana, Gubernur Aceh Muzakir Manaf Bahas Bendera Aceh hingga Dana Abadi Eks GAM

Temui Prabowo di Istana, Gubernur Aceh Muzakir Manaf Bahas Bendera Aceh hingga Dana Abadi Eks GAM

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:24 WIB

Tak Hanya Polisi! 1.200 TNI Ikut Amankan Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim

Tak Hanya Polisi! 1.200 TNI Ikut Amankan Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim

News | Kamis, 05 November 2026 | 09:42 WIB

Fenomena Sinkhole di Aceh Tengah, Tanah Seluas 3 Hektare Amblas

Fenomena Sinkhole di Aceh Tengah, Tanah Seluas 3 Hektare Amblas

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 09:00 WIB

Terkini

4 Fakta Penting Perombakan Konstituen Indeks MSCI

4 Fakta Penting Perombakan Konstituen Indeks MSCI

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:54 WIB

Hampir Mati Sia-sia! Detik-detik Pria Tulungagung Batal Jadi Tentara Bayaran Rusia

Hampir Mati Sia-sia! Detik-detik Pria Tulungagung Batal Jadi Tentara Bayaran Rusia

Jatim | Kamis, 05 November 2026 | 15:51 WIB

Detik-detik Warga Pidie Aceh Tiarap Dihujani Peluru, Teriakan Allahu Akbar Pecah

Detik-detik Warga Pidie Aceh Tiarap Dihujani Peluru, Teriakan Allahu Akbar Pecah

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:51 WIB

4 Dual-Phase Micellar Water Murah Rp40 Ribuan, Pembersih Makeup Waterproof

4 Dual-Phase Micellar Water Murah Rp40 Ribuan, Pembersih Makeup Waterproof

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 15:50 WIB

Kisah Mitra Binaan Pertamina yang Membuka Jalan Rezeki bagi Banyak Orang

Kisah Mitra Binaan Pertamina yang Membuka Jalan Rezeki bagi Banyak Orang

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:47 WIB

Membelot dari Hongkong, Adik Mitchell Baker Segera Bela Timnas Indonesia?

Membelot dari Hongkong, Adik Mitchell Baker Segera Bela Timnas Indonesia?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 15:45 WIB

Samin Tan Didakwa Cuci Uang Rp18,1 Triliun dari Penjualan Batu Bara, Dibeliin Ratusan Properti

Samin Tan Didakwa Cuci Uang Rp18,1 Triliun dari Penjualan Batu Bara, Dibeliin Ratusan Properti

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:41 WIB

Kasus Penyadapan Prabowo, Haedar Nashir Beri Pesan Menohok ke Polri

Kasus Penyadapan Prabowo, Haedar Nashir Beri Pesan Menohok ke Polri

Jatim | Kamis, 05 November 2026 | 15:40 WIB

Cara Bikin KTP Digital di HP Lewat Aplikasi Pemerintah, KTP Fisik Rusak Tak Panik Lagi!

Cara Bikin KTP Digital di HP Lewat Aplikasi Pemerintah, KTP Fisik Rusak Tak Panik Lagi!

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 15:39 WIB

Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali dalam Tiga Jam, Awan Panas Meluncur hingga 4,5 Kilometer

Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali dalam Tiga Jam, Awan Panas Meluncur hingga 4,5 Kilometer

Jatim | Kamis, 05 November 2026 | 15:34 WIB

×