Kenapa Jakarta Disebut Siaga 1? Eks Kapolri Jadi Tersangka, Puluhan Ribu TNI Dikerahkan

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 05 November 2026 | 11:32 WIB
Kenapa Jakarta Disebut Siaga 1? Eks Kapolri Jadi Tersangka, Puluhan Ribu TNI Dikerahkan
Prajurit TNI berbaris saat upacara HUT ke-78 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta, Kamis (5/10/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Puluhan ribu prajurit TNI dikerahkan ke Jakarta pada Rabu, 4 November 2026, menyusul penetapan tersangka eks Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
  • Status Siaga 1 merupakan prosedur kesiapsiagaan internal tertinggi militer yang tidak mengubah aktivitas atau kehidupan masyarakat sipil secara luas.
  • Kapuspen Mabes TNI Muhammad Nas menyatakan mobilisasi pasukan adalah prosedur biasa dan meminta publik tidak mengaitkannya dengan kasus penyadapan Presiden.

Suara.com - Kabar Jakarta berada dalam status Siaga 1 menjadi perhatian publik setelah puluhan ribu prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dikerahkan menuju ibu kota pada Rabu (4/11/2026).

Pengerahan pasukan tersebut berlangsung menyusul penetapan tiga petinggi kepolisian, termasuk eks Kapolri Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Situasi yang terjadi dalam waktu berdekatan itu memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan peningkatan pengamanan Jakarta dan dugaan adanya kondisi keamanan yang tidak biasa.

Apa sebenarnya arti Jakarta siaga 1? Benarkah kondisi keamanan Jakarta tidak biasa pascapenetapan Listyo cs sebagai tahanan Polri dalam kasus dugaan penyadapan Prabowo? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Jakarta Siaga 1 Maksudnya Apa?

Prajurit Kopassus berparade atau defile saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta, Sabtu (5/10/2024). ANTARA FOTO/Fauzan]
Prajurit Kopassus berparade atau defile saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta, Sabtu (5/10/2024). ANTARA FOTO/Fauzan]

Dalam lingkungan militer, istilah Siaga 1, Siaga 2, dan Siaga 3 digunakan untuk menggambarkan tingkatan kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi kemungkinan ancaman atau situasi tertentu.

Siaga 3 merupakan tingkat kesiapsiagaan paling dasar ketika kegiatan satuan militer berlangsung normal, meskipun prajurit tetap diwajibkan berada dalam jangkauan kesatuan dan tidak diperkenankan meninggalkan kota tempat bertugas.

Pada tingkat Siaga 2, kesiapsiagaan meningkat karena ancaman dinilai lebih nyata dan berpotensi meluas sehingga personel diwajibkan berada di markas serta sebagian kekuatan mulai disiapkan dengan perlengkapan tempur.

Sementara itu, Siaga 1 merupakan tingkat kesiapsiagaan tertinggi dalam klasifikasi tersebut karena seluruh kekuatan personel dan alat utama sistem persenjataan atau alutsista dipersiapkan agar dapat dikerahkan sewaktu-waktu sesuai perintah komando.

Kesiapan pada tingkat tertinggi juga mencakup pemenuhan kebutuhan logistik untuk mendukung pergerakan pasukan apabila situasi mengharuskan pengerahan kekuatan militer.

baca juga

Meski demikian, status Siaga 1 merupakan instruksi internal militer yang tidak otomatis mengubah kehidupan masyarakat sipil menjadi kondisi darurat.

Peningkatan kesiapsiagaan tersebut berbeda dengan penetapan Darurat Sipil atau Darurat Militer sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23/PRP/1959.

Dengan demikian, pemberlakuan kesiapsiagaan internal TNI tidak serta-merta berarti masyarakat harus menghadapi pembatasan aktivitas, pemberlakuan jam malam, ataupun penutupan jalan secara luas.

Penjelasan Kapuspen soal Isu Jakarta Siaga 1

Isu Jakarta Siaga 1 mencuat setelah TNI Angkatan Laut mengerahkan 20.980 personel menuju DKI Jakarta secara bertahap berdasarkan Surat Telegram Panglima TNI Nomor STR/96/2026 tertanggal 2 November 2026.

Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut Yayan Sofiyan menyampaikan laporan mengenai rencana pengerahan tersebut pada Selasa (3/11/2026), dengan melibatkan unsur Korps Marinir, Koarmada RI, Koarmada I, hingga pangkalan logistik.

Pergerakan personel turut menggunakan armada laut, termasuk KRI Makassar dan KRI Surabaya, serta konvoi kendaraan darat berupa truk dan bus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Listyo Disebut Sadap HP Para Jenderal Polri

Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Listyo Disebut Sadap HP Para Jenderal Polri

News | Kamis, 05 November 2026 | 11:16 WIB

Jokowi Bantah Roy Suryo di Sidang: Di Skripsi Saya Tak Ada Tulisan 'Tesis'

Jokowi Bantah Roy Suryo di Sidang: Di Skripsi Saya Tak Ada Tulisan 'Tesis'

News | Kamis, 05 November 2026 | 11:12 WIB

Hakim Periksa KTP Jokowi, Pekerjaannya Berbeda dengan yang Diucapkan

Hakim Periksa KTP Jokowi, Pekerjaannya Berbeda dengan yang Diucapkan

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:27 WIB

Terkini

Kisah Inspiratif Pemuda Tangsi Jaya: Tinggalkan Kota Demi Jadi Petani Kopi di Desa

Kisah Inspiratif Pemuda Tangsi Jaya: Tinggalkan Kota Demi Jadi Petani Kopi di Desa

News | Kamis, 05 November 2026 | 11:36 WIB

Bersiap! Film Naruto Live-Action Siap Diproduksi Mulai Awal Tahun 2027

Bersiap! Film Naruto Live-Action Siap Diproduksi Mulai Awal Tahun 2027

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 11:34 WIB

Ada Celah Hukum, Wamenkum Sebut Koruptor Bisa Lolos dari Perampasan Aset saat Tersangka Meninggal

Ada Celah Hukum, Wamenkum Sebut Koruptor Bisa Lolos dari Perampasan Aset saat Tersangka Meninggal

News | Kamis, 05 November 2026 | 11:33 WIB

Kenapa Jakarta Disebut Siaga 1? Eks Kapolri Jadi Tersangka, Puluhan Ribu TNI Dikerahkan

Kenapa Jakarta Disebut Siaga 1? Eks Kapolri Jadi Tersangka, Puluhan Ribu TNI Dikerahkan

News | Kamis, 05 November 2026 | 11:32 WIB

Review The Intern: Sindiran Budaya Kerja Korea yang Dikemas Komedi

Review The Intern: Sindiran Budaya Kerja Korea yang Dikemas Komedi

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 11:30 WIB

Bukan Lagi Sekadar UU ITE, Listyo Sigit Kini Dibidik Pasal Makar: Terancam Pidana Mati

Bukan Lagi Sekadar UU ITE, Listyo Sigit Kini Dibidik Pasal Makar: Terancam Pidana Mati

News | Kamis, 05 November 2026 | 11:28 WIB

Daftar 3 Prajurit TNI Gugur, Korban Helikopter Jatuh saat Padamkan Karhutla

Daftar 3 Prajurit TNI Gugur, Korban Helikopter Jatuh saat Padamkan Karhutla

Kaltim | Kamis, 05 November 2026 | 11:27 WIB

Mahfud MD: Dari Bocoran Sumber, Produk Final Hasil Penyadapan Diduga Sampai ke Solo

Mahfud MD: Dari Bocoran Sumber, Produk Final Hasil Penyadapan Diduga Sampai ke Solo

News | Kamis, 05 November 2026 | 11:25 WIB

Dari Kekhawatiran Hingga Solusi, Komisaris PLN Berdialog dengan Pengguna Mobil Listrik di Medan

Dari Kekhawatiran Hingga Solusi, Komisaris PLN Berdialog dengan Pengguna Mobil Listrik di Medan

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 11:23 WIB

Relawan Jokowi Padati PN Jaktim, Joget-Joget dan Bawa Poster Sindiran untuk Roy Suryo

Relawan Jokowi Padati PN Jaktim, Joget-Joget dan Bawa Poster Sindiran untuk Roy Suryo

News | Kamis, 05 November 2026 | 11:21 WIB

×