KPK Beri Sinyal Bakal Periksa Nusron Wahid Lagi Terkait Suap HGB

Muhamad Yasir, Dea Hardiningsih Irianto

Jum'at, 06 November 2026 | 11:05 WIB
KPK Beri Sinyal Bakal Periksa Nusron Wahid Lagi Terkait Suap HGB
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid diperiksa KPK pada Rabu (4/11/2026).
baca 10 detik
  • KPK membuka peluang memeriksa kembali Menteri ATR/BPN Nusron Wahid terkait kasus suap dan gratifikasi HGB.
  • Penyidik mendalami dugaan setoran rutin jabatan serta penerimaan uang oleh orang-orang kepercayaan Nusron di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
  • KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka dan menahan mereka sejak 15 September.

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memeriksa kembali Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan hak guna bangunan (HGB).

Pemeriksaan lanjutan itu dimungkinkan setelah penyidik menganalisis keterangan Nusron yang telah diperiksa sebagai saksi pada Rabu (4/11/2026).

"Tentu nanti juga terbuka untuk dilakukan pemeriksaan kembali," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (6/11/2026).

Dalam pemeriksaan sebelumnya, penyidik mendalami tugas dan kewenangan Nusron sebagai menteri, terutama terkait sertifikasi tanah dan penerbitan HGB. Penyidik juga mengonfirmasi pembagian kewenangan dalam proses tersebut.

Selain itu, KPK menelusuri dugaan praktik setoran rutin dan setoran jabatan di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Pendalaman dilakukan mulai dari tingkat kantor pertanahan (Kantah), kantor wilayah (Kanwil), hingga jajaran di atasnya.

“Ini kaitannya dengan dugaan adanya setoran rutin ataupun setoran jabatan yang terjadi di lingkungan Kementerian ATR/BPN, termasuk soal dugaan setoran rutin dari tingkat Kantah, Kanwil, dan ke atas,” ujar Budi.

Penyidik juga mengonfirmasi dugaan penerimaan uang oleh sejumlah orang kepercayaan Nusron. KPK ingin mengetahui sejauh mana pengetahuan Nusron mengenai penerimaan tersebut dan peruntukan uangnya.

“Kemudian juga penyidik mengonfirmasi berkaitan dengan uang-uang yang diterima oleh orang-orang kepercayaan dari Saudara NW. Ini kaitannya seperti apa, bagaimana pengetahuan NW atas dugaan penerimaan-penerimaan uang tersebut, kaitannya untuk apa, dan sebagainya,” tambah dia.

Budi mengatakan pemeriksaan pada Rabu lalu merupakan pemeriksaan pertama terhadap Nusron dalam perkara tersebut. Karena itu, penyidik masih perlu menganalisis keterangannya bersama alat bukti lain sebelum menentukan langkah berikutnya.

baca juga
Ketua DPP Partai Golkar Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq
Ketua DPP Partai Golkar Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq

8 Tersangka

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka.

Empat di antaranya disebut sebagai orang kepercayaan Nusron, yakni mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Ketua DPP Partai Golkar Bidang Hubungan Organisasi Kemasyarakatan Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq, serta pihak swasta Erwin dan Muhammad Fakhri.

Empat tersangka lainnya adalah Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) Lampri, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, Direktur Utama PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi, serta pihak swasta Rizal Pahlevi.

KPK telah menahan para tersangka untuk 20 hari pertama, terhitung sejak 15 September hingga 4 Oktober 2026. Mereka ditahan di Rumah Tahanan Negara Cabang Gedung Merah Putih KPK.

Adrianto dan Rizal diduga melanggar ketentuan pidana suap sebagaimana diatur dalam Pasal 605 ayat (1) huruf a atau huruf b, atau Pasal 606 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Sementara itu, Sontang, Erwin, Lampri, Arif, dan Fahd diduga melanggar ketentuan terkait penerimaan suap atau gratifikasi dalam UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi maupun ketentuan KUHP sebagaimana telah disesuaikan melalui UU Nomor 1 Tahun 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Masih Dalami Aliran Uang yang Dikumpulkan Orang Kepercayaan Nusron Wahid

KPK Masih Dalami Aliran Uang yang Dikumpulkan Orang Kepercayaan Nusron Wahid

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:58 WIB

KPK Cecar Nusron Wahid Soal Setoran Rutin untuk Pengurusan HGB

KPK Cecar Nusron Wahid Soal Setoran Rutin untuk Pengurusan HGB

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:48 WIB

Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB

Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:18 WIB

Terkini

KPK Beri Sinyal Bakal Periksa Nusron Wahid Lagi Terkait Suap HGB

KPK Beri Sinyal Bakal Periksa Nusron Wahid Lagi Terkait Suap HGB

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:05 WIB

Nasib Generasi Sandwich: Bisakah Berbakti Tanpa Mengorbankan Masa Depan?

Nasib Generasi Sandwich: Bisakah Berbakti Tanpa Mengorbankan Masa Depan?

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 11:00 WIB

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam? Ini Waktu yang Tepat untuk Reapply

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam? Ini Waktu yang Tepat untuk Reapply

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 10:57 WIB

Jalan Terjal Persib Bandung Taklukkan Raksasa Asia Demi Gelar Juara ACL Two

Jalan Terjal Persib Bandung Taklukkan Raksasa Asia Demi Gelar Juara ACL Two

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 10:55 WIB

Biaya Operasional MBG Dipangkas, BGN Minta Dapur Tak Asal Kurangi Relawan

Biaya Operasional MBG Dipangkas, BGN Minta Dapur Tak Asal Kurangi Relawan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 10:52 WIB

Bebaskan Pengedar Obat Keras Usai Terima Duit, Kasat Narkoba Karawang dan 7 Anggota Ditahan Propam!

Bebaskan Pengedar Obat Keras Usai Terima Duit, Kasat Narkoba Karawang dan 7 Anggota Ditahan Propam!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 10:52 WIB

HP OmniBook 5 Hadir dengan Bobot 1,16 Kg dan Baterai Tahan hingga 18,5 Jam

HP OmniBook 5 Hadir dengan Bobot 1,16 Kg dan Baterai Tahan hingga 18,5 Jam

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 10:49 WIB

Apakah Penerima PKH Bisa Dapat BSU 2026? Cek Update Aturan Terbarunya

Apakah Penerima PKH Bisa Dapat BSU 2026? Cek Update Aturan Terbarunya

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 10:47 WIB

Microsoft hingga Amazon Ikut Terseret, Gelembung AI Mulai Pecah?

Microsoft hingga Amazon Ikut Terseret, Gelembung AI Mulai Pecah?

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 10:47 WIB

Senyum Jokowi soal Dugaan Terlibat Penyadapan Presiden Prabowo

Senyum Jokowi soal Dugaan Terlibat Penyadapan Presiden Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 10:47 WIB

×