- Secara umum tidak ada larangan nasional menggunakan kacamata untuk foto ijazah, asalkan memenuhi persyaratan identitas lembaga pendidikan.
- Penggunaan kacamata wajib memastikan mata terlihat jelas, bebas dari pantulan cahaya, serta tidak memakai bingkai terlalu besar.
- Siswa atau mahasiswa harus memeriksa aturan spesifik dari sekolah atau kampus masing-masing untuk menghindari kesalahan administrasi.
Suara.com - Persiapan foto untuk ijazah sering kali menimbulkan pertanyaan mengenai aksesori yang boleh dikenakan, salah satunya kacamata.
Bagi orang yang sehari-hari menggunakan kacamata, melepasnya untuk keperluan foto formal mungkin terasa kurang nyaman karena penampilan pada foto menjadi berbeda dari biasanya.
Foto ijazah merupakan bagian dari identitas resmi pemilik dokumen sehingga tampilannya perlu memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh sekolah atau perguruan tinggi.
Karena itu, memahami aturan penggunaan kacamata sebelum mengambil foto dapat membantu menghindari kesalahan administrasi maupun permintaan pengambilan ulang.
Apakah Foto Ijazah Boleh Pakai Kacamata?
Secara umum, tidak terdapat ketentuan nasional yang secara khusus melarang penggunaan kacamata dalam foto ijazah berdasarkan informasi yang menjadi acuan dalam pembahasan ini.
Artinya, pemakaian kacamata tidak serta-merta membuat foto ijazah dianggap tidak sah selama foto tersebut memenuhi persyaratan identitas dan ketentuan administrasi dari lembaga pendidikan terkait.
Meski demikian, aturan teknis pengambilan foto dapat berbeda antara satu sekolah dan perguruan tinggi dengan lembaga pendidikan lainnya.
Beberapa institusi mungkin menetapkan pedoman khusus mengenai aksesori, penampilan, latar belakang, hingga ukuran foto yang harus diserahkan oleh calon lulusan.
Oleh sebab itu, siswa maupun mahasiswa sebaiknya memeriksa pengumuman resmi dari sekolah atau kampus sebelum melakukan sesi pemotretan.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan apabila ingin menggunakan kacamata dalam foto ijazah, antara lain sebagai berikut.
1. Pastikan Mata dan Wajah Terlihat Jelas
Penggunaan kacamata sebaiknya tidak menghalangi bagian mata maupun membuat wajah sulit dikenali dalam foto.
Pilih bingkai yang tidak terlalu besar agar tidak menutupi sebagian wajah, terutama area alis dan mata.
Selain itu, pastikan lensa tidak menghasilkan pantulan cahaya yang mengganggu tampilan mata ketika foto diambil.
2. Perhatikan Ketentuan dari Sekolah atau Kampus
Setiap lembaga pendidikan dapat memiliki standar dokumentasi yang berbeda untuk penerbitan ijazah.
Jika pihak sekolah atau kampus meminta foto tanpa kacamata, ketentuan tersebut perlu diikuti meskipun penggunaan kacamata pada dasarnya tidak dilarang secara umum.
Untuk menghindari pengambilan foto berulang, tanyakan persyaratan kepada bagian administrasi atau panitia kelulusan sebelum menentukan penampilan.
3. Gunakan Kacamata dengan Tampilan Sederhana
Apabila lembaga pendidikan memperbolehkan penggunaan kacamata, pilih bingkai dengan desain sederhana dan warna yang tidak terlalu mencolok.
Kacamata yang terlalu besar, memiliki ornamen berlebihan, atau menggunakan lensa berwarna dapat mengurangi kesan formal pada foto.
Penampilan yang sederhana membantu memastikan perhatian tetap tertuju pada wajah sebagai identitas pemilik ijazah.
4. Perhatikan Pencahayaan Saat Pemotretan
Pantulan cahaya pada lensa merupakan salah satu kendala yang sering muncul ketika seseorang berfoto menggunakan kacamata.
Fotografer dapat menyesuaikan posisi lampu, sudut kamera, atau posisi kepala agar pantulan tersebut tidak menutupi mata.
Dengan pencahayaan yang tepat, detail wajah tetap terlihat jelas sehingga foto dapat digunakan untuk kebutuhan administrasi.
Selain penggunaan kacamata, calon lulusan juga perlu memperhatikan ketentuan lain, seperti warna latar belakang, ukuran foto, pakaian, serta ekspresi wajah.
Gunakan latar belakang dan ukuran sesuai instruksi lembaga pendidikan, kemudian pilih pakaian yang rapi dengan ekspresi wajah wajar agar hasil foto terlihat formal.