Kota-Kabupaten Bima NTB dikepung banjir, Ribuan Keluarga Terdampak

Suara NTB | Suara.com

Minggu, 26 Februari 2023 | 14:07 WIB
Kota-Kabupaten Bima NTB dikepung banjir, Ribuan Keluarga Terdampak
Dua orang warga Kota Bima, NTB, terjebak banjir setinggi pinggang orang dewasa. (BPBD Kota Bima)

NTB.Suara.com - Kota dan Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, dikepung banjir akibat tingginya intensitas hujan disertai angin kencang yang terjadi sejak Sabtu sore (25/2/2023) dan mulai surut pada Minggu pagi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima, Gufran AH, kepada NTB.Suara.com, menyebutkan wilayah yang dilanda banjir yakni Kecamatan Rasanae Timur, Asakota, Rasanae Barat, dan Kecamatan Mpunda.

"Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur sebagian besar wilayah Kota Bima pada Sabtu (25/2), sejak pukul 14.35 hingga 16.20 Wita. Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi di wilayah Utara Kota Bima menyebabkan meluapnya air sejumlah kelurahan dengan ketinggian bervariasi, yaitu setinggi mata kaki sampai dengan pinggang orang dewasa," jelasnya.

Dari data sementara, jumlah warga terdampak di Kecamatan Asakota sebanyak 1.172 kepala keluarga (KK) yang tersebar di Kelurahan Jatibaru Timur, Jatiwangi, Ule, dan Melayu. Sedangkan di Kecamatan Rasanae hanya dua kepala keluarga yang terdampak, yakni warga Kelurahan Lampe.

Sementara jumlah warga terdampak banjir di Kecamatan Rasanae Barat, sebanyak 661 KK yang tersebar di Kelurahan pane, dan Nae. Sedangkan di Kelurahan Monggonao, Kecamatan Mpunda terdapat 12 KK yang terdampak.

Ada juga satu rumah dan kandang ayam milik warga yang rusak bagian atapnya akibat tersapu angin kencang pada saat terjadinya hujan lebat.

BPBD Kota Bima sudah melakukan asesmen dan kajian cepat dan menyampaikan informasi peringatan dini melalui WA group dan media sosial terkait dengan banjir tersebut.

Selain itu, menyalurkan bantuan ribuan nasi bungkus, selimut dan terpal bagi warga terdampak banjir. Bantuan tersebut disalurkan oleh BPBD Kabupaten Bima, Dinas Sosial Kabupaten Bima, dan organisasi perangkat daerah yang memiliki wilayah binaan terdampak banjir.

"Bapak Wali Kota Bima juga turun langsung ke masyarakat memberikan bantuan," kata Gufran.


* Banjir Kabupaten Bima 

Selain di Kota Bima, bencana alam berupa banjir juga terjadi di Kabupaten Bima, pada hari yang sama. 

Data sementara BPBD Kabupaten Bima, banjir terjadi di Desa Rite di Kecamatan Ambalawi. Jumlah warga terdampak sebanyak 20 KK atau 120 jiwa. Selain itu, Desa Nggembe di Kecamatan Bolo sebanyak 204 KK atau 657 jiwa.

Desa Lere di Kecamatan Parado juga terendam banjir. Sebanyak sebanyak 5 KK terdampak. Sedangkan di Desa Poja di Kecamatan Sape hanya empat jiwa atau satu keluarga yang terdampak banjir. Di Desa Bajo, Kecamatan Soromandi juga dilanda banjir. Jumlah warga terdampak masih identifikasi.
 
Banjir di beberapa kecamatan tersebut menyebabkan satu rumah warga hanyut. Rumah tersebut berada di pinggir bantaran sungai. Ada juga jalan putus yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Lambu. Selain itu, beberapa ruas jalan di bawah kewenagan Pemerintah Provinsi NTB rusak akibat derasnya banjir.

Banjir juga merendam SDN Inpres Candi, di Kecamatan Madapangga, setinggi 50 centimeter.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima, Isyra, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam bencana alam tersebut. Namun, kerugian materi yang ditimbulkan diperkirakan mencapai Rp300 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Meninggal di Turki, BP3MI NTB Tak Bisa Pastikan Hak Irma Karena Tak Terdaftar

Meninggal di Turki, BP3MI NTB Tak Bisa Pastikan Hak Irma Karena Tak Terdaftar

Bali | Kamis, 23 Februari 2023 | 19:21 WIB

Beasiswa NTB Tujuan Malaysia Kembali Dibuka, Tawarkan Biaya Kuliah hingga Biaya Hidup 450 Ringgit per Bulan

Beasiswa NTB Tujuan Malaysia Kembali Dibuka, Tawarkan Biaya Kuliah hingga Biaya Hidup 450 Ringgit per Bulan

| Rabu, 22 Februari 2023 | 06:55 WIB

Terkini

Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis

Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis

Banten | Kamis, 30 April 2026 | 22:56 WIB

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 22:48 WIB

Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026

Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026

Banten | Kamis, 30 April 2026 | 22:45 WIB

Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak

Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak

Jabar | Kamis, 30 April 2026 | 22:41 WIB

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar

Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar

Jabar | Kamis, 30 April 2026 | 22:32 WIB

Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan

Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan

Bogor | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Bongkar Tambang Emas Liar di Bukit Pongkor, Polda Jabar Tetapkan 4 Tersangka Warga Bogor

Bongkar Tambang Emas Liar di Bukit Pongkor, Polda Jabar Tetapkan 4 Tersangka Warga Bogor

Bogor | Kamis, 30 April 2026 | 22:17 WIB