Buntut Penolakan Tim Israel, Indonesia Mirip Nazi Jerman, Lebih Palestina daripada Orang Palestina

Suara NTB | Suara.com

Selasa, 28 Maret 2023 | 11:04 WIB
Buntut Penolakan Tim Israel, Indonesia Mirip Nazi Jerman, Lebih Palestina daripada Orang Palestina
Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Profesor Hikmahanto Juwana (youtube)

NTB.Suara.com - Buntut penolakan tim Israel berlaga dalam piala dunia U-20 di Indonesia yang berujung rencana dipindahkannya kompetisi ke Peru. Ternyata berbuntut panjang. 

Menurut Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Profesor Hikmahanto Juwana, langkah penolakan itu dinilai sangat aneh.

Meski itu merupakan penolakan dari partai dalam hal ini adalah PDI Perjuangan yang direspons dua kepala daerah. Yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Bali I Wayan Koster.

Sebab, sebagai tuan rumah. Indonesia sudah bersedia sejak tahun 2018 atau 2019 silam. Tapi, penolakan baru disuarakan di ujung pagelaran pertandingan.

"Dalam kebijakan luar negeri kita, saya selalu bilang. Ya, betul Bung Karno, yang kita tentang adalah kebijakan Zionis Israel," katanya dikutip NTB.Suara.com dari Cokro TV, Selasa 28 Maret 2023.

Di mana kebijakan Zionis Israel tidak sesuai dengan pembukaan Undang-Undang 1945. Di mana penjajahan harus dihapuskan dari muka bumi ini.

Jika, nantinya Israel membuka kemerdekaan bagi Palestina, maka tentu hubungan Indonesia dan Israel akan terbuka.

Hanya saja, ingat dia, dalam kasus ini adalah pemerintah Zionis Israel. Bukan warga Israel. "Seperti sekarang ini ada pertandingan bola, mereka kan nggak ada kaitannya dengan kebijakan pemerintahnya," tegasnya. 

"Kecuali kalau misalnya pemerintah Indonesia atau masyarakat kita. Mohon maaf ya, menganggap keluarga lsrael ini sebagai hal yang haram untuk didatangkan di Indonesia. Ya kalau misalnya seperti itu.

Sampai kiamat kita nggak akan pernah punya hubungan dengan lsrael hubungan diplomatik sama lsrael.

Kalau misalnyan itu yang terjadi berarti apa bedanya kita, mohon maaf ya dengan Nazi Jerman," paparnya panjang lebar. Nazi Jerman sendiri diketahui tidak menyukai orang Yahudi dan berniat memusnahkan mereka.

Lebih lucu lagi, reaksi penolakan Indonesia terhadap tim Israel itu menggambarkan bahwa orang Indonesia lebih Palestina dibandingkan orang Palestina sendiri.

"Duta besar Palestina beberapa waktu yang lalu menyampaikan bahwa kami tidak punya masalah kalau misalnya Timnas Israel itu datang ke Indonesia karenanini masalah olahraga. Beliau mengatakan, kalau dubes Palestina itu kita anggapnsebagai perwakilan dari pemerintah, perwakilan dari rakyat Palestina.

Mereka aja nggak ada masalah kok. Tiba-tiba kita mengatakan bahwa tidak boleh (tim Israel). Ini aneh," tukasnya keheranan. **

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wayan Koster-Ganjar Pranowo Tolak Timnas Israel, Gibran: Monggo, Tugas Saya Siapkan Venue

Wayan Koster-Ganjar Pranowo Tolak Timnas Israel, Gibran: Monggo, Tugas Saya Siapkan Venue

| Senin, 27 Maret 2023 | 17:41 WIB

Maia Estianty Ungkap Tembok Pemisah Betlehem, Komplit Sisi Israel dan Palestina

Maia Estianty Ungkap Tembok Pemisah Betlehem, Komplit Sisi Israel dan Palestina

| Senin, 27 Maret 2023 | 10:39 WIB

Terkini

Nekat Berselancar di Pantai Parangtritis, Satu Remaja Masih Hilang Terhempas Gelombang

Nekat Berselancar di Pantai Parangtritis, Satu Remaja Masih Hilang Terhempas Gelombang

Jawa Tengah | Senin, 20 April 2026 | 12:40 WIB

24 Jam Penuh Gejolak di Selat Hormuz, Apa Saja yang Terjadi?

24 Jam Penuh Gejolak di Selat Hormuz, Apa Saja yang Terjadi?

News | Senin, 20 April 2026 | 12:38 WIB

Alasan Kesehatan, Nadiem Minta Hakim Kabulkan Permohonan Penangguhan Penahanan

Alasan Kesehatan, Nadiem Minta Hakim Kabulkan Permohonan Penangguhan Penahanan

News | Senin, 20 April 2026 | 12:37 WIB

Rumah Sempat Dijarah Akibat Hoaks, Uya Kuya Kini Lapor Polisi usai Dituding Kuasai 750 Dapur MBG

Rumah Sempat Dijarah Akibat Hoaks, Uya Kuya Kini Lapor Polisi usai Dituding Kuasai 750 Dapur MBG

Entertainment | Senin, 20 April 2026 | 12:37 WIB

Ditepikan Barcelona, Legenda Arsenal Intip Peluang Boyong Marcus Rashford?

Ditepikan Barcelona, Legenda Arsenal Intip Peluang Boyong Marcus Rashford?

Bola | Senin, 20 April 2026 | 12:35 WIB

Menulis di Antara Gemericik Air: Ruang Ternyaman di Warung Bang Ndut Jember

Menulis di Antara Gemericik Air: Ruang Ternyaman di Warung Bang Ndut Jember

Your Say | Senin, 20 April 2026 | 12:35 WIB

Lari Tanpa Cedera? 5 Sepatu Lari Ini Paling Aman untuk Kaki

Lari Tanpa Cedera? 5 Sepatu Lari Ini Paling Aman untuk Kaki

Sumut | Senin, 20 April 2026 | 12:27 WIB

Lebih Murah dari Sertifikat HGB, Apa itu Sertifikat SHP?

Lebih Murah dari Sertifikat HGB, Apa itu Sertifikat SHP?

Bali | Senin, 20 April 2026 | 12:24 WIB

Makeup Sering Luntur? Ini 5 Setting Spray Terbaik Buat Kunci Complexion agar Tahan Seharian

Makeup Sering Luntur? Ini 5 Setting Spray Terbaik Buat Kunci Complexion agar Tahan Seharian

Lifestyle | Senin, 20 April 2026 | 12:24 WIB

Sumpah Serapah Militer Iran! Segera Merespons Usai Kapal Perusak AS Berulah

Sumpah Serapah Militer Iran! Segera Merespons Usai Kapal Perusak AS Berulah

News | Senin, 20 April 2026 | 12:24 WIB