NTB.Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengaku senang dengan kemenangan timnas Indonesia U-22 pada leg kedua melawan Lebanon.
Namun bagi Indra Sjafri masih banyak yang perlu dibenahi agar siap bermain di SEA Games 2023.
Timnas Indonesia U-22 menang tipis dari Lebanon dengan skor 1-0.
Meski senang dengan kemenangan tersebut, Erick Thohir berharap para pemain tidak lekas berpuas diri.
Menurut menteri BUMN itu, perjuangan yang sesungguhnya saat Timnas Indonesia U-22 bertanding di SEA Games 2023, bukan di uji coba.
"Alhamdulillah Timnas Indonesia U22 mampu bangkit dan menang atas Lebanon pada pertemuan kedua," ujar Erick Thohir dalam akun Instagramnya, dikuti pada Senin (17/4).
"Tapi jangan puas dulu, karena perjuangan untuk SEA Games 2023 baru akan dimulai."
Sementara pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri menilai masih banyak kekurangan mendasar dari timnya, seperti saat mengumpan.
Salah satu yang perlu dievaluasi dari Skuad Garuda Muda adalah masalah passing.
Menurut pelatih berusia 60 tahun tersebut, Timnas Indonesia U-22 masih sering melakukan kesalahan passing.
"Saya melihat dan dilaporkan dengan rinci (oleh staf pelatih), secara statistik banyak kesalahan-kesalahan passing yang kita lakukan, ini yang akan terus perbaiki," ujar Indra Sjafri dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Setelah pertandingan Indra Sjafri juga menyampaikan update tim inti untuk berangkat ke SEA Games 2023.
Menurutnya untuk saat ini masih belum dipilih siapa yang akan berangkat.
Pasalnya belum semua pemain Timnas Indonesia U-22 datang ke Jakarta.
Ada dua pemain abroad yang kemungkinan baru bergabung pada akhir April 2023.
Kemudian empat pemain Persija Jakarta juga belum bergabung, Witan Sulaeman dkk kemungkinan baru bergabung setelah Liga 1 selesai (17/4/2023).
Sementara pada SEA Games 2023 nanti, Indra Sjafri diharapkan mampu membawa pulang medali emas. (Mf Ifta/*)