NTB.Suara.com – Nama Aditya Hasibuan kini tengah trending di media sosial Twitter lantaran menjadi pelaku penganiayaan seorang mahasiswa bernama Ken Admiral.
Terdapat beberapa fakta yang mengejutkan terkait tindak kekerasan yang dilakukan Aditya Hasibuan.
1. Ayah Aditya, AKBP Achiruddin Hasibuan membiarkan penganiayaan terjadi
Dalam video yang beredar, peristiwa tersebut ternyata sudah berlangsung pada bulan Desember 2022 silam. Korban awalnya ke rumah pelaku hanya untuk meminta pertanggungjawaban karena telah merusak kaca spion mobilnya.
Pelaku kemudian mendatangi korban dan memukulkan kepalanya ke lantai hingga mengalami pendarahan. Korban kemudian mengalami luka memar pada bagian pelipis, leher dan kepala bagian belakang. Tak hanya itu, korban juga mengalami luka gigitan di jari tengah dan telunjuk tangan kirinya.
2. Keluarga korban menempuh jalur hukum
Keluarga korban akhirnya melaporkan tindak penganiayaan Aditya Hasibuan ke Polres Medan pada 27 Februari 2023 dengan membawa bukti visum, 2 bulan setelah kejadian.
3. AKBP Achiruddin dicopot dari jabatannya
AKBP Achiruddin dinyatakan bersalah oleh Propam Polda Sumut dan diberi sanksi patsus dan dicopot dari jabatannya
4. Awal konflik diduga karena persoalan asmara
Pada 21 Desember 2022, Aditya Hasibuan tiba-tiba menghentikan mobil milik Ken Admiral di jalan Helvetia, Medan. Setelah korban diminta keluar dari mobil, Aditya memukulnya sebanyak tiga kali. Pemukulan tersebut diduga karena persoalan asmara atau perempuan. Keesokan harinya, korban ke rumah pelaku untuk menanyakan perusakan mobil miliknya.
5. Memiliki gaya hidup hedon
AKBP Achiruddin diketahui memiliki rumah mewah di Jalan Karya Dalam, Kecamatan Medan Helvetia. Dia juga kerap pamer motor Harley dan mobil Rubiconnya.
Tak hanya memiliki gaya hidup hedon, tetangga mengenalnya sebagai sosok yang arogan sebab pernah mengamuk ke tetangga karena masalah tembok.
6. Achiruddin Beri Uang Damai