NTB.Suara.com - Viralnya kasus penganiayaan yang dilakukan anak AKBP Achiruddin Hasibuan pada Desember 2022 lalu turut menyeret nama besarnya.
Dari aset kekayaan hingga gaya mewah yang sering dipertontonkan AKBP Achiruddin Hasibuan memancing rasa penasaran netizen.
Tidak terkecuali hobinya dalam mengendarai moge (motor gede) yang sering dipertontonkan melalui akun media sosial pribadinya.
Dikutip NTB-Suara.com dari Instagram @hdcibandung_official mereka menanggapi aksi AKBP Achiruddin Hasibuan dalam pamer moge hingga atribut HDCI (Harley Davidson Club Indonesia) yang sering ia perlihatkan.
Menurut pengurus HDCI Bandung, nama AKBP Achiruddin Hasibuan tidak terdaftar sama sekali dalam anggota klub motor tersebut.
"Pengurus HDCI Bandung melalui Ketua Glenarto menegaskan bahwa saudara Achiruddin Hasibuan bukan merupakan anggota dari HDCI (Harley Davidson Club Indonesia) Khususnya Bandung," tulis HDCI Bandung.
"Berdasarkan penelusuran database HDCI untuk data anggota nama Achiruddin Hasibuan tidak pernah terdaftar di HDCI manapun, hal ini diperkuat dengan data registrasi tahunan yang dilakukan oleh anggota HDCI secara rutin yang bertujuan untuk monitoring anggota yang aktif dan non-aktif," tambahnya.
Lebih lanjut, diakui pengurus HDCI bahwa semua anggota sangat menjunjung tinggi sopan santun di jalan.
Mereka juga menegaskan bahwa hal yang dilakukan oleh AKBP Achiruddin Hasibuan adalah hal tercela dan tidak patut untuk ditiru.
Baca Juga: Raffi Ahmad Lagi-lagi Sebut Sambalado Dihadapan Nagita Slavina, Ekspresi Mama Rieta Bikin Heboh
Terakhir mereka juga menyampaikan bahwa setiap anggota HDCI selalu diberikan pembekalan pelatihan safety riding dan etika berkendara.
Selain itu juga diberikan pelatihan penanganan awal kecelakaan lalu lintas, hingga pengetahuan dasar sepeda motor khususnya Harley Davidson.
Tidak sedikit netizen yang berkomentar dengan keputusan tegas yang dilakukan pengurus HDCI tersebut.
"Mana ada anggota HDCI kayak gitu, Dia itu cuma nebeng gerombolan moge saja, nebeng tenar, bukan anggota hdci manapun," kata akun @husna_andhyrakhman.
Juga netizen yang menyayangkan jika masih banyak atribut klub motor yang dijual bebas dipasaran sehingga dapat sekali disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
"Sweeping toko online yang jual atribut HDCI, jangankan grup motor, angkatan/polusi saja banyak yang gadungan, dengan banyaknya dijual atribut bebas," tulis akun @jameswijayatour.(Ainul Yaqin/*)