NTB.Suara.com- Junianto yang memiliki 30 persen saham di PSIS Semarang kini memilih untuk tidak duduk di jabatan struktural resmi klub berjuluk Panser Biru.
Dia mendelegasikan perwakilannya untuk berada di jajaran komisaris PSIS Semarang.
Meski sudah lebih dari satu tahun tidak lagi mengurus langsung PSIS Semarang, namun sampai saat ini Junianto terus mendapatkan desakan dari netizen untuk kembali mengurus skuat berjuluk Panser Biru tersebut.
Dalam setiap unggahannya banyak warganet yang memintanya untuk kembali mengurus PSIS di musim 2023-2024 ini.
Termasuk saat kunjungannya ke Jepang, banyak perantau asal Jawa Tengah yang memintanya mensupport Semarang.
"Ada ratusan adik-adik yg DM ingin bertemu dari berbagai daerah dari Jawa, khususnya Jawa Tengah, Kendal, Semarang, Kudus dll byk cerita dan harapan yg ingin disampaikan dan intinya sebagian besar adalah meminta p Anto tetap suport Semarang," kata Junianto dari laman instagram pribadinya dikutip pada Jumat (5/5).
Meski tidak secara spesifik menyebut jika yang disupport adalah PSIS Semarang, namun Junianto menampilkan emoticon tanda love biru yang identik dengan warna kebesaran PSIS Semarang.
"Makasih buat adik2ku yg di Jepang tetap semangat ya ...yg rajin kerja, jaga kesehatan, jaga kepercayaan dari instansi perusahaan Jepang karena kepercayaan itu mahal, yang krasan di sini. Gajimu tinggi lho mas rata-rata hampir Rp30 jt sd 66 jt," ulasnya.
"Cita2ku pngen melihat PSIS Semarang angkat trofi liga 1 bes," kata warganet @ipueng87 di kolom komentar akun instagram Junianto.
"Embuh kapan..berharap njenengan pemilik penuh biru tengah," kata pemilik @imam_alkatiri22.
Biru tengah adalah nama lain dari PSIS Semarang yang mengindetikkan warna biru sebagai warna PSIS dan tengah yang berada di Jawa Tengah, dan diapit dua tim warna biru dari barat yakni Persib dan yimur Arema FC. ***