NTB.Suara.com - Konflik perceraian Ari Wibowo dan Inge Anugrah rupanya masih terus bergulir.
Puncaknya, Inge Anugrah disebut tidak mendapatkan harta sepeserpun selama menikah dengan Ari Wibowo.
Hal ini ditengarai karena adanya perjanjian pranikah yang menyebutkan adanya pisah harta antara keduanya.
Diakui Inge, awalnya ia tidak membaca dengan jelas isi keseluruhan perjanjian tersebut.
Penandatangan itu ia lakukan hanya sebagai bentuk cintanya kepada Ari Wibowo.
Tak diduga, ternyata hal tersebut bakal merugikan dirinya saat perceraian berlangsung.
Bahkan, Inge Anugrah harus “terusir” dari rumah yang dibangunnya bersama Ari Wibowo.
Sempat khawatir keadaan ekonominya terguncang pasca cerai dari Ari Wibowo, Inge Anugrah pun akhirnya memutuskan bekerja setelah belasan tahun hanya fokus untuk mengurus anak-anak di rumah.
Padahal, background pendidikannya adalah S2. Kini, diketahui ia juga mulai berjualan roti.
Di sisi lain, secara tak terduga dr Richard Lee mengangkat Inge Anugrah menjadi Direktur Pemasaran di perusahaannya.
Diketahui dr Richard Lee memiliki perusahaan kecantikan yang telah memiliki beberapa cabang.
Pengumuman ini pun secara langsung diumumkan pada Sabtu (10/06/2023).
"Saya ingin menawarkan Inge Anugrah posisi sebagai Direktur Marketing di salah satu perusahaan saya PT Athena Group Industri. Itu adalah perusahaan kosmetik baru-baru ini saya launching-kan," kata dr Richard Lee seperti dikutip dari akun Instagram @lambe_turah.
Sontak, pengumuman ini pun mendapat sambutan hangat dari warganet.
Banyak yang mendukung Inge Anugrah untuk bangkit pasca cerai dari sang suami.
Di sisi lain, ada juga yang menyentil Ari Wibowo karena telah menyia-nyiakannya.
“Salah satu contoh membantu janda tuh spt ini bukan dinikahin yahh. Trs mnurut q, walaupun ini dilakukan jg ada latar belakang bisnisnya (viral) tp ttp aja kan membantu buat ka inge dan ka inara nya.. namanya jg lagi berbisnis,” komentar salah satu warganet.
“Gileee ini mba Inge lulusan s2 di Aussie Yahh bukan kaleng2 dokter Richard juga gk sembarangan nge rekrut posisi dirut marketing. Dia mengorbankan segala keinginan nya untuk jadi ibu rumah tangga juga gk mudah ygy,” dukung yang lainnya.
“Secara tidak langsung Ari tertampar. Wanita high class dan berpendidikan, lulusan S1 Canada, S2 Melbourne, 17 tahun sudah berkorban untuk keluarga, malah disia-siakan dan dirugikan dg perjanjian pra nikah. Betul2 nggak bisa memanusiakan istrinya sendiri,” pungkas warganet. (Mf Ifta/*)