Ada Tambahan Tiga Profesor, UIN Mataram Kejar Target 50 Orang Guru Besar

Suara NTB

Selasa, 18 Juli 2023 | 06:38 WIB
Ada Tambahan Tiga Profesor, UIN Mataram Kejar Target 50 Orang Guru Besar
Empat orang profesor yang dikukuhkan sebagai Guru Besar UIN Mataram. (Sumber foto: UIN Mataram)

NTB.Suara.com - Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Provinsi NTB terus melakukan berbagai upaya guna meningkatkan kualitas hasil pendidikan. Salah satunya dengan cara memperbanyak jumlah guru besar.

Pada Senin (17/7/2023), ada tiga orang profesor baru yang dikukuhkan sebagai guru besar Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK). Proses pengukuhan dilakukan oleh Rektor UIN Mataram, Prof Masnun, M.Ag, di Auditorium Kampus II.

Tiga orang yang dikukuhkan sebagai guru besar tersebut, yakni Prof. Dr. Syarifudin, S.Ag., S.S., M.Pd. sebagai Guru Besar ke-29 Bidang Ilmu Teaching English as a Foreign Language (TEFL) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

Selain itu, Prof. Dr. H. Maimun, S.Ag., M.Pd. sebagai Guru Besar ke-30 Bidang Ilmu Teknologi Pendidikan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

Selanjutnya, Prof. Dr. Hj. Nurul Lailatul Khusniyah, M.Pd. sebagai Guru Besar ke-31 Bidang Ilmu Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

"Alhamdulillah, sudah dikukuhkan tiga guru besar, maka total Guru Besar UIN Mataram sudah mencapai 31 orang," kata Rektor UIN Mataram, Prof Masnun.

Ia mengucapkan selamat kepada tiga orang profesor yang sudah dikukuhkan sebagai guru besar. Begitu juga dengan keluarga besar yang mendampingi, semoga menjadi sedekah ilmiah bagi UIN Mataram dan peradaban.

"Ke pasar beli tomat dan opor, Ke Gapuk lewat Sekarbela, Selamat kepada tiga profesor, tetap tawadhu dan berkaya," ucap Prof Masnun berpantun.

Ia juga menegaskan bahwa para guru besar yang sudah dikukuhkan merupakan ahli waris keilmuan, sehingga dihadiri oleh keluarga besar, para guru dan guru besar sebagai tamu terhormat dalam walimah jami'ah.

baca juga

"Selanjutnya dalam waktu dekat ini akan ada calon guru besar yang akan dikukuhkan sehingga nantinya UIN Mataram akan memiliki 50 orang guru besar sesuai target," sebut Prof Masnun.

Untuk mencapai target yang ditetapkan, kata dia, pihaknya sudah menetapkan berbagai kebijakan yang diharapkan mampu mendorong percepatan guru besar. Salah satuny adalah membentuk tim percepatan peningkatan jabatan fungsional bagi dosen-dosen UIN Mataram. Termasuk percepatan guru besar, lektor kepala, dan lektor. 

UIN Mataram juga berkomitmen untuk memberikan fasilitas-fasilitas yang mendukung percepatan peningkatan jabatan fungsional.

Menurut Prof Masnun, guru besar menjadi idaman akademis sebagai strata tertinggi di kampus. Untuk mencapai titik itu memang melewati jalan berliku-liku, menunggunya lama dengan antrian panjang. Oleh karena itu, meraih guru besar wajib bersyukur.

"Keberadaan guru besar menjadi modal akreditasi unggul dan branding UIN Mataram. Oleh sebab itu, profesor harus menjadi motor penggerak dalam mengembangkan dan melahirkan sumber daya manusia bermanfaat untuk agama dan bangsa," katanya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fakta Gelar 2 Guru Besar UNS Dicopot, Gara-gara Kasus Ini

Fakta Gelar 2 Guru Besar UNS Dicopot, Gara-gara Kasus Ini

News | Minggu, 16 Juli 2023 | 17:41 WIB

Diterima Semua Kalangan, Forum Masyarakat NTB Inginkan Rektor UIN Jadi Penjabat Gubernur

Diterima Semua Kalangan, Forum Masyarakat NTB Inginkan Rektor UIN Jadi Penjabat Gubernur

Ntb | Jum'at, 14 Juli 2023 | 19:52 WIB

Polemik Perjokian Demi Gelar Guru Besar, Kemendikbudristek dan Perguruan Tinggi Diminta Tanggung Jawab

Polemik Perjokian Demi Gelar Guru Besar, Kemendikbudristek dan Perguruan Tinggi Diminta Tanggung Jawab

News | Selasa, 14 Februari 2023 | 15:43 WIB

Terkini

BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan dan Hadirkan Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP

BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan dan Hadirkan Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP

Sumsel | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:45 WIB

Bupati Pemalang Diduga Beri Uang ke Ayah Staf KPK untuk Tutupi Kasus

Bupati Pemalang Diduga Beri Uang ke Ayah Staf KPK untuk Tutupi Kasus

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:44 WIB

BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP

BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP

Kalbar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:44 WIB

Pencarian Buronan Harun Masiku Masih Jadi Beban bagi Pimpinan KPK

Pencarian Buronan Harun Masiku Masih Jadi Beban bagi Pimpinan KPK

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:42 WIB

Dokter Paru Respons Pernyataan Prabowo: Asbes Berbahaya, Tapi Rokok Jauh Lebih Mematikan

Dokter Paru Respons Pernyataan Prabowo: Asbes Berbahaya, Tapi Rokok Jauh Lebih Mematikan

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:40 WIB

Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Rakyat

Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Rakyat

Jawa Tengah | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:40 WIB

Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:34 WIB

Polres Tasikmalaya Selidiki Dugaan Penganiayaan Siswa SD, Korban Sempat Jalani Operasi

Polres Tasikmalaya Selidiki Dugaan Penganiayaan Siswa SD, Korban Sempat Jalani Operasi

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:23 WIB

Tragis! Pikap vs Kendaraan Tak Dikenal di Tol Cipularang, Sopir dan Penumpang Tewas

Tragis! Pikap vs Kendaraan Tak Dikenal di Tol Cipularang, Sopir dan Penumpang Tewas

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:15 WIB

121 Hakim Kena Sanksi KY: Dari Suap, Selingkuh, Hingga Judi Online

121 Hakim Kena Sanksi KY: Dari Suap, Selingkuh, Hingga Judi Online

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:14 WIB

×