NTB.Suara.com - Timnas Indonesia sukses mengandaskan Turkmenistan dengan skor 2-0. Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong pun mendapat pujian karena kejeniusannya dalam menerapkan taktik melawan peringkat ke-138 FIFA tersebut.
Dalam laga FIFA Matchday yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/9), itu Timnas Indonesia mencetak gol pertama melalui penyerang Dendy Sulistyawan padamenit ke-19, dan Egy Maulana Vikri pada menit ke-91+1.
Pengamat sepak bola, Bung Binder mengatakan, pertahanan Indonesia cukup kuat. Akan tetapi, dia melihat pada babak pertama Turkemnisten memiliki intensitas serangan yang tinggi.
Pemain tengah Indonesia kerap kedodoran. Beberapa upaya menusuk pertahanan lawan kerap gagal.
Akan tetapi, Bung Binder menyebut bahwa coach Shin Tae-yong cukup cerdas dalam melihat kekurangan Timnas Indonesia saat menghadapi Turkmenistan yang memiliki peringkat FIFA lebih baik dari Indonesia. Indonesia berada pada peringkat ke-150.
"Saya melihat coach Shin Tae-yong sangat pintar untuk mengubah formasi di tengah pertandingan. Di sini kita bisa lihat kejeniusan dari coach Shin Tae-yong," jelasnya di kanal Youtube Bola Bung Binder, dikutip Sabtu (9/9/2023).
Dia menjelaskan, ketika Timnas Indonesia kesulitan membangun serangan dari formasi 3-4-3, menjadi 4-4-2 agar tidak kekurangan pemain.
Pada babak kedua, Shin Tae-yong pun melakukan banyak pergantian pemain. Ada lima pemain diganti. Di antaranya dengan memasukkan Egy Maulana Vikri dan Stefano Lilipaly.
Seusai laga, pelatih Shin Tae-yong sendiri mengakui dia sempat melakukan berubahan formasi di tengah laga.
Dikatakan, pada babak pertama dia menerapkan formasi 3-5-2 terhadap anak asuhnya. Dia hanya mengandalkan tiga pemain bek, yakni Alfendra Dewangga, Jordi Amat, dan Sandy Walsh.
Shin Tae-yong mendorong sang kapten, Asnawi Mangkualam ke tengah lapangan, sejajar dengan Marc Klok, Ricky Kambuaya dkk.
Akan tetapi, pada babak kedua, Shin Tae-yong mengubah formasi. Dia memperkuat pertahanan sekaligus tetapfokus melakukan serangan dengan formasi 4-5-1 .
Tidak berhenti di sana, Shin Tae-yong mengubah formasi lagi pada menit-menit akhir menjadi 3-4-3. Dia mengatakan, tim asuhannya menjalankan taktik ini dengan baik.
"Dari hasil itu kami akhirnya menang," kata coach STY dilansir dari laman PSSI.
Dia mengatakan, sebetulnya ada beberapa pemain inti Timnas Senior yang harus berada di Timnas Indonesia U-23. Sehingga, dia mengakui Timnas senioryang dia bawa tidak lengkap, selain ada juga yang cedera.