Sejarah Toyota Corona, Laris Manis Digenerasi Ketiga

Suara NTB

Jum'at, 15 September 2023 | 13:56 WIB
Sejarah Toyota Corona, Laris Manis Digenerasi Ketiga
Toyota Corona yang mampu menarik minat pasar Amerika. (Net)

NTB.suara.com - Toyota, salah satu produsen mobil terkemuka di dunia, telah mencetak sejarah panjang dalam industri otomotif. Nama-nama seperti Corolla, Camry, dan Crown mungkin sudah sangat akrab di telinga pecinta mobil. Namun, ada satu nama yang mungkin tidak sepopuler ketiga model tersebut, yaitu "Corona." 

Mobil sedan yang menjadi ikon mewah pada masanya dan menyisakan warisan yang tak terlupakan. Toyota memperkenalkan Toyota Corona pada tahun 1957, dengan nama aslinya "Toyopet Corona." Nama "Corona" sendiri berasal dari bahasa Latin yang berarti "mahkota." Toyota menggunakan nomenklatur ini untuk beberapa model sedan mereka, termasuk Corolla, Camry, dan Crown. Corona adalah salah satu model pertama yang mengusung konsep sedan dalam dunia otomotif Toyota.

Generasi pertama Toyota Corona, yang dikenal sebagai Toyopet Corona, hadir pada Juli 1957. Saat itu, taksi menjadi bisnis yang sangat populer di Jepang, dan Toyota melihat peluang ini dengan memperkenalkan Toyopet Corona. Mobil ini dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan pasar taksi dengan ukuran kompak dan mesin 1.000 cc.

Generasi kedua Toyota Corona muncul pada tahun 1960. Mobil ini memiliki desain yang lebih ramping dan proporsional, serta perubahan signifikan dalam hal suspensi belakang yang lebih nyaman. Pada generasi ini, Toyota memperkenalkan varian baru bernama Corona 1500 dengan mesin 1.500 cc yang bertenaga.

Pada tahun 1964, Toyota Corona meluncurkan generasi ketiga, yang menandai langkah besar dalam hal kemewahan dan popularitasnya. Generasi ini menjadi produk terlaris dalam waktu singkat, bahkan di luar Jepang, seperti di Amerika Serikat. Toyota Corona generasi ketiga menampilkan desain yang lebih mewah dan mapan.

Sedangkan Toyota Corona pertama kali tiba di Indonesia pada tahun 1971, setahun setelah generasi keempat Corona hadir di dunia. Corona versi Indonesia dilengkapi dengan mesin 1.600 cc 4 silinder segaris dan transmisi manual 4-speed. Corona versi lokal ini menjadi kendaraan yang populer di kalangan pejabat pemerintah dan manajer perusahaan besar.

Generasi kedua Corona masuk ke Indonesia pada tahun 1974. Masih dengan model sedan 4 pintu, Corona generasi ini menawarkan kenyamanan berkendara tanpa mengorbankan efisiensi bahan bakar. Corona versi lokal tetap menggunakan mesin 1.600 cc dengan transmisi manual 4-speed.

Generasi ketiga Corona tiba di Indonesia pada tahun 1979. Corona kini memiliki dimensi bodi yang lebih besar, lebih banyak taburan krom, dan sistem suspensi yang lebih nyaman. Corona masih mengandalkan mesin 2.000 cc dan transmisi manual 5-speed.

Pada tahun 1981, Toyota memperkenalkan Corona Mark II di Indonesia sebagai salah satu generasi keenam Corona. Corona Mark II menggunakan mesin 2.000 cc dan dianggap sebagai alternatif yang lebih mewah daripada Corona biasa. Kualitasnya hampir mendekati Toyota Crown.

baca juga

Setelah lebih dari dua dekade dengan penggerak roda belakang, Toyota Corona akhirnya beralih ke penggerak roda depan pada generasi keempatnya, yang tiba di Indonesia pada tahun 1984. Perubahan ini juga mengubah tampilan Corona secara signifikan.

Generasi kelima Corona di Indonesia, yang disebut Corona Twin Cam, menawarkan mesin twin cam dengan teknologi Dual Over Head Camshaft (DOHC) 16 katup yang disertai injeksi bahan bakar. Tersedia dua pilihan mesin, yaitu 1.600 cc dan 2.000 cc.

Generasi keenam Corona di Indonesia, yang dikenal dengan nama Corona Absolute, menjadi edisi terakhir Toyota Corona di tanah air. Mobil ini menawarkan dimensi yang lebih besar, ruang kabin yang luas, dan berbagai fitur kenyamanan.

Toyota Corona telah meninggalkan jejak yang kuat dalam sejarah otomotif Indonesia. Meskipun tidak lagi diproduksi dan digantikan oleh model lain, warisan dan kenangan akan Corona tetap hidup. Toyota Corona adalah salah satu mobil legendaris yang telah menyentuh hati banyak orang di masa lalu, dan ceritanya akan terus dikenang dalam dunia otomotif. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Corolla Altis Hybrid, Mewah dan Sporty Hemat Bahan Bakar

Corolla Altis Hybrid, Mewah dan Sporty Hemat Bahan Bakar

Ntb | Jum'at, 15 September 2023 | 13:44 WIB

Ternyata Ini Penyebab Toyota Corolla Lawas Langka Dipasaran

Ternyata Ini Penyebab Toyota Corolla Lawas Langka Dipasaran

Ntb | Kamis, 14 September 2023 | 17:08 WIB

Terkini

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:08 WIB

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:07 WIB

Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu

Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu

Malang | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:05 WIB

Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026

Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:05 WIB

Cara Mengatasi Pompa Air Bunyi Cetak-Cetek agar Tak Boros Listrik

Cara Mengatasi Pompa Air Bunyi Cetak-Cetek agar Tak Boros Listrik

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:00 WIB

UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total

UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:57 WIB

Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas

Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas

Kalbar | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:52 WIB

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama

Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama

Entertainment | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:46 WIB

Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya

Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:43 WIB