Bos Google: Dunia Tak Bisa Lari dari Mobil Nirawak

Liberty Jemadu

Rabu, 22 April 2015 | 17:51 WIB
Bos Google: Dunia Tak Bisa Lari dari Mobil Nirawak
Ini rupa mobil autokemudi Google yang diperkenalkan Selasa (27/5) [Google Inc].

Suara.com - Ray Kurzweil, seorang penemu, peramal masa depan, dan direktur engineering Google, mengatakan bahwa masa depan bisa dengan mudah diprediksi dan ia menegaskan bahwa teknologi mobil nirawak adalah keniscayaan dalam perjalanan sejarah dunia.

"Ada satu aspek dari masa depan yang bisa Anda prediksi dan antisipasi ketika perubahan terjadi," kata Kurzweil yang berbicara di arena konferensi industri otomotif dunia, SEA World Congress, yang digelar di Detroit, Amerika Serikat, dari 21 sampai 23 April.

"Biaya, performa, dan kapasitas teknologi informasi - bukan semua jenis teknologi - berjalan dalam sebuah pola yang bisa diprediksi," imbuh dia.

Kurzweil mengatakan bahwa terus turunnya harga komputer dan melesatnya pengetahuan manusia akan teknologi robotik (artificial intelligence), akan segera membuat teknologi autokemudi menjadi kenyataan.

"Teknologinya sudah terbukti bekerja, tak akan lama lagi," kata Kurzweil.

Meski demikian ia tak bisa mengatakan dengan pasti kapan mobil nirawak akan digunakan secara luas di dunia. Tetapi dia menekankan bahwa mobil nirawak akan secara signifikan mengurangi angka kecelakaan, memberikan waktu produktif lebih banyak bagi pemilik mobil, dan mengubah pola kepemilikan kendaraan.

"Mobil-mobil Google sudah nyaris meniti satu juta mil tanpa kecelakaan. Satu hari nanti sebuah mobil autokemudi mungkin akan menyebabkan kecelakaan dan itu akan jadi berita besar. Tetapi saat kita sekarang sedang bicara, beberapa orang tewas akibat manusia yang mengemudikan mobil," kata dia.

Kurzweil juga menegaskan bahwa mobil autokemudi akan membuat efisien ruang parkir dan mengurangi kemacetan, karena satu mobil bisa digunakan bersama secara bergantian oleh satu keluarga. Mobil bisa diparkir di rumah dan akan "dipanggil" saat diperlukan.

Selain itu, pola kepemilikan mobil juga akan berubah. Satu mobil akan digunakan oleh lebih dari satu orang, mirip dengan pola layanan taksi Uber yang sedang marak dewasa ini.

"Kita akan saling berbagi mobil. Menurut saya model ini akan terus berkembang ketika mobil autokemudi sudah banyak digunakan," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Chevrolet Pamerkan FNR Concept, Mobil Listrik Futuristik Nirawak

Chevrolet Pamerkan FNR Concept, Mobil Listrik Futuristik Nirawak

Otomotif | Rabu, 22 April 2015 | 10:55 WIB

Nissan Akan Luncurkan Mobil Autokemudi di Jepang pada 2016

Nissan Akan Luncurkan Mobil Autokemudi di Jepang pada 2016

Otomotif | Sabtu, 04 April 2015 | 06:16 WIB

Honda Mulai Uji Coba Teknologi Mobil Autokemudi di AS

Honda Mulai Uji Coba Teknologi Mobil Autokemudi di AS

Otomotif | Kamis, 02 April 2015 | 11:52 WIB

Mobil Nirawak Google Pakai Airbag di Luar

Mobil Nirawak Google Pakai Airbag di Luar

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2015 | 19:18 WIB

Bos Google Ingin Puteranya Tak Perlu Lagi Belajar Nyetir

Bos Google Ingin Puteranya Tak Perlu Lagi Belajar Nyetir

Otomotif | Kamis, 19 Maret 2015 | 16:20 WIB

CEO Tesla Motors: Di Masa Depan, Orang Dilarang Pegang Kemudi

CEO Tesla Motors: Di Masa Depan, Orang Dilarang Pegang Kemudi

Otomotif | Kamis, 19 Maret 2015 | 06:28 WIB

Alibaba dan SAIC Berambisi Produksi Mobil Autokemudi pada 2016

Alibaba dan SAIC Berambisi Produksi Mobil Autokemudi pada 2016

Otomotif | Rabu, 18 Maret 2015 | 15:26 WIB

New Audi A8 Dijual pada 2017, Sudah Berteknologi Autokemudi

New Audi A8 Dijual pada 2017, Sudah Berteknologi Autokemudi

Otomotif | Selasa, 17 Maret 2015 | 19:20 WIB

Baidu Ikut Kembangkan Mobil Autokemudi

Baidu Ikut Kembangkan Mobil Autokemudi

Otomotif | Jum'at, 13 Maret 2015 | 05:31 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×