Honda Mulai Uji Coba Teknologi Mobil Autokemudi di AS

Liberty Jemadu

Kamis, 02 April 2015 | 11:52 WIB
Honda Mulai Uji Coba Teknologi Mobil Autokemudi di AS
Ilustrasi logo merek mobil Honda. (Shutterstock)

Suara.com - Seperti tak mau ketinggalan dari produsem mobil dunia lainnya, Honda Motor Co, pada Selasa (31/3/2015) mengumumkan akan mulai menguji mobil autokemudinya di sebuah kompleks bekas fasilitas angkatan laut Amerika Serikat di San Francisco.

Honda, yang memiliki pusat riset di California, AS itu memilih Concord Naval Weapons Station sebagai tempat uji coba karena lokasi tersebut cukup luas dan mempunyai beragam tipe jalanan, terowongan, dan rel kereta api yang mirip dengan kondisi jalanan di perkotaan.

"Pangkalan angkatan laut ini adalah lingkungan yang bisa dimodifikasi sehingga mirip dengan kondisi lingkungan yang akan ditempuh oleh mobil autokemudi, terutama wilayah urban," kata Pau Cummings, manajer proyek mobil autokemudi Honda.

Sebelumnya kompleks itu sudah digunakan oleh Mercedes Benz, yang pada Oktober 2014 mengumumkan rencananya untuk menguji mobil autokemudi.

Honda, yang tak banyak mengumbar perkembangan teknologi autokemudinya, sebenarnya sudah memasang teknologi pengendali mobil otomatis pada beberapa varian Acura, merek mobil premium Honda. Teknologi itu bisa membuat kemudi mobil secara otomatis menjaga agar mobil tidak berpindah lajur secara serampangan.

Pada konferensi mobil berkoneksi internet tahun lalu di Detroit Honda juga memamerkan sebuah mobil purwarupa yang bisa beropeasi di jalan raya dan mengikuti dinamika lalu lintas tanpa bantuan pengemudi.

Honda juga punya teknologi "virtual tow" atau derek virtual. Dengan teknologi itu sebuah mobil bisa memandu mobil lain yang tidak berpengemudi di jalan raya, mirip seperti kerja mobil derek meski tanpa bantuan alat lain seperti tali. (Automotive News)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mobil Nirawak Google Pakai Airbag di Luar

Mobil Nirawak Google Pakai Airbag di Luar

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2015 | 19:18 WIB

Honda Lengkapi Odyssey dengan Dua Fitur Baru

Honda Lengkapi Odyssey dengan Dua Fitur Baru

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2015 | 16:35 WIB

Bos Google Ingin Puteranya Tak Perlu Lagi Belajar Nyetir

Bos Google Ingin Puteranya Tak Perlu Lagi Belajar Nyetir

Otomotif | Kamis, 19 Maret 2015 | 16:20 WIB

CEO Tesla Motors: Di Masa Depan, Orang Dilarang Pegang Kemudi

CEO Tesla Motors: Di Masa Depan, Orang Dilarang Pegang Kemudi

Otomotif | Kamis, 19 Maret 2015 | 06:28 WIB

Alibaba dan SAIC Berambisi Produksi Mobil Autokemudi pada 2016

Alibaba dan SAIC Berambisi Produksi Mobil Autokemudi pada 2016

Otomotif | Rabu, 18 Maret 2015 | 15:26 WIB

New Audi A8 Dijual pada 2017, Sudah Berteknologi Autokemudi

New Audi A8 Dijual pada 2017, Sudah Berteknologi Autokemudi

Otomotif | Selasa, 17 Maret 2015 | 19:20 WIB

Mobil Audi Ini Akan Tempuh Perjalanan Terjauh Tanpa Sopir

Mobil Audi Ini Akan Tempuh Perjalanan Terjauh Tanpa Sopir

Otomotif | Senin, 16 Maret 2015 | 17:49 WIB

Baidu Ikut Kembangkan Mobil Autokemudi

Baidu Ikut Kembangkan Mobil Autokemudi

Otomotif | Jum'at, 13 Maret 2015 | 05:31 WIB

Bos Fiat: Google dan Apple Bisa Ganggu Industri Otomotif

Bos Fiat: Google dan Apple Bisa Ganggu Industri Otomotif

Otomotif | Kamis, 05 Maret 2015 | 14:09 WIB

Mobil Autokemudi Volvo Akan Mengaspal pada 2017

Mobil Autokemudi Volvo Akan Mengaspal pada 2017

Otomotif | Jum'at, 20 Februari 2015 | 16:07 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×