Bangun Pabrik Baru, Suzuki Diharapkan Serap SDM Lokal

Liberty Jemadu | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Sabtu, 30 Mei 2015 | 00:08 WIB
Bangun Pabrik Baru, Suzuki Diharapkan Serap SDM Lokal
Suzuki meluncurkan varian baru Karimun, yaitu Wagon R GS di IIMS 2014, Jakarta Kamis (18/9) [Suara.com].

Suara.com - Menteri Perdagangan Rachmat Gobel menegaskan pemerintah berkomitmen mendorong swasta nasional melalui penciptaan iklim usaha dan investasi yang kondusif bagi tumbuh kembangnya perekonomian nasional.

Industri otomotif memiliki potensi yang besar dalam menyumbang neraca perdagangan dengan lebih meningkatkan ekspor, demikian kata Gobel saat menghadiri pembukaan pabrik baru Suzuki di Kawasan Industri Cikarang, Jawa Barat, Jumat (29/5/2015).

"Industri otomotif Indonesia memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan menjadi salah satu penyokong kekuatan Indonesia di kancah ekonomi global. Oleh sebab itu, kami terus mendorong industri otomotif dalam negeri untuk menciptakan iklim investasi yang berorientasi pada ekspor," kata Gobel.

Gobel yakin industri otomotif dalam negeri mampu menembus pasar global. Alasannya karena Indonesia kaya akan sumber daya manusia yang terampil. Selain itu, Indonesia juga didukung industri komponen  kendaraan bermotor.

Senada dengan Gobel, Direktur Jenderal Industri Logam Kementerian Perindustrian, Putu Surya Wiryawan berpesan kepad Suzuki untuk turut serta memperhatikan para pemasok komponen lokal.

"Kami tidak bisa memproteksi dengan banyaknya perusahaan otomotif yang masuk ke Indonesia, makanya kami menitipkan Suzuki untuk memperhatikan pemasok lokal, karena Kemenperin hanya membina," kata Putu.

Selain itu, lanjut Putu, Suzuki diharapkan menyerap tenaga kerja lokal. Pasalnya selama ini masih banyak industri yang belum menyerap SDM lokal secara maksimal.

"Jadi pemerintah berpesan agar Suzuki mau menyerap SDM lokal untuk masuk dalam pengembangan industri otomotif. Karena banyak SDM kita yang mumpuni tapi masih belum terserap," jelasnya.

Putu berharap, dengan adanya pabrik Suzuki baru di Indonesia, dapat membangun otomotif nasional dan menumbuhkan daya saing yang kuat di mata International dan terus meningkatkan ekspornya hingga 50 persen di kawasan ASEAN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pabrik Baru Suzuki Akan Fokus Produksi Mobil untuk Ekspor

Pabrik Baru Suzuki Akan Fokus Produksi Mobil untuk Ekspor

News | Jum'at, 29 Mei 2015 | 17:11 WIB

Resmikan Pabrik Baru, Suzuki Jadikan Indonesia Basis Produksi

Resmikan Pabrik Baru, Suzuki Jadikan Indonesia Basis Produksi

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2015 | 14:55 WIB

Mendag Rachmat Gobel Anggap Isu Reshhuffle Angin Lewat

Mendag Rachmat Gobel Anggap Isu Reshhuffle Angin Lewat

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 20:02 WIB

Ekspor Lesu, Rachmat Gobel akan Ketemu Mendag Afrika Selatan

Ekspor Lesu, Rachmat Gobel akan Ketemu Mendag Afrika Selatan

Bisnis | Senin, 18 Mei 2015 | 16:09 WIB

Kinerja Ekonomi-Politik Kabinet Kerja

Kinerja Ekonomi-Politik Kabinet Kerja

Foto | Sabtu, 16 Mei 2015 | 13:30 WIB

Sistem Pengapian Cacat, Suzuki Recall 2 Juta Unit di Dunia

Sistem Pengapian Cacat, Suzuki Recall 2 Juta Unit di Dunia

Otomotif | Kamis, 23 April 2015 | 11:24 WIB

Berlakukan Sistem Kartel, Negara ASEAN Stabilkan Harga Karet

Berlakukan Sistem Kartel, Negara ASEAN Stabilkan Harga Karet

Bisnis | Rabu, 22 April 2015 | 12:45 WIB

Terkini

Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?

Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:54 WIB

Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?

Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:05 WIB

Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026

Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:50 WIB

Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang

Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:43 WIB

CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif

CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:44 WIB

Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat

Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:28 WIB

Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125

Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:42 WIB

Ekspor Timur Tengah Terdampak, Toyota Bikin 3 Pabrik di India

Ekspor Timur Tengah Terdampak, Toyota Bikin 3 Pabrik di India

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:25 WIB

Cuma Segelintir, Ini Deretan Mobil Listrik dengan Baterai Nikel di Indonesia

Cuma Segelintir, Ini Deretan Mobil Listrik dengan Baterai Nikel di Indonesia

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 06:39 WIB

Motor Listrik Lucu Yamaha Kini Tebar Pesona, Berapa Harganya?

Motor Listrik Lucu Yamaha Kini Tebar Pesona, Berapa Harganya?

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 06:00 WIB