Sistem Pengapian Cacat, Suzuki Recall 2 Juta Unit di Dunia

Kamis, 23 April 2015 | 11:24 WIB
Sistem Pengapian Cacat, Suzuki Recall 2 Juta Unit di Dunia
Ilustrasi mobil Suzuki. [Shutterstock]

Suara.com - Suzuki menarik kembali atau recall 2 juta unit kendaraannya di seluruh dunia, termasuk sedan Chevrolet Cruze yang diproduksi untuk General Motors.

Penarikan kembali kendaraan ini terkait dengan adanya kerusakan pada sistem pengapian atau ignition system pada mobil di pasar Jepang, Eropa dan Australia.

Sebagian besar kendaraan yang direcall adalah kendaraan yang beredar di Jepang.

Suzuki menarik sekitar 1.873.000 unit kendaraan di kampung halamannya sendiri. Kendaraan yang direcall di Jepang yakni beberapa kendaraan kecil atau kei car untuk Mazda, yakni Carol dan AZ-Wagon, dan kendaraannya sendiri yakni Wagon R dan Swift.

Kendaraan yang mengalami masalah adalah mobil yang diproduksi pada tahun 1998 hingga 2009.

Seperti dilansir Autoblog, Suzuki belum menerima laporan soal kecelakaan atau korban luka akibat kesalahan pada sistem pengapian ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI