Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Berlakukan Sistem Kartel, Negara ASEAN Stabilkan Harga Karet

Laban Laisila | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 22 April 2015 | 12:45 WIB
Berlakukan Sistem Kartel, Negara ASEAN Stabilkan Harga Karet
Ilustrasi perkebunan karet. [Shutterstock]

Suara.com - Indonesia bersama beberapa negara produsen karet di Asia Tenggara, seperti Malaysia dan Thailand bersepakat untuk mempererat hubungan dagang masuk ke dalam International Tripartite Rubber Council (ITRC).

ITRC nantinya akan dijadikan sebagai wadah bagi negara-negara anggota untuk mengatur harga dan pasokan karet dunia.

Menteri Perdagangan Rachmat Gobel mengatakan, dengan adanya ITRC harga komoditas karet dunia akan lebih jelas dan stabil.

"Selama ini harga karet sering melemah dan penyelesaian masalah pelemahannya selalu terlambat. Jadi dengan adanya ITRC harga karet lebih terjamin dan pasokannya terjaga. Tapi ingat ini bukan konsorsium ya," kata Rachmat, Rabu (22/4/2015), di Jakarta.

Selain itu, lanjut Rachmat, Kementerian Perdagangan juga akan melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan harga jual karet dan meningkatkan serapan karet alam di dalam negeri dan dikelola sendiri oleh Indonesia.

Hal Ini mengingat dari total produksi yang mencapai 3,1 juta ton per tahun, serapan karet domestik hanya berkisar 18 persen yang sedianya dimanfaatkan oleh industri lokal.

Pemerintah pun berupaya meningkatkan penyerapan karet alam sebesar 100 ribu ton per tahun yang akan direalisasikan pada tahun ini.

Dengan begitu, total penyerapan karet alam domestik minimal mencapai 700 ribu ton.

"Salah satu caranya bisa dengan mengurangi ekspor bahan mentah. Kan sudah dilarang, jadi kalau mau ekspor harus berupa barang jadi. Ini juga untuk membuktikan bahwa Indonesia juga mampu memproduksi sendiri," jelasnya.

Selain Malaysia dan Thailand, Vietnam yang sebelumnya belum menjadi anggota ITRC pun telah bersedia untuk bergabung di forum tersebut.

 Menteri Pertanian Vietnam Cao Duc Phat diketahui telah menyepakati usulan untuk bekerjasama dalam ITRC.

"Kemarin pas WEF saya jelaskan banyak tentang karet, ternyata Vietnam tertarik untuk bergabung, ini suatu keuntungan besar untuk semua pihak," kata Rachmat Gobel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Miras di Indonesia Lebih Murah Ketimbang Singapura dan Malaysia

Miras di Indonesia Lebih Murah Ketimbang Singapura dan Malaysia

Bisnis | Kamis, 16 April 2015 | 17:32 WIB

Disoraki Pengusaha, Gobel Tetap Larang Jual Miras

Disoraki Pengusaha, Gobel Tetap Larang Jual Miras

Bisnis | Kamis, 16 April 2015 | 16:27 WIB

Kartel Narkoba Danai Pesta Seks Polisi Amerika

Kartel Narkoba Danai Pesta Seks Polisi Amerika

News | Jum'at, 27 Maret 2015 | 15:34 WIB

Perdagangan Februari Surplus

Perdagangan Februari Surplus

Foto | Selasa, 17 Maret 2015 | 17:29 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB