Jual Beli Kendaraan Online Tumbuh 17 Persen

Ardi Mandiri | Suara.com

Rabu, 15 Juli 2015 | 02:16 WIB
Jual Beli Kendaraan Online Tumbuh 17 Persen
Ilustrasi mobil (Shutterstock).

Suara.com - Jual beli kendaraan secara online atau dalam jaringan/daring di negara-negara berkembang melalui aplikasi Carmudi menarik 6,4 juta pengunjung per bulan pada kuarter kedua 2015, tumbuh 17,6 persen dari kuarter pertama.

Managing Director Carmudi Indonesia Wouter van der Kolk melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (14/7/2015), mengatakan dari Q1 dan Q2, pengunjung Carmudi Indonesia mengalami peningkatan pengunjung sebesar 26 persen. Lonjakan pengunjung tersebut, sebesar 57 persen melalui perangkat pintar.

Kunjungan melalui perangkat pintar pada Mei 2015, mencapai angka tiga juta kunjungan, meningkat 35 persen dari Januari 2015.

Dengan dirilisnya aplikasi Carmudi iOS pada akhir Februari lalu, ujar dia, jumlah kunjungan melalui aplikasi iOS meningkat hingga 150 ribu kunjungan per bulan. Kunjungan tersebut, terbesar dari Vietnam, Nigeria, dan Bangladesh.

Selain meluncurkan aplikasi berbasis iOS dan telah melewati dua juta listing, Carmudi juga mendapatkan pendanaan sebesar 25 juta dolar AS untuk usahanya di 20 negara.

Kolk menuturkan peningkatan kunjungan terjadi karena aplikasi Carmudi didesain dapat beroperasi meskipun dengan koneksi internet paling lambat serta tetap menampilkan data-data penting yang paling dibutuhkan pengunjung aplikasi.

Dalam enam bulan terakhir, ujar dia, jumlah listing tumbuh pesat hingga 116,6 persen, terutama di Indonesia, Pakistan, Uni Emirat Arab, Meksiko dan Nigeria.

Carmudi diluncurkan akhir 2013 dan kini beroperasi di 20 negara berkembang yang tersebar di Asia, Afrika, Timur Tengah, dan Amerika Latin dan kini telah menjadi pemimpin pasar di Bangladesh, Myanmar, dan Filipina.

"Sejauh ini, tahun 2015 merupakan tahun yang sangat baik untuk Carmudi dan kami akan terus memberikan pengalaman terbaik jual beli kendaraan secara online kepada masyarakat dan kami sangat berkomitmen untuk menjadi nomor satu di industri ini", kata Kolk.

Sementara itu, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pasar otomotif nasional menyusut 15,3 persen selama paruh pertama 2015 setelah hanya menorehkan angka penjualan mobil 525.458 unit.

Hampir semua penjualan tipe kendaraan roda empat merosot, kecuali mobil berpenggerak empat roda (4x4) yang biasanya berjenis kendaraan sport atau sport utility vehicle (SUV). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Industri Komponen Otomotif Juga Sulit Bertahan di Pasar Purnajual

Industri Komponen Otomotif Juga Sulit Bertahan di Pasar Purnajual

Otomotif | Senin, 06 Juli 2015 | 23:12 WIB

33 Persen Industri Komponen Otomotif 'Tiarap'

33 Persen Industri Komponen Otomotif 'Tiarap'

Otomotif | Senin, 06 Juli 2015 | 19:16 WIB

Otomotif, Jadi Industri Prioritas Kemenperin

Otomotif, Jadi Industri Prioritas Kemenperin

Otomotif | Senin, 06 Juli 2015 | 19:06 WIB

Terkini

Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara

Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:25 WIB

Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi

Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:18 WIB

Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya

Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:20 WIB

KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional

KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:42 WIB

Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?

Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:24 WIB

Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan

Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:58 WIB

Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun

Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB

Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel

Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:10 WIB

Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri

Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:01 WIB

Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?

Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:54 WIB