Array

Perekonomian Melambat, Pasar Mobil Niaga Paling Menderita

Liberty Jemadu Suara.Com
Jum'at, 21 Agustus 2015 | 11:51 WIB
Perekonomian Melambat, Pasar Mobil Niaga Paling Menderita
Merek-merek mobil niaga di pameran GIIAS 2015 di BSD City, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (20/8) [Suara.com/Liberty Jemadu].

Suara.com - Pasar mobil-mobil niaga paling menderita akibat melambatnya pertumbuhan perekonomian di Tanah Air. Segmen mobil-mobil niaga turun 30 persen di semester pertama 2015 akibat perekonomian yang tak kunjung bangkit, demikian dikatakan sejumlah merek mobil niaga di arena Gaikindo Indonesia International Motor Show 2015.

Para produsen mobil-mobil niaga mengatakan bahwa turunnya daya beli masyarakat, dunia bisnis yang sedang lesu, dan ditambah dengan harga komoditas ekspor yang tak kunjung naik sejak 2012 telah menyebabkan penjualan truk, pick up, dan mobil niaga lainnya berkurang.

"Di kondisi sulit, yang kena pertama adalah mobil niaga. Tetapi saat kondisi baik, yang paling cepat naik juga segmen niaga," kata Santiko Wardoyo, Direktur Sales dan Promosi Hino Motor Sales Indonesia, saat ditemui di arena Gaikindo Indonesia International Auto Show yang digelar di BSD City, Banten, Kamis (20/8/2015).

Hal yang sama dikatakan oleh Rizwan Alamsjah, Direktur Marketing Eksekutif Krama Yudha Tiga Berlian, perusahaan yang memegang merek Mitsubishi Fuso di Tanah Air.

"Gonjang-ganjing ekonomi teleh memukul pasar mobil niaga. Kini pertumbuhan ekonomi kita diperkirakan hanya sekitar 4,6 persen," kata saat ditemui terpisah di arena yang sama.

Rizwan yang juga Ketua IV Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) itu mengatakan bahwa selain turun sebesar 30 persen di semester pertama 2015, pasar mobil niaga juga tak akan bertumbuh sampai akhir tahun.

"Gaikindo sudah merevisi target menjadi hanya sejuta unit mobil di 2015. Sementara untuk mobil niaga, kami memperkirakan tak akan naik, tetapi sekitar 200.000 unit seperti pada tahun lalu," jelas dia.

Ia pesimistis bahwa pasar mobil niaga akan bisa bangkit kembali di empat bulan yang tersisa dari 2015.

"Waktunya terlalu sempit," tegas dia.

Sementara menurut Santiko paling banter di 2015 pasar mobil niaga akan naik lima persen. Pasar, kata dia, baru tumbuh kembali di awal 2016.

"Kenaikan baru nyata terlihat pada 2016," kata Santiko.

Meski demikian Santiko dan Rizwan juga sepakat bahwa yang terpenting bagi perusahaan saat ini adalah mempertahankan dan menjaga pangsa pasar masing-masing di pasar mobil niaga.

"Meski penjualan turun, tetapi kami tetap bisa memperluas pangsa pasar. Dari hanya 46 persen di awal tahun, kini kami sudah menguasai 47,5 persen pasar mobil niaga. Kami unggul di segmen light truck dengan Colt Diesel," jelas Rizwan.

Adapun Santiko mengatakan kini Hino menguasai segmen mixer yang mencapai 80 persen dan bus yang berkisar 70 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI