- Kia Picanto Cosmo bekas: City car irit BBM, bukan LCGC, harga di bawah 60 juta.
- Mesin 4 silinder halus & andal, minim getaran, biaya perawatan terjangkau.
- Kualitas rakitan solid, desain timeless, lincah di perkotaan, namun perlu perhatikan stabilitas kecepatan tinggi.
Suara.com - Mencari mobil perkotaan (city car) untuk mobilitas harian dengan budget terbatas memang seringkali bikin pusing. Pilihan yang ada biasanya hanya berkisar pada mobil bekas LCGC (Low Cost Green Car) yang harganya kadang masih di luar jangkauan, atau mobil generasi lama yang rentan membutuhkan biaya perawatan ekstra.
Namun, jika Anda jeli melihat peluang di bursa mobil bekas, ada satu kandidat asal Korea Selatan yang menawarkan nilai lebih dengan harga sangat menggoda. Kia Picanto Cosmo tahun 2010-2011 kini bisa ditebus dengan banderol setara motor matic premium.
Desainnya yang terbilang timeless dan tidak mainstream membuat mobil ini tetap terlihat stylish saat melintas di jalanan kota. Tentunya ini menjadi nilai tambah tersendiri di tengah dominasi model-model lain.
Bukan Sekadar Irit: Menang di Kualitas Rakitan
Menariknya, meskipun konsumsi bahan bakar minyak (BBM) irit dan ukurannya ringkas, Kia Picanto Cosmo diproduksi sebelum regulasi LCGC bergulir di Indonesia.
Status sebagai mobil non-LCGC ini membawa keuntungan.
Kualitas material interior dan kepresisian perakitannya dinilai lebih solid dan kedap jika dibandingkan dengan mobil-mobil LCGC sekelasnya. Ini menjadikan Picanto sebagai opsi yang lebih premium meski harganya kini terjangkau.
Rahasia Kenyamanan: Mesin 4 Silinder Halus & Andal
Nilai jual paling kuat dari Kia Picanto Cosmo terletak pada performa mesinnya. Di saat banyak city car modern mengandalkan mesin 3-silinder yang bergetar, Picanto Cosmo hadir berbeda.
Mobil ini dibekali mesin 1.100 cc, 4-silinder. Penggunaan empat silinder membuat mesin bekerja jauh lebih seimbang dan halus saat diam maupun digeber.
Mesinnya terkenal sangat andal dan bandel, menjadikannya pilihan ekonomis untuk kendaraan harian. Biaya penggantian suku cadang pun relatif terjangkau.
![Ilustrasi Kia Picanto. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2017/10/22/62127-kia-picanto.jpg)
Lincah Bagai Kutu Air, Parkir Jadi Mudah
Label "imut" pada judul bukanlah tanpa alasan. Dimensinya yang super mini menjadi senjata ampuh untuk bermanuver dan meliuk di tengah kemacetan. Radius putar yang kecil juga mempermudah urusan mencari celah parkir.
Lebih dari sekadar lincah, mobil ini menawarkan nuansa fun to drive. Karakter suspensinya yang medium soft nyaman meredam berbagai kontur jalanan perkotaan.
Sisi Lain yang Perlu Dipertimbangkan
Di balik kelebihannya, ada beberapa kompromi desain yang perlu Anda ketahui. Mengutip dari berbagai ulasan otomotif, seperti yang kerap dibahas di [kanal otomotif terpercaya], ada beberapa poin krusial:
- Stabilitas Kecepatan Tinggi Terbatas: Dimensi mungil dan suspensi medium soft membuat mobil ini terasa kurang stabil saat dipacu di atas 80 km/jam di jalan tol. Ia cenderung terasa sedikit melayang.
- Ruang Kabin Belakang Cukup Sempit: Dimensi compact memang mengorbankan kelegaan kabin belakang. Ruang kaki dan kepala untuk penumpang belakang akan terasa terbatas, terutama jika dibandingkan mobil yang lebih besar.
Bagi Anda yang membutuhkan kendaraan pertama untuk aktivitas dalam kota, Kia Picanto Cosmo di rentang harga Rp45 juta hingga Rp60 jutaan adalah pilihan cerdas.
Anda mendapatkan city car dengan kualitas rakitan yang baik, mesin 4-silinder halus, dan biaya operasional yang tidak memberatkan.