Ilmuwan Cina Bikin Mobil yang Bisa Dikemudikan Langsung oleh Otak

Liberty Jemadu | Suara.com

Rabu, 09 Desember 2015 | 19:24 WIB
Ilmuwan Cina Bikin Mobil yang Bisa Dikemudikan Langsung oleh Otak
Ilustrasi otak dan mesin (Shutterstock).

Suara.com - Mobil pertama di Cina yang bisa dikendalikan atau dikemudikan hanya dengan pikiran telah dioperasikan di Tianjin oleh para penelitinya, demikian dikabarkan Reuters, Senin (7/12/2015).

Sejumlah ilmuwan dari Universitas Nankai, di Tiajin, Cina menghabiskan waktu dua tahun untuk mewujudkan sistem kemudi yang memanfaatkan kekuatan pikiran. Dengan kata lain, sistem kemudi ini sama sekali tak butuh tangan dan kaki Anda untuk mengendalikan setir, pedal gas, rem, atau kopling.

Pikiran pengemudinya akan mengendalikan gerak dan manuver mobil melalui sebuah perangkat yang dipasang ke kepala dan memancarkan sinyal otak langsung ke sistem komputer otak. Sinyal dikirim dan diterima dengan teknologi nirkabel.

Zhang Zhao, salah satu ilmuwan di balik teknologi itu, mengatakan perangkat yang digunakan dalam sistem itu dibekali dengan 16 sensor yang merekam sinyal EEG (electroencephalogram) dari otak pengemudi. Mereka mengembangkan sebuah program komputer yang bisa memilih sinyal yang relevan dan menerjemahkannya untuk bisa mengendalikan mobil.

"Sinyal EEG pengemudi dipilih oleh perangkat ini dan dikirim secara nirkabel ke komputer. Selanjutnya komputer akan memproses sinyal itu untuk memilah dan memahami arahan pengemudi, lalu menerjemahkannya untuk kepentingan pusat kendali mobil," jelas Zhang.

"Inti dari seluruh alur ini adalah pemrosesan sinyal EEG, yang dilakukan oleh komputer," tegas Zhang.

Duan Feng, pemimpin proyek ini, menekankan bahwa teknologi ini bertujuan untuk melayani manusia. Ia yakin teknologi ini bisa digunakan bersamaan dengan sistem kemudi nirawak yang sedang dikembangkan oleh Google.

"Pengembangan mobil nirawak memberi banyak manfaat bagi kami, karena kami bisa memahami lebih baik fungsi-fungsi yang berhubungan dengan sistem kemudi yang dikendalikan otak," kata Duan.

"Pada akhirnya semua mobil, baik yang berawak maupun nirawak, dan mesin bertujuan untuk melayani manusia. Proyek kami sendiri bertujuan untuk membuat mobil bisa memahami kehendak manusia," lanjut Duan.

Menurut Duan inspirasi dari sistem baru ini diperoleh dari kemauan untuk menolong kelompok masyarakat cacat, yang tak bisa mengemudikan mobil.

Adapun sistem yang dikembangkan Duan dkk baru bisa menggerakan mobil pada lintasan lurus. Dengan teknologi itu pengemudi bisa menggerakan mobil ke depan, ke belakang, dan berhenti. Karenanya belum ada rencana untuk memasang sistem ini pada mobil yang diproduksi massal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Steve Jobs Sudah Bayangkan Apple Produksi Mobil di 2008

Steve Jobs Sudah Bayangkan Apple Produksi Mobil di 2008

Otomotif | Kamis, 05 November 2015 | 06:13 WIB

Terkini

6 Motor Murah Irit Bandel Bisa Dipakai Sejak Jadi Pelajar hingga Menjadi Mahasiswa

6 Motor Murah Irit Bandel Bisa Dipakai Sejak Jadi Pelajar hingga Menjadi Mahasiswa

Otomotif | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:50 WIB

Suzuki Jimny Versi Listrik Mulai Kepergok Lakukan Uji Jalan di Medan Berat

Suzuki Jimny Versi Listrik Mulai Kepergok Lakukan Uji Jalan di Medan Berat

Otomotif | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:35 WIB

Jagoan Eropa Hadir untuk Hadang CB150R, Vixion dan MT-15: Harganya Pukul Telak Rival

Jagoan Eropa Hadir untuk Hadang CB150R, Vixion dan MT-15: Harganya Pukul Telak Rival

Otomotif | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:30 WIB

5 Mobil yang Nggak Bikin Orang Tua Tekor: Irit, Pajak Murah, Pas untuk Anak Muda dan Mahasiswa

5 Mobil yang Nggak Bikin Orang Tua Tekor: Irit, Pajak Murah, Pas untuk Anak Muda dan Mahasiswa

Otomotif | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:15 WIB

Terpopuler: Kompetitor Beringas Siap Libas R15, Motor Listrik BGN Jadi Sorotan

Terpopuler: Kompetitor Beringas Siap Libas R15, Motor Listrik BGN Jadi Sorotan

Otomotif | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:45 WIB

Viral Wuling Binguo Hangus Terbakar saat Sedang Parkir

Viral Wuling Binguo Hangus Terbakar saat Sedang Parkir

Otomotif | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:48 WIB

Krisis Keuangan Nissan Picu PHK Massal Hingga Potensi Serahkan Jalur Produksi ke Brand China

Krisis Keuangan Nissan Picu PHK Massal Hingga Potensi Serahkan Jalur Produksi ke Brand China

Otomotif | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:02 WIB

4 Pilihan Motor Listrik Honda Mei 2026, Jawab Masalah Harga BBM yang Makin Meroket

4 Pilihan Motor Listrik Honda Mei 2026, Jawab Masalah Harga BBM yang Makin Meroket

Otomotif | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:34 WIB

Imut tapi Gesit: City Car Irit BBM Rakitan Korea Kini Cuma 50 Jutaan, Pas Buat Emak-emak

Imut tapi Gesit: City Car Irit BBM Rakitan Korea Kini Cuma 50 Jutaan, Pas Buat Emak-emak

Otomotif | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:00 WIB

Servis Mobil Pakai Oli TOP 1 Kini Bisa Dapat Poin GarudaMiles Gratis

Servis Mobil Pakai Oli TOP 1 Kini Bisa Dapat Poin GarudaMiles Gratis

Otomotif | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:27 WIB