Kenali Penyakit Mobil Anda dari Asap Knalpot

Suwarjono, Insan Akbar Krisnamusi

Jum'at, 15 Juli 2016 | 19:12 WIB
Kenali Penyakit Mobil Anda dari Asap Knalpot
Polusi

Suara.com - Seperti manusia, mobil juga mengeluarkan gejala-gejala saat sedang 'sakit'.  Salah satu pertanda kendaraan sedang bermasalah dan harus dibawa ke bengkel adalah kepulan asap knalpot.

Saat knalpot mobil mengeluarkan kepulan asap berlebihan, artinya roda empat tersebut memiliki problem teknis yang mesti diperiksa. Kepulan asap, bahkan untuk mobil bermesin diesel, harus diwaspadai.

Ada empat warna kepulan asap knalpot yaitu putih, abu-abu, kebiruan, dan hitam. Keempatnya, berdasarkan keterangan Auto Evolution pada Jumat (15/7/206), mengindikasikan masalah di area yang berbeda-beda.

Asap putih menandakan mesin menyalurkan air ke saluran pembuangan. Isu ini bisa bersumber dari paking kepala silinder sehingga komponen ini mesti diperiksa.

Asap putih pada mobil dengan mesin diesel bisa juga mengindikasikan masalah pada pengaturan tempo saluran injeksi bahan bakar, selain paking kepala silinder.

Diagnosa untuk asap knalpot kebiruan tergolong mudah. Arti warna ini adalah mesin menyerap oli. Bau yang khas biasanya juga tercium dari asap knalpot.

Jika asap kebiruan keluar saat sedang berakselerasi atau setelah menyalakan mesin, tandanya ring-ring piston wajib diganti. Perbaikannya akan cukup memakan biaya banyak, tapi jika dibiarkan uang yang keluar akan lebih banyak lagi.

Asap abu-abu bisa jadi 'kode' untuk beberapa potensi masalah. Bisa dari katup PVC (Positive Crankcase Ventilation) sampai kegagalan kerja kepala silinder.

Pasalnya, asap abu-abu ini dapat terjadi karena hal-hal seperti mesin yang membakar oli atau bocornya cairan coolant ke ruang bakar.

Satu tindakan yang dapat dilakukan ialah memeriksa tangki cairan coolant saat mesin dingin. Jika ada tanda kebocoran, kepala silinder perlu diperbaiki.

Adapun asap hitam pada mobil bermesin bensin menandakan mesin perlunya tune-up pada mesin. Pada mesin diesel, asap hitam bisa terpicu oleh jelaga yang timbul dari proses pembakaran.

Lakukanlah pengecekan warna asap dengan menggunakan kaca spion atau dengan meminta teman Anda melihat dari belakang. Jika salah satu dari keempat warna di atas timbul, segeralah temui mekanik sebelum masalah menjadi lebih besar.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pabrikan Cina Bikin Mobil Bertenaga Surya

Pabrikan Cina Bikin Mobil Bertenaga Surya

Otomotif | Sabtu, 09 Juli 2016 | 19:15 WIB

Jepang Curi Start Keluarkan Izin Mobil Tanpa Kaca Spion

Jepang Curi Start Keluarkan Izin Mobil Tanpa Kaca Spion

Otomotif | Selasa, 05 Juli 2016 | 15:01 WIB

Kredit Macet Menggulung Pasar Mobil Komersial

Kredit Macet Menggulung Pasar Mobil Komersial

Otomotif | Sabtu, 02 Juli 2016 | 11:53 WIB

Kia Carens 'Nyerah' Lawan Toyota Innova dan Honda Freed

Kia Carens 'Nyerah' Lawan Toyota Innova dan Honda Freed

Otomotif | Selasa, 28 Juni 2016 | 15:23 WIB

Ketahui "Load Index" Ban Sebelum Mudik

Ketahui "Load Index" Ban Sebelum Mudik

Otomotif | Selasa, 28 Juni 2016 | 13:56 WIB

Terkini

Toyota: Industri Otomotif Tahan Banting, Tapi Arah Kebijakan Pemerintah Harus Jelas

Toyota: Industri Otomotif Tahan Banting, Tapi Arah Kebijakan Pemerintah Harus Jelas

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 20:54 WIB

Melesat dari Posisi Buncit, Aksi Beringas Pembalap Valrossi Bawa CRF250R di Kejurnas Motocross 2026

Melesat dari Posisi Buncit, Aksi Beringas Pembalap Valrossi Bawa CRF250R di Kejurnas Motocross 2026

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 18:55 WIB

Yamaha Gear Ultima Motor Fungsional dengan Konsumsi BBM Paling Irit Dikelasnya

Yamaha Gear Ultima Motor Fungsional dengan Konsumsi BBM Paling Irit Dikelasnya

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 16:35 WIB

Momen Langka Puluhan Ribu Vespa Lintas Era Iring-iringan di Colosseum Roma

Momen Langka Puluhan Ribu Vespa Lintas Era Iring-iringan di Colosseum Roma

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 14:45 WIB

Toyota Hilux Generasi Sembilan Resmi Melantai Gendong Mesin 1GD dan Varian Listrik

Toyota Hilux Generasi Sembilan Resmi Melantai Gendong Mesin 1GD dan Varian Listrik

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 13:50 WIB

B50 Dijual Mulai 1 Juli 2026, Apakah Biodiesel Sawit Aman untuk Mobil Diesel Lama ?

B50 Dijual Mulai 1 Juli 2026, Apakah Biodiesel Sawit Aman untuk Mobil Diesel Lama ?

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 13:19 WIB

Daftar Harga Resmi Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD Penantang Baru Mobil Listrik Mewah di Indonesia

Daftar Harga Resmi Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD Penantang Baru Mobil Listrik Mewah di Indonesia

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 13:05 WIB

Siap Ganti ke B50? Ini Daftar Lengkap Kendaraan yang Bisa Pakai Biodiesel Sawit

Siap Ganti ke B50? Ini Daftar Lengkap Kendaraan yang Bisa Pakai Biodiesel Sawit

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 12:37 WIB

Mengapa Mitsubishi Pajero Sport Masih Sulit Ditumbangkan di Segmen SUV Menengah

Mengapa Mitsubishi Pajero Sport Masih Sulit Ditumbangkan di Segmen SUV Menengah

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 12:10 WIB

GAIKINDO Desak Pemerintah Beri Insentif Merata Untuk Mobil Bensin Hingga Hybrid

GAIKINDO Desak Pemerintah Beri Insentif Merata Untuk Mobil Bensin Hingga Hybrid

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 11:25 WIB

×