Bagaimana Strategi TVS Hadapi Raksasa Jepang?

Dythia Novianty, Insan Akbar Krisnamusi

Sabtu, 05 November 2016 | 13:48 WIB
Bagaimana Strategi TVS Hadapi Raksasa Jepang?
TVS Akula 310. [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi]

Suara.com - TVS, di pasar sepeda motor Indonesia, ibarat semut di hadapan gajah jika dibandingkan dengan pabrikan-pabrikan Jepang. Menghadapi para raksasa Jepang, pabrikan asal India ini pun melakukan strategi-strategi khusus, salah satunya banting harga.

Penjualan domestik TVS periode Januari-September saja, berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia, hanya 1.497 unit. Jumlah ini setara 0,03 persen dari total pasar roda dua nasional yaitu 4.351.397 unit yang 99,97 persennya datang dari Honda, Yamaha, Suzuki, serta Kawasaki.

Deputy GM Marketing PT TVS Motor Company Indonesia Rizal Rizkiawan Tandju mengungkapkan, persaingan dengan merek-merek Jepang dihadapi dengan cara memberikan model yang memiliki kapasitas mesin, fitur, atau teknologi lebih tapi berbanderol lebih terjangkau dari kompetitor.

"Seperti (motor sport) Apache 200. Kapasitas mesinnya 200 cc, tapi kami letakkan harganya sama atau sedikit di bawah kompetitor-kompetitor di 150 cc," paparnya beberapa waktu lalu dalam ajang Indonesia Motorcycle Show 2016, 2-6 November di Jakarta Convention Center, Senayan.

Sama halnya dengan calon motor sport TVS pada 2017 nanti, Akula 310. Model berkapasitas mesin 313 cc ini akan diberi label harga di bawah Rp50 juta yang setara atau bahkan lebih murah ketimbang motor-motor 250 cc milik merek Jepang.

"Dengan harga di bawah Rp50 juta, ia (Akula 310) akan bisa bersaing dengan cukup bagus," ujar Rizal.

Siasat lain dari TVS adalah mempenetrasi pasar luar Pulau Jawa terlebih dahulu. Diler TVS yang kini baru berjumlah 30-an outlet mayoritas masih berada di Lampung.

"Di Jakarta kami baru masuk 2013, sedangkan di Lampung sudah sejak lama, dari masih booming motor bebek kami sudah di sana. Kalau di Jakarta, kami masih berusaha (masuk) dengan model-model unik," beber Rizal lagi.

Taktik terakhir bertahannya TVS hingga kini adalah lebih memfungsikan pabrik mereka di Karawang, Jawa Barat sebagai basis ekspor untuk ASEAN, Afrika. Selama Januari-September, ekspor TVS telah mencapai 15.808 unit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

TVS Akula Siap Diekspor ke Seputar ASEAN

TVS Akula Siap Diekspor ke Seputar ASEAN

Otomotif | Sabtu, 05 November 2016 | 12:23 WIB

Akula, Monster Bikinan TVS dan BMW, Siap Meluncur Tahun Depan

Akula, Monster Bikinan TVS dan BMW, Siap Meluncur Tahun Depan

Otomotif | Rabu, 02 November 2016 | 19:35 WIB

Uji Ketahanan Mesin, TVS Boyong Tim Ekpedisi ke Indonesia Timur

Uji Ketahanan Mesin, TVS Boyong Tim Ekpedisi ke Indonesia Timur

Otomotif | Rabu, 11 Mei 2016 | 11:06 WIB

Sulap, Rahasia Sukses Herry Dragono di Industri Sepeda Motor

Sulap, Rahasia Sukses Herry Dragono di Industri Sepeda Motor

Otomotif | Rabu, 15 Oktober 2014 | 05:59 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×