Begini Teknik Mengemudi yang Irit Bahan Bakar

Ririn Indriani, Insan Akbar Krisnamusi

Senin, 05 Desember 2016 | 19:27 WIB
Begini Teknik Mengemudi yang Irit Bahan Bakar
Ilustrasi mengemudi. (shutterstock)

Suara.com - Irit atau tidaknya sebuah mobil tak hanya ditentukan oleh kondisi dan spesifikasi kendaraan, tapi juga cara berkendara seseorang. Untuk bisa menggapai efisiensi bahan bakar minyak (BBM) maksimal, diperlukan pengetahuan soal cara berkendara yang irit BBM atau 'eco driving'.

Nissan College Trainer Sugihendi mengatakan bahwa eco driving bisa membuat konsumsi BBM lebih irit hingga 20 persen. "Eco driving adalah teori dan praktik yang berpadu dengan kesiapan pengemudi serta mobil itu sendiri," ucap Sugi dalam Workshop Intelligent Mobility, 2-3 Desember di Bandung, Jawa Barat.

Menurut Sugi, teori atau pun mobil yang bagus akan percuma jika sang pengendara tidak bisa bersikap defensif. Apalagi, 50 persen dari eco driving adalah mind set.

"Satu hal yang haram saat eco driving adalah bertindak agresif, ini justru yang paling sulit. Kalau sudah agresif, kaki kanan (yang menginjak pedal gas) seperti 'tidak sekolah'. Padahal kaki kanan ini yang paling penting," tegasnya.

Setelah emosi mampu dikuasai, selanjutnya tinggal bicara teknik dan praktik sesering mungkin. Eco driving membutuhkan injakan gas halus, akselerasi 'kalem' dan konstan, plus putaran mesin paling tinggi 2.000 rpm.

"Kalau membawa mobil bertransmisi manual, secepat mungkin gantilah gigi. Kalau yang bertransmisi otomatis apalagi CVT lebih gampang, tinggal tahan gas di putaran mesin maksimal 2.000 rpm," papar Sugi.

Selanjutnya ialah mengantisipasi kondisi lalu lintas. Hal ini bisa dilakukan dengan memperhitungkan waktu bepergian serta pintar memilih lajur di jalan raya, baik dalam kondisi lancar maupun macet.

Dalam kondisi macet, injakan pedal gas tetap harus halus dan perlahan. Putaran mesin pun tak boleh melebihi 2.000 rpm. Untuk mobil bertransmisi otomatis, trik yang bisa dilakukan adalah membiarkan mobil meluncur sendiri terlebih dahulu dengan hanya melepas pedal rem.

"Jangan pernah bermain setengah kopling untuk mobil manual karena tenaga mesin akan keluar lebih besar dan menghabiskan BBM percuma," sambung Sugi.

Teknik eco driving selanjutnya ialah melepas gas secara dini dan memanfaatkan gaya dorong atau gravitasi untuk membuat mobil melaju. Eco driving juga membutuhkan latihan memanfaatkan engine brake sebanyak mungkin di putaran mesin rendah. "Oper gigi secara bertahap dengan memperhatikan rpm,"  lanjut dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini yang Harus Diperhatikan Agar Mobil Irit BBM

Ini yang Harus Diperhatikan Agar Mobil Irit BBM

Otomotif | Senin, 05 Desember 2016 | 18:08 WIB

Perhatikan Hal Ini Sebelum Beli Mobil Bekas Banjir

Perhatikan Hal Ini Sebelum Beli Mobil Bekas Banjir

Otomotif | Rabu, 28 September 2016 | 19:25 WIB

Berapa Tekanan Ban yang Pas untuk Medan Off-Road?

Berapa Tekanan Ban yang Pas untuk Medan Off-Road?

Otomotif | Selasa, 06 September 2016 | 19:30 WIB

3 Alasan Tekanan Udara Ban Harus Dikurangi di Medan Off-road

3 Alasan Tekanan Udara Ban Harus Dikurangi di Medan Off-road

Otomotif | Selasa, 06 September 2016 | 18:15 WIB

Terkini

KPK Beri Sinyal Bakal Periksa Nusron Wahid Lagi Terkait Suap HGB

KPK Beri Sinyal Bakal Periksa Nusron Wahid Lagi Terkait Suap HGB

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:05 WIB

Nasib Generasi Sandwich: Bisakah Berbakti Tanpa Mengorbankan Masa Depan?

Nasib Generasi Sandwich: Bisakah Berbakti Tanpa Mengorbankan Masa Depan?

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 11:00 WIB

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam? Ini Waktu yang Tepat untuk Reapply

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam? Ini Waktu yang Tepat untuk Reapply

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 10:57 WIB

Jalan Terjal Persib Bandung Taklukkan Raksasa Asia Demi Gelar Juara ACL Two

Jalan Terjal Persib Bandung Taklukkan Raksasa Asia Demi Gelar Juara ACL Two

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 10:55 WIB

Biaya Operasional MBG Dipangkas, BGN Minta Dapur Tak Asal Kurangi Relawan

Biaya Operasional MBG Dipangkas, BGN Minta Dapur Tak Asal Kurangi Relawan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 10:52 WIB

Bebaskan Pengedar Obat Keras Usai Terima Duit, Kasat Narkoba Karawang dan 7 Anggota Ditahan Propam!

Bebaskan Pengedar Obat Keras Usai Terima Duit, Kasat Narkoba Karawang dan 7 Anggota Ditahan Propam!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 10:52 WIB

HP OmniBook 5 Hadir dengan Bobot 1,16 Kg dan Baterai Tahan hingga 18,5 Jam

HP OmniBook 5 Hadir dengan Bobot 1,16 Kg dan Baterai Tahan hingga 18,5 Jam

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 10:49 WIB

Apakah Penerima PKH Bisa Dapat BSU 2026? Cek Update Aturan Terbarunya

Apakah Penerima PKH Bisa Dapat BSU 2026? Cek Update Aturan Terbarunya

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 10:47 WIB

Microsoft hingga Amazon Ikut Terseret, Gelembung AI Mulai Pecah?

Microsoft hingga Amazon Ikut Terseret, Gelembung AI Mulai Pecah?

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 10:47 WIB

Senyum Jokowi soal Dugaan Terlibat Penyadapan Presiden Prabowo

Senyum Jokowi soal Dugaan Terlibat Penyadapan Presiden Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 10:47 WIB

×