Honda Optimistis di 2017, Toyota Memilih Hati-hati

Tomi Tresnady, Insan Akbar Krisnamusi

Jum'at, 20 Januari 2017 | 15:07 WIB
Honda Optimistis di 2017, Toyota Memilih Hati-hati
Honda Civic Hatchback Turbo dipamerkan di GIIAS 2016 di BSD City, Tangerang, Banten, Kamis (11/8) [Suara.com/Liberty Jemadu].

Suara.com - Pasar otomotif di 2017, khususnya di sektor roda empat, memiliki beberapa hal positif yang berpotensi memacu pertumbuhan penjualan lebih besar dibandingkan di 2016.

Akan tetapi, ada faktor-faktor lain yang dikhawatirkan bisa menahan laju transaksi jual-beli.

Honda termasuk pabrikan yang sangat optimistis melihat pasar roda empat tahun ini. Dalam konferensi pers awal tahun, Honda memprediksi penjualan mobil nasional di 2017 bakal tumbuh 10 persen, berbeda dengan performa pasar di 2016 yang cuma berkembang di kisaran 5 persen menjadi sekitar 1,06 juta unit.

"GDP Indonesia baru saja mencapai di atas 4.000 dollar AS dan biasanya, jika GDP sudah di atas angka itu, pasar otomotif akan berkembang pesat. Program amnesti pajak tahun lalu juga berlangsung sukses hingga Rp4.000 triliun," kata Direktur Pemasaran PT. Honda Prospect Motor Jonfis Fandy beberapa waktu lalu di Jakarta.

"Saat berkeliling Indonesia, kami juga melihat pertambangan dan perkebunan sudah mulai naik. Infrastruktur juga semakin dibenahi terutama di luar Pulau Jawa," lanjut dia.

Faktor-faktor lain yang memacu kepercayaan diri Honda terhadap pasar ialah proyeksi pertumbuhan ekonomi 2017 dari pemerintah di rentang 5-5,4 persen, lebih tinggi daripada di 2016.

Di samping itu, nilai tukar dollar AS terhadap rupiah juga relatif stabil di angka Rp13.000 per dollar AS, dengan suku bunga acuan BI yang dipercaya tetap berkutat di 5,3 persen.

Toyota memilih jalur berbeda dari Honda. Pabrikan terbesar di Indonesia dan dunia itu memperkirakan pertumbuhan pasar mobil nasional di 2017 kurang-lebih sama dengan tahun lalu, yaitu 3-5 persen.

Toyota mengakui beberapa variabel ekonomi seperti GDP dan pertumbuhan ekonomi di 2017 memang dipatok di level lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Akan tetapi, mereka memilih memasang target di angka yang konservatif dengan memikirkan risiko-risiko yang mungkin saja terjadi.

baca juga

"Kita, kan, harus perhatikan ada beberapa variabel yang ada di luar kendali kita. Misalnya, stabilitas politik, keamanan, dan lain sebagainya. Kalau itu suatu hari ada problem, kan, jualan otomotif juga turun. Kami mempertimbangkan itu semua," papar Executive General Manager PT. Toyota Astra Motor Fransiskus Soerjopranoto dalam pertemuan awal tahun, belum lama ini di Jakarta.

"Faktor nilai tukar mata uang juga. Waktu Donald Trump baru terpilih, semua orang takut dan harga dollar AS naik cukup tinggi walau pun sekarang sudah stabil. Jadi, banyak faktor yang mempengaruhi dalam perjalanan satu tahun. Karena itu kami lebih baik ambil perkiraan yang konservatif dulu," sambung Soerjopranoto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Toyota Mulai Uji Coba Mobil Hidrogen di Uni Emirat Arab

Toyota Mulai Uji Coba Mobil Hidrogen di Uni Emirat Arab

Otomotif | Rabu, 18 Januari 2017 | 14:38 WIB

Toyota Targetkan Pangsa Pasar 35 Persen di 2017

Toyota Targetkan Pangsa Pasar 35 Persen di 2017

Otomotif | Rabu, 18 Januari 2017 | 08:07 WIB

Indonesia Pasar Terbesar Keempat Toyota di Dunia

Indonesia Pasar Terbesar Keempat Toyota di Dunia

Otomotif | Selasa, 17 Januari 2017 | 17:37 WIB

Harga Mobil-mobil Toyota Naik Rp1 Juta-an di Awal Tahun

Harga Mobil-mobil Toyota Naik Rp1 Juta-an di Awal Tahun

Otomotif | Selasa, 17 Januari 2017 | 12:18 WIB

Toyota Rogoh Rp95 Miliar Buat Investasi Kijang Innova Veturer

Toyota Rogoh Rp95 Miliar Buat Investasi Kijang Innova Veturer

Otomotif | Selasa, 17 Januari 2017 | 09:55 WIB

Toyota Kijang Innova Venturer Gantikan Tipe Q Diesel

Toyota Kijang Innova Venturer Gantikan Tipe Q Diesel

Otomotif | Selasa, 17 Januari 2017 | 08:23 WIB

Toyota Corolla Altis Terbaru Hadir dengan 16 Perubahan

Toyota Corolla Altis Terbaru Hadir dengan 16 Perubahan

Otomotif | Senin, 16 Januari 2017 | 17:24 WIB

Toyota Luncurkan Kijang Innova Venturer, Paling Murah Rp386 Juta

Toyota Luncurkan Kijang Innova Venturer, Paling Murah Rp386 Juta

Otomotif | Senin, 16 Januari 2017 | 16:44 WIB

Honda Menguasai Hampir Separuh Pasar Motor Sport Indonesia

Honda Menguasai Hampir Separuh Pasar Motor Sport Indonesia

Otomotif | Senin, 16 Januari 2017 | 14:07 WIB

Penjualan Honda di Indonesia Keempat Terbesar di Dunia

Penjualan Honda di Indonesia Keempat Terbesar di Dunia

Otomotif | Senin, 16 Januari 2017 | 09:26 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×