Pasar Motor Sport di Ambang Kejayaan

Dythia Novianty, Insan Akbar Krisnamusi

Rabu, 15 Februari 2017 | 08:30 WIB
Pasar Motor Sport di Ambang Kejayaan
Honda CBR250RR dipamerkan di Indonesia Motorcycle Show 2016, 2-6 November di Jakarta. [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi]

Suara.com - Pasar motor sport di Indonesia berpotensi untuk terus membesar di tahun ini dan di masa-masa mendatang. Segmen motor-motor kopling 150 cc ke atas ini pun telah menduduki peringkat kedua segmen 'kuda besi' terlaris di bawah skuter otomatis (skutik).

Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor Margono Tanuwijaya mengatakan, penjualan motor sport menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Ia menilai, penjualan motor sport tahun ini juga berpotensi naik, di tengah pasar sepeda motor nasional yang stagnan karena daya beli belum membaik.

Adapun daya beli yang belum membaik itu disebabkan banyak faktor. Di antara yang Margono sebutkan ialah produksi komoditas Indonesia yang belum menunjukkan peningkatan, kondisi politik dan keamanan yang riuh karena Pilkada, kenaikan Bea Balik Nama (BBN), hingga tarif pembuatan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) serta Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) yang naik ratusan persen.

"Kalau kita lihat, beberapa kelas sport yang di segmen middle-high mungkin tidak terpengaruh karena daya beli mereka lebih tinggi," ucap Margono, beberapa waktu lalu saat ditemui di JI Expo Kemayoran, Jakarta.

Segmen middle-high itu, lanjut dia, dimulai dari model motor sport full fairing 150 cc seperti CBR150R dan Yamaha R15. Meski begitu, ia mengaku, belum dapat memprediksi seberapa besar kenaikan penjualan motor sport di tahun bershio ayam api ini.

"Di segmen motor sport ini, kan, juga ada yang entry level. Nah, itu juga bisa terpengaruh," tuturnya.

Pasar motor sport di 2016 sendiri, menurut data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), berkontribusi 10,85 persen dari total penjualan 'kuda besi' nasional yang berjumlah 5.931.285 unit. Di atasnya, ada segmen skutik yang berisi 79,04 persen dari pasar, dengan penjuakan 4.688.004 unit. Di posisi buncit, ada segmen motor bebek dengan transaksi jual-beli hanya 599.542 unit atau 10,11 persen dari pasar roda dua nasional.

Margono mengatakan, perkembangan pasar motor sport butuh waktu karena harganya yang rata-rata di atas Rp20 juta. Seberapa cepat perkembangan pasar motor sport tergantung pada perkembangan ekonomi Indonesia, juga pendapatan per kapita masyarakat Indonesia yang beberapa tahun belakangan ini naik.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Bulan Pertama, Honda CBR250RR Terjual Hampir 900 Unit

Di Bulan Pertama, Honda CBR250RR Terjual Hampir 900 Unit

Otomotif | Kamis, 15 Desember 2016 | 14:49 WIB

Honda Kembangkan CBR250RR Versi Balap

Honda Kembangkan CBR250RR Versi Balap

Otomotif | Jum'at, 02 Desember 2016 | 09:58 WIB

Honda Masih Tutup Mulut Negara Tujuan Ekspor CBR250RR

Honda Masih Tutup Mulut Negara Tujuan Ekspor CBR250RR

Otomotif | Jum'at, 04 November 2016 | 13:09 WIB

Terkini

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:04 WIB

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 21:00 WIB

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

News | Senin, 02 November 2026 | 20:55 WIB

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

News | Senin, 02 November 2026 | 20:49 WIB

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

News | Senin, 02 November 2026 | 20:36 WIB

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:25 WIB

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

×