Array

Ini Untung-Rugi Beli Mobil Bekas

Jum'at, 31 Maret 2017 | 20:18 WIB
Ini Untung-Rugi Beli Mobil Bekas
Ilustrasi mobil-mobil bekas (Shutterstock).

Suara.com - Membeli mobil bekas selalu jadi opsi agar seseorang mendapatkan kendaraan idaman dengan harga yang lebih murah. Tapi, bagai dua sisi koin, ada untung dan rugi yang harus diperhatikan sebelum memutuskan membeli mobil bekas.

Chief Operating Officer (COO) Mobil88 Halomoan Fischer mengatakan, mobil bekas memang solusi kebutuhan pribadi karena berbagai kelebihan yang dimiliki. Meski begitu, tetap ada risiko yang bisa menimpa jika konsumen tidak cermat dalam membeli.

Fischer terlebih dahulu menjelaskan tiga alasan utama kenapa mobil bekas lebih baik dibanding mobil baru. Pertama tentu soal banderol harga.

"Pastinya harga lebih murah. Kita bisa membeli model yang sama, fitur yang tak jauh berbeda, dengan harga lebih murah," kata Fischer dalam diskusi 'Mobil Bekas, Solusi Kebutuhan Anda," yang diselenggarakan Mobil123.com di Jakarta, Jumat (31/3/2017)

Keunggulan kedua, mobil bekas bisa langsung dipakai setelah dibeli. Kelebihan ini tidak terdapat di mobil baru yang perlu pengurusan dokumen.

"Ketiga, tingkat depresiasi (penurunan harga) mobil bekas lebih rendah dibanding mobil baru," ucap Fischer.

Hal ini membuat harga jual kembali dari mobil bekas relatif lebih aman dibandingkan dengan mobil baru.

Di sisi lain, ada risiko yang perlu dicermati dan dihindari oleh para pembeli mobil bekas. Risiko ini timbul terkait rekam jejak yang didapat dari pemilik-pemilik roda empat tersebut sebelumnya.

"Kalau mobil baru, kan, keluar pabrik, dikirim ke diler, lalu dibeli konsumen. Belum ada historisnya," tutur Fischer.

Baca Juga: Mobil Bekas Raja Salman Jadi Objek Selfie

Risiko kesatu, menurut dia, ada di sisi hukum. Jika membeli dari sumber tak tepercaya, bukan tidak mungkin mobil pernah tersangkut kasus hukum seperti kriminal, penggelapan. Mobil pun tidak akan bisa balik nama. Malahan, mungkin akan disita pihak berwenang.

Kedua, belum tentu kondisi mobil tersebut prima. Bisa jadi, mobil pernah mengalami tabrakan yang merusak struktur mobil atau kebanjiran di tangan pemilik sebelumnya.

Persoalan ini, selain mengancam keselamatan pengguna dan performa mobil, juga berakibat pada kerugian material. Harga mobil bekas itu jika dijual kembali bisa jatuh 40-70 persen.

"Pasar mobil bekas sangat besar sekali, masih banyak yang memburunya. Tapi, harus dijaga agar benefitnya didapat dan risikonya dihindari," tutup Fischer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI