Bus Tingkat Dua Ini Disulap Jadi Rumah "Berjalan"

Dythia Novianty

Minggu, 21 Mei 2017 | 08:01 WIB
Bus Tingkat Dua Ini Disulap Jadi Rumah "Berjalan"
Bus tingkat diubah jadi rumah berjalan. [Metro]

Suara.com - Mengubah bus bertingkat menjadi rumah keluarga dengan tiga kamar tidur? Tentu cukup sulit dibayangkan.

Tapi ini terjadi, berkat penemu Cambridgeshire, Rick Hunt. Dia memutuskan membangun rumah impian bagi keempat keluarganya.

Perubahan ini hanya menguras kurang 20.000 pound atau sekitar Rp347 jutaan, dari kantong keluarga Hunt. Menariknya, mereka bisa berkendara ke berbagai tempat yang mereka sukai.

Hunts membeli bus lama seharga 3.600 pound atau kisaran Rp62 jutaan dan menghabiskan 15.000 pounds (Rp260 jutaan) lagi untuk mengganti tempat duduk mereka dengan dapur, kamar mandi, ruang makan dan tiga kamar tidur, ditambah beberapa tempat duduk tambahan saat bus tersebut bergerak.

Penemu ini juga menghabiskan uangnya untuk panel surya dan gas botol untuk pemanasan. Namun, mengubah bus menjadi rumah di atas kendaraan bukanlah satu-satunya tantangan.

Nick harus memastikan tempat itu nyaman dan layak untuk istrinya Amanda, yang berjuang dengan mobilitas dan menggunakan kursi roda untuk berkeliling, setelah mengalami kecelakaan terjun payung tragis di usia 20-an.

Rumah "berjalan" tersebut dilengkapi dengan jalan yang dapat dibuka, serta lift ke kamar tidur lantai atas dan jalur 'monorail' untuk kursi roda Amanda.

Keluarga tersebut mengatakan kepada Channel 4 bahwa mereka saat ini menyewa tempat di dekat Cambridge seharga 1.400 pound (Rp24 jutaan) per bulan. Mereka datang dengan proyek tersebut setelah bertahun-tahun berjuang menyimpan uang jaminan untuk rumah keluarga.

Mengubah bus tua menjadi rumah mobil untuk empat orang, Hunts berhasil menyelamatkan lebih dari 300.000 pound atau sekitar Rp5,2 miliaran.

baca juga

Dalam sebuah wawancara tersebut , Hunt mengatakan bahwa dia memikirkan rumah masa depan keluarga sebagai surga berteknologi tinggi.
Apa yang dilakukan pasangan tersebut boleh dikatakan 'jenius'. [Metro]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penambahan Bus Tingkat

Penambahan Bus Tingkat

Foto | Sabtu, 14 Mei 2016 | 13:56 WIB

Ahok Ingin Bus Tingkat dan Bus Pegawai Dikawal "Voorijder"

Ahok Ingin Bus Tingkat dan Bus Pegawai Dikawal "Voorijder"

News | Senin, 25 Januari 2016 | 14:30 WIB

Dapat 7.285 Kacamata dan Bus Tingkat Pariwisata, Ahok Senang

Dapat 7.285 Kacamata dan Bus Tingkat Pariwisata, Ahok Senang

News | Jum'at, 26 Juni 2015 | 14:57 WIB

Alfamart Serahkan Bantuan Bus Tingkat Pariwisata ke Pemprov DKI

Alfamart Serahkan Bantuan Bus Tingkat Pariwisata ke Pemprov DKI

News | Jum'at, 26 Juni 2015 | 12:13 WIB

Ahok Sewot Bus Tingkat Mercy Belum Dapat Izin Jalan

Ahok Sewot Bus Tingkat Mercy Belum Dapat Izin Jalan

News | Jum'at, 30 Januari 2015 | 15:05 WIB

Pemprov DKI Terima Hibah 5 Bus Tingkat

Pemprov DKI Terima Hibah 5 Bus Tingkat

News | Rabu, 10 Desember 2014 | 10:39 WIB

Terkini

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:23 WIB

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:22 WIB

Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius

Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 19:21 WIB

Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu

Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:20 WIB

Pemkot Batam Gelar Pasar Murah 15-17 September, Catat Lokasinya!

Pemkot Batam Gelar Pasar Murah 15-17 September, Catat Lokasinya!

Batam | Senin, 14 September 2026 | 19:04 WIB

Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu

Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu

Surakarta | Senin, 14 September 2026 | 19:01 WIB

Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional

Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:01 WIB

TNI AL Lanjutkan Pencarian Speedboat Jurnalis Hilang Kontak

TNI AL Lanjutkan Pencarian Speedboat Jurnalis Hilang Kontak

Video | Senin, 14 September 2026 | 19:00 WIB

Purbaya Dicopot: Kisruh Rekening Massal, Rp100 Miliar Jual Beli Jabatan dan Rombak Ratusan Pejabat

Purbaya Dicopot: Kisruh Rekening Massal, Rp100 Miliar Jual Beli Jabatan dan Rombak Ratusan Pejabat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 18:57 WIB

Color Corrector Ungu untuk Apa? Kenali Fungsinya dalam Makeup

Color Corrector Ungu untuk Apa? Kenali Fungsinya dalam Makeup

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 18:55 WIB

×