Soal LCEV, Nissan Minta Pemerintah Belajar dari Malaysia

Liberty Jemadu, Insan Akbar Krisnamusi

Rabu, 24 Mei 2017 | 16:18 WIB
Soal LCEV, Nissan Minta Pemerintah Belajar dari Malaysia
Nissan X-Trail. [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi]

Suara.com - Nissan mengungkapkan ketertarikannya untuk mendatangkan lebih banyak lagi mobil berbahan bakar alternatif ke pasar Indonesia. Pabrikan ini ingin memanfaatkan skema insentif pajak dari peraturan low carbon emissions vehicle (LCEV) yang sedang digodok pemerintah.

Saat ini, Nissan baru mendatangkan satu mobil hibrida di pasar otomotif Indonesia yakni X-Trail Hybrid. Akan tetapi, kendaraan yang diluncurkan di Nusantara pada 2015 itu memiliki harga lebih dari setengah miliar rupiah tanpa insentif pajak sehingga pasarnya amat sangat kecil.

Sementara pemerintah kini sedang meramu regulasi LCEV untuk lebih mempromosikan dan menciptakan pasar bagi kendaraan berbahan bakar alternatif seperti mobil gas, hibrida, listrik di Tanah Air. Para agen pemegang merek (APM) mobil di Indonesia bahkan sudah diminta memberi saran mengenai regulasi, termasuk Nissan.

"Baru-baru ini, beberapa APM dapat surat dari Kementerian Perindustrian. Kami ditanya apa rencana kami mengenai LCEV. Setiap APM diminta usulan soal LCEV," ungkap Wakil Presiden Direktur Pemasaran dan Penjualan PT. Nissan Motor Indonesia (NMI) Davy J. Tuilan, Selasa (23/5/2017), di Jakarta.

Davy kemudian menegaskan bahwa Nissan melihat ini sebagai sebuah kesempatan. Pasalnya, di pasar luar negeri, termasuk di pasar Asia Tenggara seperti Malaysia dan Thailand, Nissan telah memasarkan banyak mobil berbahan bakar alternatif mulai dari gas hingga listrik.

Karena itu, ia berharap pemerintah dapat memberikan skema insentif pajak yang sesuai sehingga Nissan dapat mulai memasukkannya ke Indonesia.

"Untuk teknologinya, kami harus tunggu regulasinya dulu. Kami baru bisa hitung mana teknologi yang visible kalau regulasi itu ada," ujar dia.

General Manager Strategi Pemasaran dan Layanan Purnajual NMI Budi Nur Mukmin menambahkan, Nissan secara teknologi memiliki banyak opsi, dari mobil gas hingga listrik. Di Thailand, lini produk mobil gas Nissan bahkan ia klaim sebagai salah satu yang terlengkap di antara kompetitor.

Ia juga menyarankan pemerintah belajar regulasi sejenis di Malaysia yang sudah diterapkan terlebih dahulu.

"Sebelum pemerintah Malaysia mendorong produksi di dalam negeri bagi mobil-mobil ramah lingkungan, mereka mulai dengan CBU (impor). Mereka berikan insentif untuk mobil hibrida CBU. Jadi, paling tidak pasarnya terbentuk dulu, baru ketika pasar terbentuk kemudian bergeser ke produksi dalam negeri," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ekspansi Tanpa Henti: Alasan Bos Nissan Risau dengan Progres Pabrikan Mobil China

Ekspansi Tanpa Henti: Alasan Bos Nissan Risau dengan Progres Pabrikan Mobil China

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:43 WIB

Berapa Harga Nissan Pixo? Ini si Penantang Honda Super-One

Berapa Harga Nissan Pixo? Ini si Penantang Honda Super-One

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 17:06 WIB

Nissan Pixo EV: Mobil Listrik Murah Terbaru Calon Rival BYD Dolphin

Nissan Pixo EV: Mobil Listrik Murah Terbaru Calon Rival BYD Dolphin

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 14:38 WIB

Bukan Sekadar Kongsi Biasa, Honda dan Nissan Sepakat Bikin "Otak" Mobil Masa Depan Bareng!

Bukan Sekadar Kongsi Biasa, Honda dan Nissan Sepakat Bikin "Otak" Mobil Masa Depan Bareng!

Otomotif | Rabu, 02 September 2026 | 10:53 WIB

Bahan Bakar Alternatif SIG Naik 24%, Pangkas Konsumsi Batu Bara 467 Ribu Ton

Bahan Bakar Alternatif SIG Naik 24%, Pangkas Konsumsi Batu Bara 467 Ribu Ton

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:29 WIB

Kalcer dan Pajak Murah: Nissan Serena C23 Mobil Keluarga Kabin Luas Seharga Motor 150cc

Kalcer dan Pajak Murah: Nissan Serena C23 Mobil Keluarga Kabin Luas Seharga Motor 150cc

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:53 WIB

Nissan X-Trail e-POWER e-4ORCE Melantai di GIIAS 2026 Usung Konsep Petualang

Nissan X-Trail e-POWER e-4ORCE Melantai di GIIAS 2026 Usung Konsep Petualang

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Nissan Navara PRO-4X Tampil Gagah di GIIAS 2026 dengan Mesin Turbo Diesel

Nissan Navara PRO-4X Tampil Gagah di GIIAS 2026 dengan Mesin Turbo Diesel

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Mobil Bekas Terbaik dengan Harga Terjangkau Menurut Pakar: 2 EV Under 200 Juta Kasta Setara Ioniq

Mobil Bekas Terbaik dengan Harga Terjangkau Menurut Pakar: 2 EV Under 200 Juta Kasta Setara Ioniq

Otomotif | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:38 WIB

Dulu Sungkan Merger Kini Mau Jadi Partner, Honda dan Nissan Siap Kembangkan Kendaraan 'Next Gen'

Dulu Sungkan Merger Kini Mau Jadi Partner, Honda dan Nissan Siap Kembangkan Kendaraan 'Next Gen'

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:25 WIB

Terkini

DPO Kasus Pemalsuan Sertifikat Pamar Lubis Ditangkap Buser Polda Metro Jaya

DPO Kasus Pemalsuan Sertifikat Pamar Lubis Ditangkap Buser Polda Metro Jaya

Kalbar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:19 WIB

13 Kode Redeem FF Hari Ini 3 Oktober 2026: Klaim Skin SG2 dan Hadiah Naruto Sekarang!

13 Kode Redeem FF Hari Ini 3 Oktober 2026: Klaim Skin SG2 dan Hadiah Naruto Sekarang!

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Ngaku Bawa MBG, Dua Pikap di Tulang Bawang Ternyata Selundupkan Rokok Ilegal Senilai Rp1,2 Miliar

Ngaku Bawa MBG, Dua Pikap di Tulang Bawang Ternyata Selundupkan Rokok Ilegal Senilai Rp1,2 Miliar

Lampung | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Saat Kekuatan Super Bertemu dengan Masalah Finansial: Dilema Kocak Lee Jun-ho di Drama Cashero

Saat Kekuatan Super Bertemu dengan Masalah Finansial: Dilema Kocak Lee Jun-ho di Drama Cashero

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Bolehkah Mencampur Serum Niacinamide dengan Serum Centella Asiatica?

Bolehkah Mencampur Serum Niacinamide dengan Serum Centella Asiatica?

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Bukan Cuma Lembaga Keuangan, Luthfi Dorong Ekonomi Syariah Jateng Masuk ke UMKM

Bukan Cuma Lembaga Keuangan, Luthfi Dorong Ekonomi Syariah Jateng Masuk ke UMKM

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Mulai Rp50 Ribuan! Rekomendasi Serum Bebas Pewangi agar Jerawat Minggat Tanpa Bikin Kering

Mulai Rp50 Ribuan! Rekomendasi Serum Bebas Pewangi agar Jerawat Minggat Tanpa Bikin Kering

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Lindungi Anak-Anak, Wali Kota Surabaya Stop Izin Diskotek Baru

Lindungi Anak-Anak, Wali Kota Surabaya Stop Izin Diskotek Baru

Jatim | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:53 WIB

Detik-detik Menegangkan Bhabinkamtibmas Lamteng Gagalkan Aksi Nekat Pria yang hendak Bunuh Diri

Detik-detik Menegangkan Bhabinkamtibmas Lamteng Gagalkan Aksi Nekat Pria yang hendak Bunuh Diri

Lampung | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Berapa Ranking FIFA Timnas Indonesia Sekarang? Kalahkan Era Shin Tae-yong

Berapa Ranking FIFA Timnas Indonesia Sekarang? Kalahkan Era Shin Tae-yong

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:41 WIB

×