Cara Daur Ulang Baterai Motor Listrik Harus Mulai Dipikirkan

Yazir Farouk, Insan Akbar Krisnamusi

Senin, 19 Juni 2017 | 15:59 WIB
Cara Daur Ulang Baterai Motor Listrik Harus Mulai Dipikirkan
Smartscooter, sepeda motor listrik pertama di dunia dengan teknologi baterai bongkar pasang (Gogoro.com).

Suara.com - Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mengingatkan bahwa pemerintah dan pabrikan harus mulai memikirkan cara mendaur ulang baterai sepeda motor listrik. Jika tidak, saat penjualan motor listrik semakin banyak, baterainya dapat menjadi limbah berbahaya.

Pemerintah Indonesia memang sudah menargetkan memiliki 2,1 juta 'kuda besi' listrik pada 2025. Saat ini, pasar sepeda motor Tanah Air pun sudah mempunyai dua merek roda dua bertenaga listrik murni, yaitu Viar dan Gesits.

Viar sudah resmi menjual produk perdana mereka, Q1, sejak awal Juni dengan harga Rp16,2 juta on the road Jakarta. Sementara itu, Gesits baru memperlihatkan prototipe produk mereka, membuka pemesanan, dan baru mulai menjualnya awal 2018 dengan harga di bawah Rp20 juta.

Ketua Umum AISI Johannes Loman mewanti-wanti agar para pihak terkait mulai mencari cara mengolah baterai ion-lithium bekas yang tak terpakai. Jika tidak, limbahnya, dalam jumlah banyak, kelak menimbulkan problem serius bagi lingkungan dan manusia.

"Kita kan selalu berpikiran motor listrik makan polusi rendah, tapi kita harus ingat bahwa baterainya juga tidak seumur hidup, harus diganti. Sebaiknya memang perlu dipikirkan juga bagaimana mendaur ulangnya, kalau tidak akan masalah," ucapnya, saat ditemui belum lama ini di Jakarta.

Detail mengenai regulasi, keamanan, dan infrastruktur pengisian daya juga mesti dibuat dengan seksama agar perkembangan motor listrik dapat berjalan maksimal.

"Saya melihat bahwa teknologi motor listrik ke depannya akan semakin baik, semakin terjangkau. Cuma saat ini masih terus dikembangkan," ujar Johannes.

AISI sendiri melihat bahwa untuk pasar Indonesia, motor listrik lebih akan menjadi pelengkap dari motor konvensional alih-alih menggantikannya. Motor listrik menjadi moda transportasi jarak pendek, sementara motor konvensional tetap digunakan untuk jarak jauh.

"Saya yakin (motor listrik) di kota-kota besar akan jadi pelengkap di dalam siklus pengangkutan," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Motor Listrik Viar Curi Perhatian di PRJ, Sudah 30 Unit Dipesan

Motor Listrik Viar Curi Perhatian di PRJ, Sudah 30 Unit Dipesan

Otomotif | Senin, 19 Juni 2017 | 05:09 WIB

Penjualan Motor Listrik Gesits Akan Tiru Gaya Tesla

Penjualan Motor Listrik Gesits Akan Tiru Gaya Tesla

Otomotif | Kamis, 08 Juni 2017 | 14:45 WIB

Gesits Sangkal 'Mitos' Soal Sulitnya Gunakan Sepeda Motor Listrik

Gesits Sangkal 'Mitos' Soal Sulitnya Gunakan Sepeda Motor Listrik

Otomotif | Kamis, 08 Juni 2017 | 10:46 WIB

Skutik Listrik Murah Gesits Sudah Dipesan 50 Ribu Unit

Skutik Listrik Murah Gesits Sudah Dipesan 50 Ribu Unit

Otomotif | Rabu, 07 Juni 2017 | 13:07 WIB

Motor Listrik Gesits Dijual di 2018, Harga di Bawah Rp20 Juta

Motor Listrik Gesits Dijual di 2018, Harga di Bawah Rp20 Juta

Otomotif | Rabu, 07 Juni 2017 | 12:07 WIB

Motor Listrik Gesits Berjuang untuk Bisa Tampil di EICMA 2017

Motor Listrik Gesits Berjuang untuk Bisa Tampil di EICMA 2017

Otomotif | Rabu, 07 Juni 2017 | 10:58 WIB

Terkini

10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika

10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:05 WIB

Indonesia-Brasil Jajaki PTA Mercosur, Pintu Masuk Produk RI ke Pasar Amerika Latin Terbuka

Indonesia-Brasil Jajaki PTA Mercosur, Pintu Masuk Produk RI ke Pasar Amerika Latin Terbuka

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:04 WIB

Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!

Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Aturan EUDR Mengancam Kopi Indonesia? Ini Strategi Kesiapan Petani Menembus Pasar Global

Aturan EUDR Mengancam Kopi Indonesia? Ini Strategi Kesiapan Petani Menembus Pasar Global

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:58 WIB

Pasar dan Investasi Jadi Bidikan, Indonesia Sambut Strategi Ekonomi BRICS 2030

Pasar dan Investasi Jadi Bidikan, Indonesia Sambut Strategi Ekonomi BRICS 2030

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:53 WIB

Gedung Bapenda Terbakar, Pramono Anung Jamin Pengaturan Lalu Lintas Jakarta Tetap Aman

Gedung Bapenda Terbakar, Pramono Anung Jamin Pengaturan Lalu Lintas Jakarta Tetap Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:45 WIB

15 Pantun Hari Pramuka Lucu Ini Dijamin Bikin Suasana 14 Agustus Makin Meriah!

15 Pantun Hari Pramuka Lucu Ini Dijamin Bikin Suasana 14 Agustus Makin Meriah!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Memoar Seorang Geisha: Mengungkap Kehidupan Geisha Sebelum Perang Dunia II

Memoar Seorang Geisha: Mengungkap Kehidupan Geisha Sebelum Perang Dunia II

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Indonesia Pertama di ASEAN Pasang Pompa Jantung Terkecil Dunia, Pasiennya Penjual Nasi Uduk

Indonesia Pertama di ASEAN Pasang Pompa Jantung Terkecil Dunia, Pasiennya Penjual Nasi Uduk

Health | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Bukan Selalu Tone Deaf, Bisa Jadi Standar Kita yang Sudah Berbeda

Bukan Selalu Tone Deaf, Bisa Jadi Standar Kita yang Sudah Berbeda

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:25 WIB

×