Ferrari 'Terliar' Saat Ini, 812 Superfast Hadir di Indonesia

Dythia Novianty, Insan Akbar Krisnamusi

Selasa, 24 Oktober 2017 | 15:06 WIB
Ferrari 'Terliar' Saat Ini, 812 Superfast Hadir di Indonesia
Ferrari 812 Superfast resmi mengaspal di Indonesia, Selasa (24/10/2017). [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi]

Suara.com - Ferrari 'terliar' saat ini, 812 Superfast, diluncurkan secara resmi di Indonesia tujuh bulan setelah menjalani debut globalnya di Geneva Motor Show 2017, Maret kemarin. 812 Superfast merupakan supercar terakhir yang dirilis Ferrari di Tanah Air tahun ini.

"Kendaraan ini merupakan yang terkuat dan terkencang yang pernah kami produksi sejauh ini," kata Head of Sales Ferrari Asia, Marco Sambaldi, dalam acara peluncuran yang berlangsung pada Selasa (24/10/2017) di Jakarta.

812 Superfast diluncurkan sebagai salah satu 'kado' ulang tahun Ferrari ke-70. Karena itu, supercar bermesin V12 tersebut dibekali berbagai inovasi di sisi mesin, kedinamisan kendaraan, serta aerodinamika yang membuat performanya 'galak'.

Hal itu membuat akselerasi 0-100 km/jam digapai hanya dalam 2,9 detik, sementara akselerasi 0-200 km/jam 7,9 detik. Di samping itu, pengereman 100-0 km/jam juga berkurang 2,5 meter menjadi cuma 35 meter.

Inovasi pertama ada pada mesin V12 di dapur pacunya. Mesin V12 di 812 Superfast merupakan generasi terbaru yang dipadukan dengan transmisi Dual-Clutch tujuh percepatan/E-Diff 3.

"Sebanyak 75 persen komponennya adalah komponen baru. Mesin ini menghasilkan 800cv di 8.500 rpm sehingga menghasilkan performa yang lebih ganas. Salah satu alasannya ialah peningkatan kapasitas mesin menjadi 6.5 l (dari sebelumnya 6.2 l)," papar Sambaldi.

Adapun torsinya mencapai 718 Nm di 7.000 rpm.

Aspek kedinamisan berkendara disokong tiga komponen utama. Ketiganya ialah Electric Power Steering (EPS), Virtual Short Wheelbase 2.0, dan Side Slip Control (SSC) 5.0.

Sisi aerodinamika didukung antara lai oleh dua hal, Innovative Aero Cluster serta Rear Fender Duct. Keduanya masing-masing menambah gaya tekan ke bawah (down force) 10 persen dan 8 persen.

baca juga

Sayangnya, Chief Executive Officer Ferrari Jakarta, Arie Christopher, tidak mengatakan banderolnya. Ia mengklaim pihaknya belum mengetahui karena kuota untuk Indonesia pun juga belum diketahui berapa.

"Ini (812 Superfast) adalah peluncuran Ferrari terakhir tahun ini," ucapnya.  

Penasaran melihat Ferrari 'terliat' saat ini? Mari intip bersama. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bikin Supercar Baru, Aston Martin Bajak 3 Orang Penting Ferrari

Bikin Supercar Baru, Aston Martin Bajak 3 Orang Penting Ferrari

Otomotif | Minggu, 08 Oktober 2017 | 07:15 WIB

Mobil Balap Legendaris Schumacher Dilelang

Mobil Balap Legendaris Schumacher Dilelang

Otomotif | Kamis, 28 September 2017 | 21:16 WIB

Sayang Banget, Ferrari F12 tdf yang Langka Ini Hangus Dilalap Api

Sayang Banget, Ferrari F12 tdf yang Langka Ini Hangus Dilalap Api

Otomotif | Sabtu, 23 September 2017 | 18:42 WIB

Ferrari Ini "Menyerah" pada Banjir

Ferrari Ini "Menyerah" pada Banjir

Otomotif | Jum'at, 22 September 2017 | 07:13 WIB

Cuma Bisa Mematung, Ferrari Ini Diprediksi Laku Rp5 Miliar

Cuma Bisa Mematung, Ferrari Ini Diprediksi Laku Rp5 Miliar

Otomotif | Sabtu, 02 September 2017 | 16:05 WIB

Ferrari 812 Superfast Bakal Debut Dunia di Genewa

Ferrari 812 Superfast Bakal Debut Dunia di Genewa

Otomotif | Jum'at, 17 Februari 2017 | 11:13 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×