Pakai Alat Ini Polisi Buru Pengendara Tak Kenakan Sabuk Pengaman

Dythia Novianty

Senin, 05 Februari 2018 | 13:15 WIB
Pakai Alat Ini Polisi Buru Pengendara Tak Kenakan Sabuk Pengaman
Ilustrasi mengemudi sambil menggunakan telepon seluler (Shutterstock).

Suara.com - Polisi lalu lintas (Polantas) kini dilengkapi dengan kamera kecepatan mobile untuk memburu pengemudi yang melakukan pelanggaran lain di dalam mobil. Kamera keselamatan ini bisa mendapati pengendara yang tidak mengenakan sabuk pengaman dan menggunakan telepon genggam saat berkendara.

Sayang, kelengkapan ini baru digunakan oleh sepertiga Polantas di London. Petugas yang duduk dalam mobil polisi di pinggir jalan, memburu semua pengendara motor yang melanggar hukum.

Tidak main-main, bagi mereka yang melanggar akan dikenakan denda 200 poundsterling (Rp3,8 jutaan).

Awalnya, para pembalap merasa lega bisa melanggar hukum karena mereka tidak melihat mobil patroli yang akan menghentikannya. Tapi dengan alat ini, polisi bisa menangkap Anda tanpa harus berfikir dua kali.

Sebuah penelitian dilakukan megungkapkan, 16 polisi secara rutin menggunakan kamera keamanan mobile untuk mencari "pelanggaran lain".

Mereka merekam lebih dari 8.000 pengendara motor yang tidak ada bandingannya pada tahun 2016 dan 1.000 orang Inggris lainnya membawa ponsel di balik kemudinya.

Sarah Sillars, chief executive officer IAM RoadSmart, mengatakan bagi terlalu banyak pengemudi, hanya rasa takut tertangkap yang akan menghentikan mereka menempatkan diri mereka dan orang lain yang berisiko.

"Jika pengemudi tidak tahu tentang teknik penegakan tambahan ini maka dampaknya akan berkurang sehingga polisi seharusnya tidak ragu mempublikasikan penggunaannya. Yang kami butuhkan adalah panduan yang jelas dan konsisten mengenai apa kamera digunakan, apa yang diberikan staf pelatihan dan bagaimana gambar itu digunakan sebagai bukti," katanya. [The Sun]

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tersangka Tabrakan Pengemudi Livina, Diduga Dibawa Kabur

Tersangka Tabrakan Pengemudi Livina, Diduga Dibawa Kabur

News | Rabu, 24 Januari 2018 | 23:11 WIB

Lakukan Ini jika Jadi Saksi Mata Kecelakaan Kendaraan

Lakukan Ini jika Jadi Saksi Mata Kecelakaan Kendaraan

Otomotif | Rabu, 27 Desember 2017 | 06:30 WIB

Lansia 96 Tahun Kehilangan Kendali, Lolos dari Maut

Lansia 96 Tahun Kehilangan Kendali, Lolos dari Maut

Otomotif | Rabu, 06 Desember 2017 | 08:23 WIB

Studi: 145 Ribu Lakalantas di AS Diduga Karena Pokemon Go

Studi: 145 Ribu Lakalantas di AS Diduga Karena Pokemon Go

Otomotif | Selasa, 05 Desember 2017 | 10:49 WIB

Lelaki Lebih Mudah Kehilangan Fokus Saat Mengemudi

Lelaki Lebih Mudah Kehilangan Fokus Saat Mengemudi

Otomotif | Senin, 20 November 2017 | 13:56 WIB

Emak-emak Sering Kendarai Motor Seenaknya, Ini Kata Korlantas

Emak-emak Sering Kendarai Motor Seenaknya, Ini Kata Korlantas

Otomotif | Rabu, 04 Oktober 2017 | 19:30 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×