Gaikindo Resmi Keluarkan Mercedes-Benz dari Keanggotaan

Vania Rossa, Insan Akbar Krisnamusi

Jum'at, 16 Februari 2018 | 16:23 WIB
Gaikindo Resmi Keluarkan Mercedes-Benz dari Keanggotaan
Logo Mercedes Benz. [Shutterstock]

Suara.com - Setelah sempat dikabarkan berdamai, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengungkapkan telah resmi mengeluarkan Mercedes-Benz dari keanggotaannya.

Hal tersebut diakui oleh Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, via pesan Whatsapp kepada Suara.com, Jumat (16/2/2018). Menurut Kukuh, pemberhentian Mercedes-Benz sebagai anggota dilakukan lewat surat resmi yang dikirimkan persis sehari sebelum perayaan Imlek hari ini.

Kebijakan ini diambil Gaikindo setelah pabrikan asal Jerman itu lagi-lagi tak memberikan data wholesales pada pekan-pekan awal Februari, sesuai tenggat yang ditentukan dalam kesepakatan damai. Surat diberikan tanpa berkoordinasi dan bertanya lagi kepada Mercedes-Benz mengenai alasan mereka tak memenuhi janji.

"Gaikindo sudah banyak membantu, tapi tak ditepati," tegas Kukuh.

Seperti diberitakan Suara.com sebelumnya, Mercedes-Benz sejak April 2017 menolak memberikan data wholesales kepada Gaikindo. Asosiasi yang menaungi pabrikan-pabrikan mobil di Indonesia ini menerangkan, kompetitor BMW tersebut menganggap pengumpulan data melanggar aturan dan bisa mengarah pada praktik kartel.

Padahal, Gaikindo menyatakan mereka diberikan amanat untuk mengumpulkan dan menyerahkan data wholesales pabrikan ke pemerintah, melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 79 Tahun 2013. Gaikindo juga sudah berusaha berdiskusi dan mengundang Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) agar Mercedes-Benz yakin tidak ada peraturan yang dilanggar.

Menurut Chief Executive Officer PT. Mercedes-Benz Distribution Indonesia, Roelof Lamberts, saat ditemui pada awal Februari di Jakarta, penolakan pemberian data dilakukan atas instruksi langsung dari kantor pusat di Jerman. Kata Lamberts, kantor pusat mereka tak setuju data wholesales, yang mereka anggap rahasia, dipublikasikan di laman daring Gaikindo karena mereka menilai hanya pemerintah yang berhak melakukan itu.

Namun, kata Lamberts lagi, islah telah terjadi dengan cara menghubungkan laman daring Gaikindo dengan laman daring Kementerian Perindustrian dan data akan kembali diberikan. Tapi, kenyataannya, janji itu tak juga dilaksanakan.

Mercedes-Benz pernah melakukan 'pembangkangan' serupa pada 2012, tetapi hal itu hanya berlangsung selama beberapa bulan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mercedes-Benz Siap - siap Tambah Model yang Dirakit di Indonesia

Mercedes-Benz Siap - siap Tambah Model yang Dirakit di Indonesia

Otomotif | Kamis, 08 Februari 2018 | 12:03 WIB

Indonesia Masuk 30 Besar Penjualan Mercedes-Benz Global di 2017

Indonesia Masuk 30 Besar Penjualan Mercedes-Benz Global di 2017

Otomotif | Rabu, 07 Februari 2018 | 10:34 WIB

Hyundai Sambangi Indonesia Jajaki Kemungkinan Bikin Pabrik

Hyundai Sambangi Indonesia Jajaki Kemungkinan Bikin Pabrik

Otomotif | Rabu, 07 Februari 2018 | 09:00 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×