Hore, Polisi London Siap Menguber Pengendara Tanpa Helm

RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 22 Mei 2018 | 13:49 WIB
Hore, Polisi London Siap Menguber Pengendara Tanpa Helm
Kesigapan polisi menangkap pelaku motor ugal-ugalan bakal semakin mantap dengan pembaruan undang-undang [Shutterstock]

Suara.com - Selama ini, beredar "mitos" bahwa Kepolisian Britania Raya susah menguber pelaku pelanggaran kendaraan roda dua.  Alasannya, mereka bakal dihukum bila melampaui batas kecepatan, mengabaikan lampu merah, atau berkendara berlawanan arah.

Padahal, kejahatan roda dua juga semakin meningkat, terutama di kota besar seperti London, tiga tahun terakhir. Seperti peristiwa perampasan telepon selular,  tabrak lari, bahkan yang ekstrem, seperti menikam pejalan kaki.  Ini belum terhitung hal-hal yang terhitung rutin, seperti pengguna sepeda motor tak mengenakan helm, atau nyelonong salah jalur.

Kurun 2016-2017, berdasar BBC News UK,  tercatat 10.000 penguberan dilakukan oleh polisi Britania Raya terhadap pelanggar lalu-lintas, dan tak kurang dari 500.000 kali penyalaan lampu biru di mobil pertanda tengah menangani kasus. 

"Para pelaku mesti berpikir, bahwa mereka tak bisa lolos begitu saja dengan mengabaikan keselamatan saat membawa motor," kata Nick Hurd, Policing Minister.

Federasi Kepolisian Britania Raya pun menyuarakan adanya reformasi.

"Dan sebaiknya pemerintah bertindak lebih responsif untuk mencegah bakal makin banyak polisi yang menjadi korban saat menangani penguberan pelaku pelanggaran," imbuh Tim Rogers, Kepala Federasi Kepolisian. 

Reformasi aturan penguberan ini akan diberlakukan di seluruh England dan Wales.  Dengan pertimbangan bahwa para polisi berisiko saat menangani gaya menyetir pelaku kriminal bermotor yang ugal-ugalan. 

Peraturan yang diterapkan saat ini adalah; setiap pengguna motor, termasuk polisi, yang gagal membawa motor secara kompeten dan berhati-hati akan ditilang dengan tuntutan sembrono atau membahayakan.

"Dengan adanya perubahan peraturan nanti, kami menjamin bahwa polisi yang bertugas mengemudi mobil atau mengendarai motor secara mumpuni saat menangani kasus akan dilindungi," lanjut Hurd.   

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Hidangan Britania Raya Bernama Unik

5 Hidangan Britania Raya Bernama Unik

Lifestyle | Kamis, 17 Mei 2018 | 14:54 WIB

Gawat, Tes Berkendara Baru Dinilai Bisa 'Makan' Korban

Gawat, Tes Berkendara Baru Dinilai Bisa 'Makan' Korban

Otomotif | Kamis, 16 November 2017 | 07:27 WIB

Pada 2018, Ditjen Bina Marga PUPR Bangun 3.331 Km Jalan Baru

Pada 2018, Ditjen Bina Marga PUPR Bangun 3.331 Km Jalan Baru

News | Selasa, 14 November 2017 | 12:30 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×