Sumber Tenaga Biru Tiba di Kota Terdepan Wilayah Barat Indonesia

RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 11 Desember 2018 | 18:00 WIB
Sumber Tenaga Biru Tiba di Kota Terdepan Wilayah Barat Indonesia
Deretan bajaj biru mengantre pengisian bahan bakar gas di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas Kawasan Rawamangun, Jakarta, Jumat (5/12/2018). Sebagai ilustrasi [Suara.com/Oke Atmaja].

Suara.com - Puluhan taksi di Kota Batam berbaris rapi di kawasan Batam Centre,  mulai November 2018. Inilah satu-satunya lokasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) yang ada di kota itu. Sekaligus cikal-bakal penyaluran tenaga biru di kota terdepan di wilayah barat Indonesia.

Energi biru yang bersih menjadi visi pemerintah setempat dalam menarik lebih banyak wisatawan ke Batam.

Abdullah, seorang pengemudi taksi mengaku dengan Rp 50 ribu, bisa beroperasi seharian mengantar wisatawan keliling Batam. Dengan harga Rp 4.500 setara liter premium (LSP), ia mampu menghemat hingga ratusan ribu per bulan, dibandingkan menggunakan premium.

"Saya merasakan bagaimana teknologi mempermudah hidup manusia," imbuh Syaiful, rekan Abdullah sesama pengemudi, yang telah memasang "converter" gas di sedan biru sejak setahun terakhir.

Gigih Prakoso, Direktur Utama PT PGN Tbk menyatakan bahwa energi yang digunakan menggerakkan taksi-taksi itu bersumber dari gas bumi.

Gas bumi memiliki perbedaan dengan Liquified Petroleum Gas (LPG), namun banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan ini.

Direktur Utama PT PGN Tbk menjelaskan bahwa gas bumi berasal dari hasil eksplorasi kilang sumur gas. Komponen utama senyawa gas ini adalah metana (CH4), molekul hidrokarbon paling pendek dan ringan dibandingkan jenis gas lain.

Karena berat jenisnya lebih ringan dari udara, sehingga ketika terjadi kebocoran gas akan menuju atas serta bergerak bebas ke udara. Lain dengan LPG (Elpiji) yang berat jenisnya lebih besar, sehingga akan terkumpul ke bawah jika terjadi kebocoran. Gas bumi lebih memiliki karakter ramah lingkungan dan tidak menimbulkan polusi, selain itu harga jualnya lebih murah, yakni sepertiga dari elpiji.

"Untuk itu gas bumi jauh lebih aman dan murah dibanding dengan jenis yang sama lainnya," jelasnya.

baca juga

Batam, kata Gigih Prakoso akan menjadi proyek percontohan dalam kesuksesan penggunaan gas bumi. Pola yang berhasil diterapkan di Batam akan diterapkan di wilayah lainnya di Indonesia, terutama wilayah barat.

Salah satu investasi terbesar perusahaan dengan kode emiten PGAS pada tahun lalu di Provinsi Riau, dengan total nilai mencapai 70 juta dolar Amerika Serikat (AS) mulai memberikan hasil.

Pipa transmisi sepanjang 67 km di kawasan pesisir barat Sumatera, di daerah industri Duri-Dumai, Riau, mulai dialiri gas. Keberadaan pipa itu menjadi sejarah baru dalam penyediaan gas bumi dalam menyongsong ketersediaan energi bersih nan biru.

"Ini sejalan dengan komitmen kami untuk menyalurkan energi baik bagi masyarakat," kata Sekretaris perusahaan PT PGN Tbk, Rachmat Hutama.

Nantinya,katanya lagi, setelah penyaluran gas perdana ini tidak mengalami gangguan maka PGN akan melanjutkan penyaluran gas bumi kepada konsumen PGN.

Kabar menggembirakan ini harapannya akan lebih kencang menyapa dunia otomotif Tanah Air, sehingga perpindahan penggunaan bahan bakar minyak bumi ke energi biru bisa semakin mulus. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perhatian: Angkutan Konvensional serta Online Wajib Uji KIR

Perhatian: Angkutan Konvensional serta Online Wajib Uji KIR

Otomotif | Jum'at, 30 November 2018 | 10:00 WIB

Honda Suntik Dana ke GM untuk Pengembangan Mobil Otonom

Honda Suntik Dana ke GM untuk Pengembangan Mobil Otonom

Otomotif | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 14:00 WIB

Ingin Bebas Macet? Pakai Taksi Self-driving

Ingin Bebas Macet? Pakai Taksi Self-driving

Otomotif | Kamis, 24 Mei 2018 | 17:22 WIB

Terkini

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 18:46 WIB

Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek

Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 18:45 WIB

Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental

Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:45 WIB

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:40 WIB

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:39 WIB

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:38 WIB

×