Baru Saja Berantem Perang Dagang, Kini Lirik-lirikan !

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 17 Januari 2019 | 12:10 WIB
Baru Saja Berantem Perang Dagang, Kini Lirik-lirikan !
Suasana konferensi pers NAIAS Car of the Year dalam ajang The North American International Auto Show (NAIAS) 2019 di Cobo Center, Detroit, Michigan, Amerika Serikat [AFP/Timothy A. Clary].

Suara.com - Dari pentas otomotif akbar Negeri Paman sam, The North America International Auto Show (NAIAS) 2019 yang berlangsung di Cobo Hall, Detroit, Michigan, Amerika Serikat, tak hanya produk konsep, baru terbatas dan massal, serta inovasi bisa dijumpai. Urusan pasar otomotif dunia pun dibahas seru di ajang ini.

Kesimpulannya, beberapa produsen kendaraan roda empat (R4) dari Negeri Paman Sam melihat adanya peluang besar di Negeri Tirai Bambu. Hal ini seiring dengan kesadaran kedua belah pihak untuk mulai lebih tenang, menyusul perang dagang beberapa waktu lalu.

"Kabar baiknya, kedua belah pihak telah sepakat mundur. Untuk tidak mengubah tarif, untuk bekerja sama," papar Jim Hackett, Chier Executive Officer (CEO) Ford, seperti dikutip kantor berita Antara dari Xinhua, Rabu (16/1/2019).

Sementara itu, pihak Chrysler juga menyambut positif usainya ketegangan antara Amerika Serikat dengan China, serta terciptanya sebuah negosiasi.

"Jelas saya merasa senang bahwa kedua negara siap memasuki periode di mana akan dimulai diskusi," ungkap Mike Manley, CEO Fiat Chrysler Automobiles.

"Bagi kami sendiri, China adalah bagian relatif kecil dari bisnis kami sehingga benar-benar bakal mewakili peluang yang signifikan. Kami akan mencoba membuka peluang itu," imbuhnya.

Ia pun menyoroti bahwa saat ini pasar otomotif China mengalami penurunan untuk pertama kali dalam 30 tahun terakhir. Hal ini akan menjadikan pasar penjualan flat, namun China tetap memimpin sebagai yang nomor satu di dunia.

Sedangkan Herbert Diess, CEO Volkswagen AG, menyatakan bahwa dengan adanya peningkatan relasi ekonomi antara China dengan Amerika Serikat, maka hal ini akan membawa keuntungan bagi dua negara, sekaligus perekonomian secara global.

Itulah sebabnya, dalam diskusi di NAIAS 2019 juga digaungkan, bahwa peluang pasar China akan segera ditangkap oleh Amerika serikat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kembali, Hyundai Kona Terpilih Sebagai Produk Penting

Kembali, Hyundai Kona Terpilih Sebagai Produk Penting

Otomotif | Kamis, 17 Januari 2019 | 08:25 WIB

Tampil di NAIAS 2019, Hyundai Kona Panen Penghargaan

Tampil di NAIAS 2019, Hyundai Kona Panen Penghargaan

Otomotif | Selasa, 15 Januari 2019 | 20:00 WIB

Entranze EV Concept, Salah Satu Bintang Unik di NAIAS 2019

Entranze EV Concept, Salah Satu Bintang Unik di NAIAS 2019

Otomotif | Selasa, 15 Januari 2019 | 13:00 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×