Carlos Ghosn Tak Lagi Pimpin Aliansi, Analis Peringatkan Masa Sulit

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 14 Februari 2019 | 10:30 WIB
Carlos Ghosn Tak Lagi Pimpin Aliansi, Analis Peringatkan Masa Sulit
CEO Nissan Motors, Hiroto Saikawa berbicara saat konferensi pers di kantor pusat perusahaan di Yokohama, Prefektur Kanagawa (19/11/2018) [AFP/Behrouz Mehri].

Suara.com - Satoru Takada, seorang analis dari perusahaan riset dan konsultasi Toward the Infinite World (TIW) yang bermarkas di Tokyo, Jepang menyatakan bahwa tanpa kehadiran Carlos Ghosn, kondisi ketidakseimbangan bakal terjadi dalam aliansi Renault - Nissan - Mitsubishi.

Dikutip kantor berita Antara dari AFP pada Rabu (13/2/2019), Satoru Takada memperingatkan bahwa aliansi yang tadinya berada di bawah pimpinan Carlos Ghosn lantas terpaksa ditinggalkannya karena proses hukum, bakal menghadapi jalan terjal.

"Sulit menemukan pimpinan seperti Carlos Ghosn yang mampu mengambil tindakan secara seimbang. Perlu dilihat pula, kebingungan dialami manajemen Nissan kini," papar Satoru Takada.

Menurutnya, kondisi kebingungan, atau kebimbangan tadi diperkirakan bakal berlangsung lama. Ditambah lagi dengan aliansi atau kemitraan yang terus dipertahankan.

"Tidak mudah bagi para perusahaan ini dalam mencapai kesepakatan tentang masa-masa sulit, termasuk relasi terkait modal. Perlu dilihat apakah kondisi kebingungan itu akan berdampak langsung terhadap kinerja perusahaan mulai sekarang," tukasnya.

Kinerja kurang memuaskan terlihat saat kemitraan Renault - Nissan - Mitsubishi berusaha membuka lembaran baru setelah Carlos Ghosn selaku ketua kemitraan ditangkap serta menjalani peradilan di pengadilan distrik Tokyo, Jepang.

Ia dikenai dakwaan telah memperkecil jumlah pendapatan atau gaji yang diterima dari Nissan dalam laporan keuangan, serta mengalihkan kerugian pribadi ke rekening Nissan.

Hiroto Saikawa,  Chief Executive Officer (CEO) Nissan menyatakan bahwa ia akan mengupayakan komunikasi pihaknya dengan Jean-Dominique Senard, pimpinan baru Renault yang akan berkunjung ke Jepang pekan ini.

"Aliansi adalah kekuatan dan aset kami yang sangat besar," jelas Hiroto Saikawa, Selasa (12/2/2019), seperti dikutip dari Antara (13/2/2019).

baca juga

Ditambahkannya pula bahwa, "para perusahaan dalam aliansi saling menghormati independensi, namun berusaha untuk mendapatkan hasil yang saling menguntungkan dengan cara memaksimalkan sinergi antarperusahaan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Drama Carlos Ghosn: Pengacara Mundur sampai Laba Nissan Merosot

Drama Carlos Ghosn: Pengacara Mundur sampai Laba Nissan Merosot

Otomotif | Kamis, 14 Februari 2019 | 08:08 WIB

Siap Undur Diri, Pesangon Carlos Ghosn Belum Dibahas

Siap Undur Diri, Pesangon Carlos Ghosn Belum Dibahas

Otomotif | Senin, 28 Januari 2019 | 10:00 WIB

Proses Peradilan Terus Berlangsung, Carlos Ghosn Digeser

Proses Peradilan Terus Berlangsung, Carlos Ghosn Digeser

Otomotif | Kamis, 17 Januari 2019 | 10:45 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Naik Lagi Jadi Rp2.557.000/Gram

Harga Emas Antam Naik Lagi Jadi Rp2.557.000/Gram

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 09:47 WIB

Rupiah Kembali Menguat ke Level Rp18.081 per Dolar AS

Rupiah Kembali Menguat ke Level Rp18.081 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 09:46 WIB

Apakah Bisa Menyadap HP Lewat WiFi? Kenali Cara Kerja dan Tips Mencegahnya

Apakah Bisa Menyadap HP Lewat WiFi? Kenali Cara Kerja dan Tips Mencegahnya

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 09:46 WIB

Ratusan iPhone Berbagai Tipe dari Batam Diamankan di Perairan Tembilahan

Ratusan iPhone Berbagai Tipe dari Batam Diamankan di Perairan Tembilahan

Riau | Kamis, 05 November 2026 | 09:43 WIB

Tak Hanya Polisi! 1.200 TNI Ikut Amankan Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim

Tak Hanya Polisi! 1.200 TNI Ikut Amankan Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim

News | Kamis, 05 November 2026 | 09:42 WIB

Presiden Prabowo Disadap LSP, Kasus Sama Dialami Raja Edward VIII Berakhir Turun Takhta

Presiden Prabowo Disadap LSP, Kasus Sama Dialami Raja Edward VIII Berakhir Turun Takhta

News | Kamis, 05 November 2026 | 09:38 WIB

Profil Letjen Ariyo Windutomo, Sosok Kepercayaan Prabowo yang Gantikan Posisi Listyo Sigit

Profil Letjen Ariyo Windutomo, Sosok Kepercayaan Prabowo yang Gantikan Posisi Listyo Sigit

News | Kamis, 05 November 2026 | 09:37 WIB

Ramalan Zodiak Paling Hoki 5 November 2026, Siapa Saja yang Hidupnya Mujur?

Ramalan Zodiak Paling Hoki 5 November 2026, Siapa Saja yang Hidupnya Mujur?

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 09:36 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Ungkap Celah Keamanan Sistem LIMS

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Ungkap Celah Keamanan Sistem LIMS

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 09:35 WIB

Singapura Naikkan Denda Kabut Asap Lintas Batas, Ancam Cabut Akses Bisnis Perusahaan Nakal

Singapura Naikkan Denda Kabut Asap Lintas Batas, Ancam Cabut Akses Bisnis Perusahaan Nakal

News | Kamis, 05 November 2026 | 09:35 WIB

×