Bangun Peradaban Berlalu-lintas Lewat Road Safety Cerdas

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Bangun Peradaban Berlalu-lintas Lewat Road Safety Cerdas
Mini Road Safety Festival (MRSF) 2018, di Jakarta, Sabtu (12/5/2018). Sebagai ilustrasi [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

Imbauan untuk patuh berlalu-lintas mengikuti road safety terus disosialisasikan.

Suara.com - Road safety menjadi isu hangat lalu-lintas dunia. Semua bangsa memikirkan dan mengimplementasikannya dengan bermacam cara serta berbagai variasi.  Agar aturan berlalu-lintas senantiasa bisa diserap, dimengerti, dan dijadikan dari bagian keseharian.

Prinsip-prinsip yang mendasar bagi keselamatan jalan adalah kunci tercapainya keutamaan road safety, yaitu berpusat pada kemanusiaan dan peradaban.

Menurut Direktur Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri, Brigjen Pol. Chryshnanda DL, hal ini merupakan implementasi amanah UULLAJ untuk terwujud dan terpeliharanya lalu-lintas yang aman, selamat, tertib dan lancar. Yang kedua adalah meningkatnya kualitas keselamatan dan menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan. Ketiga adalah terbangunnya budaya tertib berlalu lintas serta adanya pelayanan yang prima di bidang LLAJ.

"Road safety humanis adalah refleksi peradaban yang sadar peka dan peduli bahwa manusia sebagai aset utama bangsa," ujar Chryshnanda DL, di Jakarta, Jumat (15/2/2019).

Dirinya juga menambahkan, road safety juga merupakan refleksi budaya bangsa yang menunjukkan tingkat peradabannya. Bangsa beradab bangga akan keteraturan yang dibangun atas kesadaran tanggung-jawab dan disiplin.  Hal ini merupakan upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Mengimplementasikan road safety dituntut profesional cerdas, bermoral, dan modern. Profesionalisme di bidang road safety dibangun dengan berbasis kompetensi, dilandasi SOP yang baik dan benar dengan SDM berkarakter," pungkas Chryshnanda DL.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS