Sepenggal Kisah, Mengapa Honda NSX Identik dengan Ayrton Senna

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 25 Maret 2019 | 08:58 WIB
Sepenggal Kisah, Mengapa Honda NSX Identik dengan Ayrton Senna
Honda NSX yang dipamerkan di Detroit Motor Show 2016, sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Salah satu "peninggalan" legenda balap single seater Formula One (F1), Ayrton Senna—yang pekan lalu (21/3/2019) diperingati hari kelahirannya—di bidang produksi massal dan masih bisa dinikmati hingga kini adalah Honda NSX, atau di pasar Amerika Serikat dikenal sebagai Acura NSX.

Tak bisa dipungkiri, peraih gelar juara dunia F1 tiga kali, yang pergi secara tragis dalam race day di tikungan Tamburello, Sirkuit Enzo e Dino Ferrari, dalam F1 GP Imola 1994 ini sangat identik dengan Honda NSX. Bahkan sampai masa sekarang, saat Acura NSX naik panggung North American International Auto Show atau NAIAS 2016, ingatan para penggemar otomotif tetaplah melayang kepada Ayrton Senna. Padahal sportscar itu sudah muncul dalam Chicago Auto Show 1989.

Kisah tentang penyempurnaan Honda NSX bermula sekitar Februari 1989, ketika para insinyur Honda di bagian Research and Development (R&D), yang dikomandani Masahito Nakano dan Shigeru Uehara mengundang driver McLaren - Honda, Ayrton Senna. Tim mempersiapkan sebuah sportscar bermesin V6 3.0 L VTEC serta berbodi serba aluminium, sarat unsur aerodinamis, dengan desain yang mengacu pada kokpit pesawat tempur F-16 Fighting Falcon.

Tunggangan keren ini lantas dites oleh Harry, demikian nama panggilan Ayrton Senna di kalangan para teknisi Honda yang menjadi mitra dari tim balap McLaren, karena mereka mengalami kesulitan memanggilnya "Ayrton". Kebetulan, di sisi lain, ia memang tengah berada di Jepang, tepatnya Sirkuit Suzuka, untuk melakukan serangkaian tes dengan tunggangan balapnya.

Dikutip dari media Road and Track, Honda NSX adalah sebuah projek ambisius. Bahkan label namanya saja NSX, atau kependekan dari New Sportscar eXperimental. Para penggagasnya berharap bahwa seorang Ayrton Senna pasti tak kecewa dengan performa besutan ini.

Namun, saat dijajal—video tentang pengetesan Honda NSX yang dilakukan Ayrton Senna juga terbilang legendaris, utamanya saat kamera menyorot betapa lincah kakinya, yang mengenakan loafer, memainkan pedal—dengan penuh sopan santun Ayrton Senna memberikan kritik halus.

Laman berikut adalah saran Ayrton Senna, sehingga kita bisa menikmati Honda NSX sekeren sekarang!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenalkan: Paul Oz, Pematung Ayrton Senna dengan Cara "Akting"

Kenalkan: Paul Oz, Pematung Ayrton Senna dengan Cara "Akting"

Otomotif | Senin, 14 Januari 2019 | 19:00 WIB

Ayrton Senna Tetap Disuka

Ayrton Senna Tetap Disuka

Sport | Kamis, 17 Mei 2018 | 18:28 WIB

Raih "Pole" di Kanada, Hamilton Dapat Helm Ayrton Senna

Raih "Pole" di Kanada, Hamilton Dapat Helm Ayrton Senna

News | Minggu, 11 Juni 2017 | 06:43 WIB

Terkini

Review Namib: Sisi Gelap di Balik Mimpi Menjadi Idol

Review Namib: Sisi Gelap di Balik Mimpi Menjadi Idol

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 12:00 WIB

Gaikindo Pertahankan Target 850 Ribu Unit di Tengah Penjualan Mobil yang Masih Lesu

Gaikindo Pertahankan Target 850 Ribu Unit di Tengah Penjualan Mobil yang Masih Lesu

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 11:59 WIB

Pagi Hari Nongkrong di Warkop, Mengapa Petani Bojonegoro Sering Dikira Pengangguran?

Pagi Hari Nongkrong di Warkop, Mengapa Petani Bojonegoro Sering Dikira Pengangguran?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:58 WIB

6 Jajanan Tradisional Jogja, Pilihan Oleh-Oleh Autentik Kota Pelajar!

6 Jajanan Tradisional Jogja, Pilihan Oleh-Oleh Autentik Kota Pelajar!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 11:57 WIB

Promo Tiket Pestapora 2026: Cicilan 0% Selama 6 Bulan dengan Kartu Kredit BRIMeta

Promo Tiket Pestapora 2026: Cicilan 0% Selama 6 Bulan dengan Kartu Kredit BRIMeta

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 11:56 WIB

Kerja Keras Tak Menjamin Naik Kelas, tapi Si Miskin Dianggap Kurang Berusaha

Kerja Keras Tak Menjamin Naik Kelas, tapi Si Miskin Dianggap Kurang Berusaha

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:50 WIB

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 11:47 WIB

Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Bali | Rabu, 23 September 2026 | 11:46 WIB

Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya

Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 11:44 WIB

Iran Patok Denda Fantastis untuk Kapal Nakal di Selat Hormuz, Langsung Cuan Sekali Bayar

Iran Patok Denda Fantastis untuk Kapal Nakal di Selat Hormuz, Langsung Cuan Sekali Bayar

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:42 WIB

×