Menggugah, Carlos Ghosn Lakukan Pembelaan Lewat Video

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 10 April 2019 | 11:00 WIB
Menggugah, Carlos Ghosn Lakukan Pembelaan Lewat Video
Carlos Ghosn dalam Paris Motor Show beberapa tahun silam [Shutterstock].

Suara.com - Mantan pimpinan Nissan, juga boss aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi, Carlos Ghosn baru-baru ini mengunggah video berdurasi tujuh menit. Hal ini dilakukan sebagai pengganti konferensi pers yang seharusnya dilakukan sebelum dirinya kembali tertangkap beberapa pekan lalu.

Melalui tayangan video ini, Carlos Ghosn menyatakan bahwa dirinya tidak bersalah. Bahkan lelaki berdarah Lebanon kelahiran Brasil ini mengaku bahwa tuduhan kepada dirinya tidaklah benar.

"Tuduhan yang muncul tidak berdasarkan bukti. Semua dipelintir untuk memberi kesan saya diktator," papar Carlos Ghosn dalam video itu, seperti dikutip Carscoops (10/4/2019).

Kemudian dalam lanjutan video itu, Carlos Ghosn menyebutkan bahwa ada petinggi Nissan yang menginginkan dirinya lengser. Petinggi tak disebutkan jati dirinya itu dianggap takut soal kemungkinan merger antara Nissan dengan Renault, sehingga tidak lagi mendapatkan hak istimewa.

Logo Renault. [Shutterstock]
Logo Renault [Shutterstock].

"Ini konspirasi. Ini bukan tentang peristiwa tertentu, ini bukan tentang keserakahan, ini bukan tentang kediktatoran, ini tentang plot, ini tentang konspirasi, ini tentang pengkhianatan, itu yang kita bicarakan," tegas Carlos Ghosn.

Carlos Ghosn kemudian menyatakan kekhawatirannya. Bukan untuk dirinya sendiri, akan tetapi menurunnya kinerja Nissan, dan kurangnya visi bagi perusahaan. Lantas, ia mengakhiri pesannya dengan membuat tuduhan tertutup terhadap sistem peradilan Jepang.

"Mereka membuat kehancuran untuk kepentingan mereka sendiri dan untuk keegoisan mereka sendiri," tandasnya.

Sebagai catatan, awalnya Carlos Ghosn menjabat sebagai pimpinan Nissan, juga ketua aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi. Sampai ia ditangkap menjelang akhir 2018 atas tuduhan mengecilkan jumlah gaji dalam pelaporan keuangan, serta mengalihkan kerugian bisnis pribadi ke dalam rekening Nissan.

Sekitar sebulan silam ia dibebaskan dengan jaminan—satu hal yang sangat sulit dikabulkan dalam sistem peradilan Jepang—namun ditangkap kembali atas tuduhan mengalirkan dana ke anak perusahaan Nissan di Eropa Barat. Dan dalam penangkapan terbaru ini, sang istri, Carole Ghosn bahkan mengalami penyitaan ponsel cerdas.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh, Carlos Ghosn Kembali Ditahan Pemerintah Jepang!

Waduh, Carlos Ghosn Kembali Ditahan Pemerintah Jepang!

Otomotif | Jum'at, 05 April 2019 | 13:00 WIB

Carlos Ghosn Bebas Bersyarat, Aliansinya Lakukan Putusan Begini

Carlos Ghosn Bebas Bersyarat, Aliansinya Lakukan Putusan Begini

Otomotif | Senin, 18 Maret 2019 | 08:30 WIB

Carlos Ghosn Ajukan Banding Ketiga, Ini Alasan Dia Terus Ditahan

Carlos Ghosn Ajukan Banding Ketiga, Ini Alasan Dia Terus Ditahan

Otomotif | Sabtu, 02 Maret 2019 | 20:00 WIB

Terkini

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:40 WIB

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 20:18 WIB

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:15 WIB

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:10 WIB

×