Waduh, Carlos Ghosn Kembali Ditahan Pemerintah Jepang!

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Jum'at, 05 April 2019 | 13:00 WIB
Waduh, Carlos Ghosn Kembali Ditahan Pemerintah Jepang!
Carlos Ghosn dalam pameran otomotif di Perancis [Shutterstock].

Suara.com - Carlos Ghosn, taipan mantan Chief Executive Officer (CEO) dari aliansi otomotif Nissan-Renault-Mitsubishi kembali ditahan oleh Pemerintah Jepang untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus berbeda.

Dikutip dari TechCruch, Carlos Ghosn menyatakan bahwa penangkapan dilakukan berdasarkan tuduhan hukum yang meragukan. Ia juga menyatakan bahwa penangkapannya atas dirinya sungguh keterlaluan dan sewenang-wenang.

"Mengapa saya ditangkap bila bukan untuk dihancurkan? Saya tidak akan hancur," demikian cetusnya.

Penangkapan Carlos Ghosn dilakukan beberapa jam setelah ia mengumumkan via laman media sosial Twitter, bahwa ia akan mengadakan konferensi pers pada pekan depan (11/4/2019). Lelaki kelahiran Brasil berdarah Lebanon ini berencana untuk menjelaskan kebenaran dan segala hal yang terjadi atas dirinya.

Logo mobil Nissan.
Logo Nissan. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

"Saya dijadwalkan untuk menyampaikan cerita saya dalam konferensi pers minggu depan. Saya yakin bahwa kebenaran akan terungkap, bila saya diperlakukan dengan adil," papar Carlos Ghosn.

Awalnya, menjelang akhir 2018 ia ditangkap atas tuduhan pelaporan gaji yang diperkecil. Juga pemindahan kerugian bisnis pribadi kepada Nissan di mana ia berkarya sebagai CEO. Kemudian ia berhasil dibebaskan dengan jaminan setelah sidang perdana di awal 2019. Dan kini adalah penangkapan kembali oleh pihak kejaksaan Negeri Matahari Terbit.

Disebutkan bahwa jaksa bertindak karena mempertimbangkan kasus baru yang difokuskan pada pembayaran Nissan kepada perusahaan asal Oman, Suhail Bahwan Automobiles.

Sementara itu, dikutip kantor berita Antara dari Reuters (4/4/2019), jaksa penuntut umum di Tokyo menyita paspor dan telepon genggam milik Carole Ghosn, istri Carlos Ghosn. Saatnya bersamaan ketika yang berwajib menangkapnya pada Kamis pagi.

"Sang istri kebetulan bersama Carlos Ghosn saat klien kami ditangkap, sehingga pihak yang berwajib menyita paspor sekaligus telepon genggam miliknya," kata Junichiro Hironaka, ketua tim pembela Carlos Ghosn.

baca juga

"Istrinya bukanlah tersangka. Hal ini tidak bisa dimaafkan," lanjutnya, dalam konferensi pers di Klub Koresponden Asing Jepang.

Untuk itu, Junichiro Hironaka menambahkan bahwa tim pembela akan "benar-benar mengajukan banding" atas penangkapan terbaru ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Carlos Ghosn Bebas Bersyarat, Aliansinya Lakukan Putusan Begini

Carlos Ghosn Bebas Bersyarat, Aliansinya Lakukan Putusan Begini

Otomotif | Senin, 18 Maret 2019 | 08:30 WIB

Mantan Bos Nissan Carlos Ghosn Akhirnya Bebas dengan Jaminan

Mantan Bos Nissan Carlos Ghosn Akhirnya Bebas dengan Jaminan

Otomotif | Sabtu, 09 Maret 2019 | 18:10 WIB

Peradilan Berlanjut, Carlos Ghosn Bebas dengan Jaminan

Peradilan Berlanjut, Carlos Ghosn Bebas dengan Jaminan

Otomotif | Rabu, 06 Maret 2019 | 07:36 WIB

Terkini

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:52 WIB

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:50 WIB

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:39 WIB

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:33 WIB

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:32 WIB

Mengapa Nasi di Rice Cooker Cepat Lembek dan Menguning Padahal Baru Dimasak Beberapa Jam?

Mengapa Nasi di Rice Cooker Cepat Lembek dan Menguning Padahal Baru Dimasak Beberapa Jam?

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 17:25 WIB

Gajian Tiap Bulan, tapi Takut Kehabisan Uang: Inikah Realitas Dunia Kerja?

Gajian Tiap Bulan, tapi Takut Kehabisan Uang: Inikah Realitas Dunia Kerja?

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:20 WIB

Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:05 WIB

Tampil Gagah ala Harley-Davidson, Motor Cruiser Yamaha V Star 250 Dibanderol Cuma Rp80 Jutaan

Tampil Gagah ala Harley-Davidson, Motor Cruiser Yamaha V Star 250 Dibanderol Cuma Rp80 Jutaan

Otomotif | Minggu, 20 September 2026 | 17:03 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih, Indonesia Bidik 7,5 GW pada 2034

Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih, Indonesia Bidik 7,5 GW pada 2034

Bisnis | Minggu, 20 September 2026 | 17:00 WIB

×