Lulusan BLK Makassar Jurusan Otomotif Laris Diserap Industri!

RR Ukirsari Manggalani

Minggu, 14 April 2019 | 15:10 WIB
Lulusan BLK Makassar  Jurusan Otomotif Laris Diserap Industri!
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kiri) bersama Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono (kanan) berbincang dengan perwakilan guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada peluncuran Program Vokasi Pendidikan Industri Kemenperin untuk Provinsi Jawa Barat , di Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (18/3/2019). Sebagai ilustrasi pelatihan otomotif [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya].

Suara.com - Sekitar 80 persen lulusan kursus di Balai Latihan Kerja (BLK) Makassar langsung diserap oleh industri maupun wirausaha, demikian disampaikan oleh As’adiya, Kepala Pelaksana Tugas Balai Latihan Kerja Makassar, seperti dikutip dari kantor berita Antara, Jumat (12/4/2019).

BLK Makassar menyediakan layanan kursus untuk 12 kejuruan yaitu teknik otomotif, teknik manufaktur, teknik pengelasan, teknik listrik, elektronika, teknik pendinginan, teknik bangunan, garmen, teknologi informasi dan komunikasi, bisnis dan manajemen, tata kecantikan serta pariwisata.

"Kami bermitra dengan Toyota, Mitsubishi, Daihatsu, Honda dan beberapa industri lainnya terkait program pemagangan," jelas As’adiya.

Ditambahkannya pula, bahwa para lulusan BLK Makassar, tidak hanya diserap oleh industri besar di dalam kota, namun industri yang ada di luar Makassar.

Dan untuk penerimaan pesertanya sendiri, BLK Makassar tidak mensyaratkan pendidikan minimal. Tambahan lagi, bagi mereka yang belum memiliki pekerjaan saat mendaftar untuk mengikuti kursus tidak dikenai biaya.

"Peserta ada yang lulusan SMK, SMA, SMP, bahkan SD. Tidak ada batasan usia bagi peserta, asalkan yang bersangkutan tidak memiliki pekerjaan, karena pelatihan di BLK intensif mulai Senin hingga Jumat, dari pagi sampai sore. Tidak boleh bolos," jelas As'adiya.

Kursus di BLK Makassar dilangsungkan dalam rentang waktu satu hingga tiga bulan, sesuai dengan tingkat kerumitan jurusan.

Setelah kursus di BLK selesai, peserta memperoleh kesempatan untuk magang selama 30 hari di industri, agar bisa mengenal dunia kerja dan menerapkan ilmu yang telah mereka dapatkan selama kursus.

Pelatihan teknik otomotif warga Palu dan sekitarnya oleh AISI dan Kemenperin [Dok. AISI].
Pelatihan teknik otomotif warga Palu dan sekitarnya oleh AISI dan Kemenperin. Sebagai ilustrasi [Dok. AISI].

Usai masa kursus dan magang, peserta akan mendapatkan sertifikat pelatihan dan sertifikat kompetensi yang berlaku tiga tahun.

baca juga

As'adiya juga menuturkan bahwa BLK Makassar secara aktif memfasilitasi perekrutan karyawan bila industri membutuhkan karyawan dalam jumlah banyak.

"Kalau ada penerimaan besar-besaran di industri, kami fasilitasi. Kami laksanakan rekrutmen karyawan, dengan catatan alumni BLK diikutsertakan untuk kandidat calon karyawan," tutup As’adiya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hore, Motrik Gesits Bakal Melantai di IIMS 2019

Hore, Motrik Gesits Bakal Melantai di IIMS 2019

Otomotif | Minggu, 31 Maret 2019 | 18:00 WIB

Toyota Hibahkan Mesin dan Kendaraan R4 Kepada SMK Binaan

Toyota Hibahkan Mesin dan Kendaraan R4 Kepada SMK Binaan

Otomotif | Rabu, 20 Maret 2019 | 11:46 WIB

Soal Mobtrik, Pihak Akademisi Sarankan Begini

Soal Mobtrik, Pihak Akademisi Sarankan Begini

Otomotif | Senin, 18 Maret 2019 | 17:00 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×