Kreatif, Beginilah Cara Paket Diserahkan ke Driver Ojol

RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 30 April 2019 | 08:45 WIB
Kreatif, Beginilah Cara Paket Diserahkan ke Driver Ojol
Presiden Joko Widodo memberikan hadiah sepeda kepada driver ojol yang antarkan pesanan via aplikasi Go-Food. Sebagai ilustrasi jasa pengiriman [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh].

Suara.com - Layanan jasa ojek dalam jaringan atau ojek online alias ojol memang tiada bandingannya. Setelah kisah menangkap ular di kamar mandi, mengantar makanan saat banjir, kini ada lagi kabar unik dari para pengguna jasa ojol maupun para driver. Khususnya bagi layanan jasa antar-jemput paket.

Seperti dibagikan lewat laman media sosial Instagram atas nama akun @gosend.id. Di situ diperlihatkan sebuah video cara unik pelanggan untuk memberikan paket yang akan dikirimkan lewat jasa ojol.

Tanpa perlu bertemu langsung, si pelanggan yang berada di lantai dua ini membungkus barang kirimannya dengan kantung plastik warna hitam, lalu perlahan-lahan menurunkan barang kirimannya untuk ditangkap driver ojol yang menunggu di bawah.

Pengiriman paket untuk diterima driver Go-send [Instagram: @gosend.id].
Pengiriman paket untuk diterima driver Go-send [Instagram: @gosend.id].

Unik? Bisa dibilang begitu, karena acara kerekan alias menggunakan wadah tertentu untuk memuat barang dan dinaik-turunkan begini juga jamak dilakukan di negara-negara lain, mengingat sarana permukiman rata-rata di sana adalah apartemen. Malahan tak jarang benda-benda raksasa macam sofa juga dipindahkan dengan cara begini, asal dimensinya bisa melewati ambang jendela.

Bedanya, tentu tak ada driver ojol yang tengah menunggu di bawah!

Berbagai komentar dilayangkan para pemirsa, khususnya sesama driver ojol yang pernah mendapatkan pengalaman serupa?

"Sudah pernah mengambil orderan kaya begini. Pagar di bawahnya digembok, orangnya di atas. Untung aja barangnya catokan rambut, bukan barang yang gede. Kalo gak salah di daerah Mangga Besar," kata @sayaaa_arief.

"Pernah dapet pelanggan seperti gini nih, di Jatinegara. Karena gudang di lantai dua jadi barangnya ditaruh di keranjang baju, baru dikebawahin. Koplak," cerita @ricocoh_.

Seru, bukan. Rasanya bisa ditiru sepanjang alasannya sulit menjangkau lokasi driver ojol, bukan sekadar malas naik-turun tangga. Dan  tentunya si paket sendiri juga tidak terlalu berat.

baca juga

Mobimoto.com/Praba Mustika

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Naik Transportasi R2 Ikut Mengawal Uang Tidak "Lari" ke Luar Indonesia

Naik Transportasi R2 Ikut Mengawal Uang Tidak "Lari" ke Luar Indonesia

Otomotif | Senin, 15 April 2019 | 19:00 WIB

Abang Ini Driver Ojol atau Pawang Ular, Ya?

Abang Ini Driver Ojol atau Pawang Ular, Ya?

Otomotif | Senin, 15 April 2019 | 12:45 WIB

Dua Layanan Go-Jek Ini Diklaim Paling Banyak Digunakan di Indonesia

Dua Layanan Go-Jek Ini Diklaim Paling Banyak Digunakan di Indonesia

Tekno | Jum'at, 12 April 2019 | 08:21 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×